<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hukum Kriminal &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/hukum-kriminal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Jun 2026 06:16:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Hukum Kriminal &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Oknum Wartawan Diduga Ikut Memprovokasi Massa Serang Jurnalis Voxntt di Polres Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/wartawan-provokasi-massa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 02:33:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Hedlina]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis voxntt]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23463</guid>

					<description><![CDATA[Oknum Wartawan Diduga Ikut Memprovokasi Massa Serang Jurnalis Voxntt di Polres Nagekeo FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 7 Juni 2026. Pria Berinisial AS, wartawan media online Politisi Nusantara, diduga ikut memprovokasi massa untuk menyerang jurnalis Voxntt.com, Patrianus Meo Djawa di Kantor Polres Nagekeo, Rabu malam, 3 Juni 2026. AS merupakan mantan pegawai salah satu koperasi di Nagekeo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Oknum Wartawan Diduga Ikut Memprovokasi Massa Serang Jurnalis Voxntt di Polres Nagekeo</b></p>
<p><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 7 Juni 2026.</b><br />
<b>Pria Berinisial AS,</b> <b><i>wartawan media online Politisi Nusantara, diduga ikut memprovokasi massa untuk menyerang <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/polres-nagekeo-wartawan/">jurnalis Voxntt.com</a>, Patrianus Meo Djawa di Kantor <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/polres-nagekeo-wartawan/">Polres Nagekeo</a>, Rabu malam, 3 Juni 2026.</i></b></p>
<p>AS merupakan mantan pegawai salah satu koperasi di Nagekeo yang kini beralih profesi menjadi wartawan. AS diduga dipecat dari pegawai Koperasi karena menggelapkan uang nasabah.</p>
<p>Terakhir AS dilaporkan oleh seorang perawat Asal Sumba Barat Daya kepolisi dengan STPL Nomor: LP/B/214/X/2025/SPKT/POLRES SUMBA BARAT DAYA/ POLDA NUSA TENGGARA TIMUR tentang penggelapan uang.</p>
<p>Jejak dugaan provokasi AS terhadap massa untuk menyerang wartawan Voxntt, Patrianus Meo Djawa terekam dalam tayangan video yang diterima faktahukumntt.com.</p>
<p>Dalam rekaman video yang diperoleh faktahukumntt.com, menggambarkan sejumlah massa nampak merangsek masuk kedalam kantor polisi dan berdebat dengan anggota polisi yang bertugas.</p>
<p>Mereka memaksa agar Patrick dan seorang wanita berinisial &#8220;M&#8221; keluar.</p>
<p>Seorang anggota Polisi dengan tubuh gempal nampak berjaga dipintu masuk ruangan dimana tempat Patrianus Meo Djawa alias Patrick dan wanita berinisial M berada, sambil Berdialog untuk menenangkan massa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dugaan Penyerangan Wartawan di Kantor Polres Nagekeo Akan Ditindaklanjuti Polisi</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/polres-nagekeo-wartawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 03:13:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Penyerangan Wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23446</guid>

					<description><![CDATA[Dugaan Penyerangan Wartawan di Kantor Polres Nagekeo Akan Ditindaklanjuti Polisi FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 6 Juni 2026. Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi, SIK, MH, memastikan akan menindaklanjuti informasi terkait dugaan upaya penyerangan terhadap wartawan Voxntt.com, Patrianus Meo Djawa, yang terjadi di lingkungan Kantor Polres Nagekeo, Rabu malam, 3 Juni 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Dugaan Penyerangan Wartawan di Kantor Polres Nagekeo Akan Ditindaklanjuti Polisi</b></p>
<p><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO</b> &#8211; <b>6 Juni 2026</b>.<br />
<b><i><a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/kapolres-nagekeo/">Kapolres Nagekeo</a>, AKBP Rachmat Muchamad Salihi, SIK, MH, memastikan akan menindaklanjuti informasi terkait dugaan upaya penyerangan terhadap wartawan Voxntt.com, Patrianus Meo Djawa, yang terjadi di lingkungan Kantor Polres Nagekeo, Rabu malam, 3 Juni 2026.</i></b></p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres saat dikonfirmasi Fakta Hukum NTT terkait insiden yang dialami Patrianus Meo Djawa atau yang akrab disapa Patrick.</p>
<p>Saat itu, Patrick memenuhi panggilan lisan dari pihak kepolisian untuk memberikan klarifikasi atas pemberitaan mengenai dugaan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang diduga melibatkan seorang anggota Polri berinisial ST, mantan Kabag Ops Polres Nagekeo.</p>
<p>Menanggapi informasi tersebut, Kapolres menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut.</p>
<p><i>&#8220;Terima kasih atas informasinya, kami coba cek,&#8221;</i> jawab AKBP Muchamad Salahi melalui pesan WhatsApp kepada media ini, Jumat, 5 Juni 2026.</p>
<p><b>Nyaris Menjadi Korban Kekerasan</b></p>
<p>Seperti yang telah diberitan faktahukumntt.com sebelumnya, Patrick mengaku nyaris menjadi korban kekerasan saat berada di Kantor Polres Nagekeo untuk memenuhi undangan klarifikasi terkait pemberitaan yang dimuat Voxntt.com.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wartawan Nyaris Jadi Korban Kekerasan di Kantor Polres Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/wartawan-polres-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 14:28:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Voxntt.com]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23422</guid>

					<description><![CDATA[Wartawan Nyaris Jadi Korban Kekerasan di Kantor Polres Nagekeo FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 4 Juni 2026. Patrianus Meo Djawa, Wartawan Voxntt.com wilayah tugas Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) nyaris jadi korban kekerasan dari segerombolan masa di Kantor Polres Nagekeo, Rabu malam, 3 Juni 2026. Kejadian tersebut bermula ketika Patrianus Meo Djawa alias Patrick memenuhi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Wartawan Nyaris Jadi Korban Kekerasan di Kantor Polres Nagekeo</b></p>
<p><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 4 Juni 2026.</b><br />
<b><i><a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/pj-bupati-nagekeo-ntt/">Patrianus Meo Djawa</a>, Wartawan Voxntt.com wilayah tugas Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) nyaris jadi korban kekerasan dari segerombolan masa di Kantor Polres Nagekeo, Rabu malam, 3 Juni 2026.</i></b></p>
<p>Kejadian tersebut bermula ketika Patrianus Meo Djawa alias Patrick memenuhi undangan lisan klarifikasi berita di Kantor Polres Nagekeo.</p>
<p>Niat baik memenuhi undangan klarifikasi berita nyaris berujung tragedi memilukan, untungnya berkat koordinasi yang baik dengan pihak keluarga, yang kemudian menjemputnya di Kantor Polres Nagekeo akhirnya Patrick pulang dengan aman dibawah pengawalan keluarganya.</p>
<p>Patrick Meo Djawa mengaku malam itu dirinya dijemput oleh 2 orang anggota polisi dari kediamannya yang beralamat di Aeramo, Kecamatan Aesesa, jarak dari rumah  ke Kantor Polres Nagekeo kurang lebih 1,5 Kilometer dari Kantor Polres Nagekeo.</p>
<p>&#8220;Sekira pukul 21:30, Mereka mengundang saya secara lisan untuk menghadap ke Kantor Polisi&#8221;, Jelas Patrick, wartawan Voxntt.com yang terkenal getol memberitakan isu hukum dan kriminal di wilayah Kabupaten Nagekeo tesebut.</p>
<p>Dari keterangan aparat polisi yang menjemputnya Ia mengetahui bahwa undangan yang ditujukan kepadanya berhubungan dengan pemberitaan tentang kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang melibatkan oknum polisi berinisial &#8220;ST&#8221;, mantan Kabag Ops Polres Nagekeo yang telah mendapat demosi ke Polres Ngada belum lama ini.</p>
<p>&#8220;Saya pun menyatakan kesediaan untuk menghadap dengan terdahulu meminta ijin untuk bersiap dan mempersilahkan kedua Polisi itu lebih dahulu kembali ke Mapolres&#8221;, terangnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pol PP Gagalkan Pengiriman Hewan Ilegal di Anakoli, 1 Kapal Lolos, Barang Bukti Diamankan</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/tak-berkategori/pol-pp-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 06:35:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo terkini]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelundupan hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Pol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=16982</guid>

					<description><![CDATA[Pol PP Gagalkan Pengiriman Hewan Ilegal di Anakoli, 1 Kapal Lolos, Barang Bukti Diamankan. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 25 Maret 2025. Perilaku dagang ternak yang ilegal dan proses pengiriman hewan melalui jalur tidak resmi marak terjadi di Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Nagekeo berhasil menggagalkan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Pol PP Gagalkan Pengiriman Hewan Ilegal di Anakoli, 1 Kapal Lolos, Barang Bukti Diamankan.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 25 Maret 2025.</b><br />
