Bupati Nagekeo Canangkan 7 Desa menjadi Desa Cantik dalam Momen HUT-77 RI

Dibaca 693 kali Reporter : Petrus verified
Desa cantik

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do didampingi Kepala Kantor BPS Nagekeo, berpose bersama 7 Kepala desa yang dicanangkan menjadi Desa cantik.

Bupati Nagekeo canangkan 7 Desa menjadi Desa Cantik dalam Momen HUT-77 RI. 

FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 17 Agustus 2022.
Bupati, Johanes Don Bosco Do bersama Badan Pusat Statistik (BPS) kabupaten Nagekeo mencanangkan 7 (tujuh) desa di wilayah kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Pencanangan 7 Desa Cantik di kabupaten Nagekeo, bertepatan dengan momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 yang berlangsung di Podium Lapangan upacara, Berdikari Danga, kecamatan Aesesa, kabupaten Nagekeo, Rabu 17 Agustus 2022.

Pencanangan desa cantik tersebut ditandai dengan penyerahan Booklet oleh Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do  dan di dampingi oleh Kepala kantor BPS kabupaten Nagekeo, Abdul Azis, kepada 7 Kepala Desa yang merupakan sampel desa cantik, antara lain, Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Desa Rendu Tutubhada, kecamatan Aesesa Selatan, Desa Dhereisa, kecamatan Boawae, Desa Tendatoto, Kecamatan Wolowae, Desa Podenura, Kecamatan Nangaroro, Desa Mbaenuamuri, Kecamatan Keo Tengah dan Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo.

Baca Juga :  Dinas P&K Gelar Lomba Literasi, Bupati Nagekeo: 2045 Kita Menjadi Negara Besar di Dunia
Desa cantik
Kepala Kantor BPS Nagekeo, Abdul Azis, ketika diwawancarai media FAKTAHUKUMNTT.COM.

kepala Kantor BPS Nagekeo, Abdul Azis (46), ketika diwawancarai FAKTAHUKUMNTT.COM, menjelaskan bahwa Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang dicanangkan BPS Nagekeo  merupakan desa sampel mewakili masing-masing  wilayah  kecamatan di kabupaten Nagekeo.

Ia mengatakan bahwa, meski ada indikatornya, namun tidak ada penilaian khusus dalam mencanangkan 7 desa tersebut, sebagai sampel desa cantik di kabupaten Nagekeo.

“Tidak ada penilaian khusus, memang ada beberapa indikator, misalnya di desa Dheredhisa, ada beberapa kelengkapan seperti, kualitas datanya, aksesibilitas seperti ada akses internet dan kualitas jaringan yang baik. Kemudian kita juga mendapat saran dari teman-teman yang bekerja di lapangan. tidak kriteria khusus. Untuk sementara kita menentukan 7 desa itu, Mudah-mudahan untuk tahun depan dapat terlaksana untuk pembinaan statistiknya”, jelas Kepala BPS Nagekeo.

Baca Juga :  Kursi Panas BPD Mbaenuamuri, BPD Rasa DPR
Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment