Kesepakatan tersebut mencakup upaya penyampaian aspirasi kepada pemerintah pusat serta persiapan dokumen-dokumen pendukung yang diperlukan sebagai dasar perjuangan masyarakat.
Dikawal Ketat Aparat Kepolisian
Aksi damai Forkasi Kevikepan Mbay tersebut mendapat pengawalan ketat dari personel Kepolisian Resor Nagekeo untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.
Selain diikuti masyarakat terdampak, aksi juga dihadiri para imam, biarawan-biarawati se-Kevikepan Mbay, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda.
Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Nagekeo yang turut berjalan bersama massa menuju Kantor Bupati antara lain John Boleng selaku Wakil Ketua I DPRD, Lukas Mbulang (Ketua Komisi I), Elias Cima, Kristomus Gore, Kristian Garo, dan Kosmas Lawa Bango.
Aksi damai tersebut menjadi salah satu gelombang penolakan terbesar yang terjadi di Kabupaten Nagekeo dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menandai semakin menguatnya tuntutan masyarakat agar setiap kebijakan pembangunan yang berdampak langsung terhadap ruang hidup warga dilakukan secara transparan, partisipatif, dan menghormati hak-hak konstitusional masyarakat. (Tenda)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