Perilaku dagang ternak yang ilegal dan proses pengiriman hewan melalui jalur tidak resmi marak terjadi di Kabupaten <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/inspeksi-wabup-nagekeo/">Nagekeo</a>, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p dir="ltr">Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Nagekeo berhasil menggagalkan dan mengamankan barang bukti penyelundupan hewan di pantai Okacawa, Desa Anakoli, Kecamatan Wolowae, Minggu 23 Maret 2025 malam.</p>
<p dir="ltr">Ada 8 ekor kerbau (2 ekor jantan,  6 ekor betina produktif) dan 2 ekor kuda betina. Selain itu, Sat Pol PP juga menahan 2 unit mobil pick up, masing dengan nomor polisi masing-masing DD 8897 GF dan DD 8789 GI serta 2 unit sepeda motor tanpa plat nomor.</p>
<p dir="ltr">Pantauan faktahukumntt.com, Selasa, 25 Maret 2025, semua barang bukti diamankan di kantor Satpol PP Kabupaten Nagekeo, yang berada di area Civic Center Kantor Pemda Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Muhayan Amir, Kasat Pol PP Kabupaten Nagekeo, Ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa langkah tegas yang diambil oleh Sat Pol PP kabupaten Nagekeo merupakan upaya menegakan Perbub dan Pergub yang melarang mengirimkan hewan produktif keluar daerah.</p>
<p dir="ltr">Ia mengaku sebelumnya Satpol PP telah menerima laporan masyarakat tentang pengiriman hewan cara ilegal di beberapa lokasi di Kabupaten Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Hal tersebut telah menimbulkan keresahan masyarakat karena ternak masyarakat juga sering hilang.</p>
<p dir="ltr">Tindakan tegas yang dilakukan Sat Pol PP Kabupaten Nagekeo selain upaya menegakan Perda juga menjaga kelestarian populasi hewan ternak di Nagekeo agar tidak punah.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Nafas dari Perbub dan Pergub itu ini adalah menjaga jangan sampai ternak ini suatu saat akan punah&#8221;, ujarnya ketika diwawancarai, Selasa, 26 Maret 2025.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aroma Wanprestasi PSN Waduk Lambo, Suku Kawa Mengadu Ke DPRD Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/aroma-wanprestasi-psn-waduk-lambo-suku-kawa-mengadu-ke-dprd-nagekeo/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/aroma-wanprestasi-psn-waduk-lambo-suku-kawa-mengadu-ke-dprd-nagekeo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2023 07:14:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Aroma Wanprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bendungan Mbay]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PSN Waduk Lambo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=7532</guid>

					<description><![CDATA[Aroma Wanprestasi PSN Waduk Lambo, Suku Kawa Mengadu Ke DPRD Nagekeo FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 8 Februari 2023. Gerombolan massa dari masyarakat adat suku Kawa, desa Labolewa, kecamatan Aesesa, kabupaten Nagekeo kembali berjubel memadati Rumah Rakyat, gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Nagekeo, Rabu 8 Februari 2023. Masyarakat Adat Kawa dibawah komando Klemens Lae dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Aroma Wanprestasi PSN Waduk Lambo, Suku Kawa Mengadu Ke DPRD Nagekeo</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 8 Februari 2023.</b><br />
Gerombolan massa dari masyarakat adat <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/suku-kawa-ungkap-dugaan-wanprestasi-bpn-nagekeo-perihal-pengadaan-tanah-waduk-lambo/">suku Kawa</a>, desa Labolewa, kecamatan Aesesa, kabupaten Nagekeo kembali berjubel memadati Rumah Rakyat, gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/awal-tahun-2023-tiga-korban-lakalantas-meninggal-dunia-ini-pesan-kasat-lantas-polres-nagekeo/">Nagekeo</a>, Rabu 8 Februari 2023.</p>
<p dir="ltr">Masyarakat Adat Kawa dibawah komando Klemens Lae dan Ferdinandus Dosa selaku tokoh muda sekaligus juru bicara masyarakat adat Kawa mendatangi kantor <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tak-berkategori/bupati-nagekeo-sebut-3-problem-pembagian-dapil-dprd/">DPRD</a> Nagekeo guna  m<u>e</u>nyampaikan aspirasi perihal prosedur pengadaan tanah waduk Lambo yang dinilai merugikan masyarakat adat Kawa.</p>
<p dir="ltr">Masyarakat Adat Kawa mengendus aroma wanprestasi terhadap pengadaan tanah Proyek Strategis Nasional (PSN) Waduk Lambo/Bendungan Mbay yang berpotensi akan menghilangkan hak-hak masyarakat adat Kawa.</p>
<p dir="ltr">Hal tersebut mereka uraikan dalam 9 poin aspirasi saat beraudiensi dengan anggota DPRD di ruang Rapat DPRD Nagekeo, Rabu 8 Februari siang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/aroma-wanprestasi-psn-waduk-lambo-suku-kawa-mengadu-ke-dprd-nagekeo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suami Tolak Hubungan Seks, Istri Ancam Cincang Anaknya Usia 10 Bulan</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/suami-tolak-hubungan-seks-istri-ancam-cincang-anaknya-usia-10-bulan/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/suami-tolak-hubungan-seks-istri-ancam-cincang-anaknya-usia-10-bulan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2023 12:45:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Ancam]]></category>
		<category><![CDATA[Cincang Anaknya]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Istri]]></category>
		<category><![CDATA[Jambi]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Suami]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak Hubungan Seks]]></category>
		<category><![CDATA[Usia 10 Bulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=7474</guid>

					<description><![CDATA[JAMBI, faktahukumntt.com &#8211; 6 Februari 2023. Seorang ibu berinisial (YS) di Jambi begitu tega. Ia rela mengancam dan nekat melukai anak kandungnya sendiri yang baru berusia 10 bulan tegal tak dilayani berhubungan badan layaknya suami isteri oleh suaminya (YS). Perkara ini tengah ditangani oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jambi. Dilangsir dari DetikSumut, Aparat Kepolisian dari Direktorat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: left;"><b>JAMBI, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/suami-tolak-hubungan-seks-istri-ancam-cincang-anaknya-usia-10-bulan/">faktahukumntt.com </a></b><b>&#8211; 6 Februari 2023.</b></p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">Seorang ibu berinisial (YS) di Jambi begitu tega. Ia rela mengancam dan nekat <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/istri-ancam-cincang-anaknya-usia-10-bulan/">melukai anak</a> kandungnya sendiri yang baru berusia 10 bulan tegal tak dilayani berhubungan badan layaknya suami isteri oleh suaminya (YS).</p>
<p dir="ltr">Perkara ini tengah ditangani oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jambi.</p>
<p dir="ltr">Dilangsir dari <b>DetikSumut</b>, Aparat Kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi telah memeriksa <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/suami-ys-wanita-kelainan-seksual/">AF</a>, suami YS wanita kelainan seksual.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi diketahui jika AF (Suami) menolak dan tidak bisa melayani hasrat birahi YS (Istrinya). YS lantaran mengancam akan memutilasi anak sematang wayang mereka.</p>
<p dir="ltr">
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/suami-tolak-hubungan-seks-istri-ancam-cincang-anaknya-usia-10-bulan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apdes Rendu Butowe Diduga Kuasai Sepihak Lahan Terdampak Waduk Lambo, BPN Mesti Serius</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/apdes-rendu-butowe-diduga-kuasai-sepihak-lahan-terdampak-waduk-lambo-bpn-mesti-serius/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/apdes-rendu-butowe-diduga-kuasai-sepihak-lahan-terdampak-waduk-lambo-bpn-mesti-serius/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Aug 2022 01:24:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Aesesa Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Apdes]]></category>
		<category><![CDATA[BPN]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaan sepihak]]></category>
		<category><![CDATA[PSN]]></category>
		<category><![CDATA[Rendu Butowe]]></category>
		<category><![CDATA[tanah warisan]]></category>
		<category><![CDATA[Waduk Lambo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=5876</guid>

					<description><![CDATA[Apdes Rendu Butowe Diduga Kuasai Sepihak Lahan Terdampak Waduk Lambo, BPN Mesti Serius.  FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 30 Agustus 2022. Salah seorang Aparat Desa (Apdes) Rendu Butowe, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga menguasai secara sepihak tanah warisan keluarganya yang terdampak Mega Proyek Strategis Nasional (PSN) Waduk Lambo. Penguasaan sepihak terhadap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Apdes Rendu Butowe Diduga Kuasai Sepihak Lahan Terdampak Waduk Lambo, BPN Mesti Serius. </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 30 Agustus 2022</b>.<br />
Salah seorang Aparat Desa (Apdes) Rendu Butowe, Kecamatan Aesesa Selatan, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/nagekeo/2terpilih-jadi-ketua-gp-ansor-nagekeo-muhammad-nasir-misi-utama-mempersatukan-kader/">Kabupaten Nagekeo,</a> propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga menguasai secara sepihak tanah warisan keluarganya yang terdampak Mega Proyek Strategis Nasional (PSN) <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/bpn-nagekeo-diduga-sebagai-biang-kerok-tersendatnya-pencairan-ganti-untung-waduk-lambo-tahap-dua/">Waduk Lambo</a>.</p>
<p dir="ltr">Penguasaan sepihak terhadap tanah warisan lokasi terdampak PSN Waduk Lambo oleh Apdes Rendu Butowe berinisial BS (34), pada peta bidang tanah 522 dan 408 mendapatkan aksi protes <u>dari </u> Siprianus Bapa (72), keluarga dekat BS.</p>
<p dir="ltr">Siprianus Bapa (Berstatus sebagai Bapak dari BS) merupakan pemegang hak atas tanah warisan Kakek Seda Deku yang dikuasai sepihak oleh BS (Apdes Rendu Butowe).</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saya ini berstatus sebagai Bapak, Dia (BS), balum saatnya untuk berhak terhadap tanah itu, itu tanah warisan&#8221;, Ungkap Siprianus Bapa, kepada <b>FAKTAHUKUMNTT.COM</b>, Selasa 30 Agustus 2022.</p>
<p dir="ltr">Siprianus mengungkapkan bahwa, Terhadap masalah tersebut sesungguhnya  BS (Apdes Rendu Butowe) sudah membuat surat  pernyataan resmi, bermeterai untuk melakukan pengalihan hak atas tanah yang telah terdaftar atas nama BS kepadanya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/apdes-rendu-butowe-diduga-kuasai-sepihak-lahan-terdampak-waduk-lambo-bpn-mesti-serius/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dugaan Pengeroyokan di Kaju Laki Korban Pertanyakan Sikap Polisi  Soal Penetapan Tersangka</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/dugaan-pengeroyokan-di-kaju-laki-korban-pertanyakan-sikap-polisi-soal-penetapan-tersangka/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/dugaan-pengeroyokan-di-kaju-laki-korban-pertanyakan-sikap-polisi-soal-penetapan-tersangka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Aug 2022 07:07:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Pengeroyokan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kaju Laki]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=5864</guid>

					<description><![CDATA[Dugaan Pengeroyokan di Kaju Laki Korban Pertanyakan Sikap Polisi  Soal Penetapan Tersangka.  FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 29 Agustus 2022. Muhamad Laga (42), salah satu Korban pengeroyokan yang berlokasi di Kaju Laki, RT 14, Kelurahan Mbay I, kecamatan Aesesa, kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mempertanyakan Sikap Kepolisian Resort Nagekeo, dalam menangani perkara Dugaan Pengeroyokan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Dugaan Pengeroyokan di Kaju Laki Korban Pertanyakan Sikap Polisi  Soal Penetapan Tersangka. </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 29 Agustus 2022.</b><br />
Muhamad Laga (42), salah satu Korban pengeroyokan yang berlokasi di Kaju Laki, RT 14, Kelurahan Mbay I, kecamatan Aesesa, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/nagekeo/2terpilih-jadi-ketua-gp-ansor-nagekeo-muhammad-nasir-misi-utama-mempersatukan-kader/">kabupaten Nagekeo</a>, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mempertanyakan Sikap Kepolisian Resort Nagekeo, dalam menangani perkara Dugaan Pengeroyokan yang dialami Dirinya bersama 3 rekannya, pada 04 Mei 2022 lalu.</p>
<p dir="ltr">Muhamad Laga, kepada Media Ini mengungkapkan bahwa pada tanggal 4 Mei 2022 lalu, dirinya telah melayangkan laporan polisi di Mako Polres Nagekeo atas dugaan Pengeroyokan yang dialaminya, bersama 3 rekannya atas nama Rifanto, Burhan Ja&#8217;far dan Rusmin Ja&#8217;far.</p>
<p dir="ltr">Pada kesempatan tersebut Ia melaporkan 8 orang te<u>r</u>duga pelaku pengeroyokan dengan inisial GA, AS, F, H, R, Am, An dan Al, Namun dirinya merasa janggal ketika mendapat infromasi dari  Penyidik Polres Nagekeo,  yang menerangkan bahwa hanya 1 orang tersangka yang ditetapkan dalam Perkara tersebut.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami sebagai korban merasa tidak puas, kenapa pelakunya ada 8 orang namun yang ditetapkan jadi tersangka hanya 1orang saja. Informasi ini saya dapat dari penyidik di Polres Nagekeo&#8221; Ungkapnya, Senin 29 Agustus 2022.</p>
<p dir="ltr">Terhadap kejanggalan penyelesaian proses hukum dugaan pengeroyokan <u>tersebut, </u>korban akhirnya memilih meminta Bantuan Hukum dari Advokat Agustinus Bhara, SH, dan Rekan, Vinsensius Adrianus Van Gouda Wogo, SH, M.HUM serta Hendrikus Dhenga, SH.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/dugaan-pengeroyokan-di-kaju-laki-korban-pertanyakan-sikap-polisi-soal-penetapan-tersangka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dugaan Pengeroyokan yang Melibatkan  Oknum Kepsek di Nagekeo dalam Penyelidikan Polisi</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/dugaan-pengeroyokan-yang-melibatkan-oknum-kepsek-di-nagekeo-dalam-penyelidikan-polisi/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/dugaan-pengeroyokan-yang-melibatkan-oknum-kepsek-di-nagekeo-dalam-penyelidikan-polisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jul 2022 14:50:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Yudha Pranata]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Pengeroyokan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Iptu Rifai]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kasat Reskrim]]></category>
		<category><![CDATA[Kepsek]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Propinsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[SH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=5265</guid>

					<description><![CDATA[Dugaan Pengeroyokan yang Melibatkan  Oknum Kepsek di Nagekeo dalam Penyelidikan Polisi. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 13 Juli 2022. Dugaan pengeroyokan yang melibatkan  oknum Kepala Sekolah (Kepsek) salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP)  di kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial &#8220;KT&#8221; bersama saudara kandungnya berinisial &#8220;GG&#8221; terhadap Raimundus Ola Baga, Warga Kampung Oja, Desa Ladolima [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Dugaan Pengeroyokan yang Melibatkan  Oknum Kepsek di Nagekeo dalam Penyelidikan Polisi. </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 13 Juli 2022.</b><br />
Dugaan pengeroyokan yang melibatkan  oknum Kepala Sekolah (Kepsek) salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP)  di <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/rayakan-idul-adha-kader-partai-pks-salurkan-hewan-kurban-di-nagekeo/">kabupaten Nagekeo</a>, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial &#8220;KT&#8221; bersama saudara kandungnya berinisial &#8220;GG&#8221; terhadap Raimundus Ola Baga, Warga Kampung Oja, Desa Ladolima Timur, Kecamatan Keo Tengah dalam penyelidikan Sat Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p dir="ltr">Hal tersebut dikemukakan oleh Kapolres Nagekeo, AKBP Yudha Pranata, SIK, SH Melalui Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu Rifai, SH, ketika dikonfirmasi <b>FAKTAHUKUMNTT.COM</b> perihal perkembangan informasi penanganan kasus <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/kepsek-keberatan-jabatannya-ditulis-dalam-berita-dugaan-pengeroyokan-di-nagekeo-ini-alasannya/">dugaan pengeroyokan</a> tersebut, Rabu 13 Juli 2022.</p>
<p dir="ltr">Iptu Rifai menerangkan bahwa Polres Nagekeo telah menerima Laporan Pelapor atas nama Raimundus Ola Baga pada tanggal 4 Juli 2022 lalu, perihal dugaan pengeroyokan oleh KT dan GG yang berlokasi di Pasar Danga, kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo pada Sabtu 02 Juli 2022 lalu.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami Menginformasikan perkembangan proses terhadap dugaan tindak pidana pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh KT ( oknum kepsek ) dan GG terhadap R. Benar pada hari senin tgl 4 juli 2022 sekitar pukul 10.00 wita telah menerima laporan masyarakat atau pelapor tentang dugaan tindak pidana pengeroyokan oleh KT ( oknum kepsek malabai ) dan GG terhadap korban R, yang telah terjadi pada hari sabtu tanggal 2 juli 2022, sekitar pukul 12.00 wita di tempat kejadian pasar danga kelurahan Danga, kecamatan Aesesa, kabupaten Nagekeo &#8221; Papar Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Via pesan WhatsApp yang diterima <b>FAKTAHUKUMNTT.COM</b>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/dugaan-pengeroyokan-yang-melibatkan-oknum-kepsek-di-nagekeo-dalam-penyelidikan-polisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
