<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wartawan &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/wartawan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jun 2026 01:45:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Wartawan &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pena Kritis dari Timur Indonesia: Sevrin Waja Ukir Prestasi Nasional Lewat Isu Demokrasi</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/sevrin-waja-dkpp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 01:45:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[DKPP]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Sevrin Waja]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23487</guid>

					<description><![CDATA[Pena Kritis dari Timur Indonesia: Sevrin Waja Ukir Prestasi Nasional Lewat Isu Demokrasi FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 10 Juni 2026. Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks, wartawan Viva.co.id wilayah Kabupaten Nagekeo, Sevrin Waja, kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara IV Lomba Karya Jurnalistik Nasional Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Pena Kritis dari Timur Indonesia: Sevrin Waja Ukir Prestasi Nasional Lewat Isu Demokrasi</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO – 10 Juni 2026.</b><br />
<i><b>Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks, wartawan Viva.co.id wilayah Kabupaten Nagekeo, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/isu-pekerja-migran/">Sevrin Waja,</a> kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara IV Lomba Karya Jurnalistik Nasional Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Tahun 2026.</b></i></p>
<p dir="ltr">Prestasi tersebut diraih melalui karya jurnalistik investigatif dan mendalam berjudul &#8220;Politik Uang, Bohir dan Harapan Demokrasi di Tangan Gen Z&#8221;, sebuah tulisan yang mengupas secara kritis persoalan klasik yang masih membayangi demokrasi Indonesia, yakni praktik politik uang, pengaruh para pemodal politik (bohir), serta harapan besar yang disematkan kepada Generasi Z sebagai penjaga masa depan demokrasi.</p>
<p dir="ltr">Kompetisi tingkat nasional yang diikuti ratusan jurnalis dari berbagai media lokal dan nasional itu menjadi ajang bergengsi yang diselenggarakan DKPP untuk mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik berkualitas yang mampu memperkuat demokrasi, meningkatkan kesadaran publik, dan mengawasi integritas penyelenggaraan pemilu.</p>
<p dir="ltr"><b>Membongkar Akar Politik Uang dan Pengaruh Bohir</b></p>
<p dir="ltr">Dalam karya yang mengantarkannya meraih penghargaan nasional tersebut, Sevrin menyoroti bagaimana politik uang masih menjadi ancaman nyata bagi kualitas demokrasi Indonesia. Praktik transaksional yang terus berulang dari pemilu ke pemilu dinilai telah menciptakan hubungan patronase yang merusak esensi demokrasi yang sehat.</p>
<p dir="ltr">Lebih jauh, ia mengungkap peran para bohir politik yang kerap hadir sebagai penyokong finansial dalam kontestasi elektoral. Dukungan tersebut tidak jarang melahirkan hubungan timbal balik yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan publik setelah pemilu berakhir.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Oknum Wartawan Diduga Ikut Memprovokasi Massa Serang Jurnalis Voxntt di Polres Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/wartawan-provokasi-massa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 02:33:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Hedlina]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis voxntt]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23463</guid>

					<description><![CDATA[Oknum Wartawan Diduga Ikut Memprovokasi Massa Serang Jurnalis Voxntt di Polres Nagekeo FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 7 Juni 2026. Pria Berinisial AS, wartawan media online Politisi Nusantara, diduga ikut memprovokasi massa untuk menyerang jurnalis Voxntt.com, Patrianus Meo Djawa di Kantor Polres Nagekeo, Rabu malam, 3 Juni 2026. AS merupakan mantan pegawai salah satu koperasi di Nagekeo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Oknum Wartawan Diduga Ikut Memprovokasi Massa Serang Jurnalis Voxntt di Polres Nagekeo</b></p>
<p><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 7 Juni 2026.</b><br />
<b>Pria Berinisial AS,</b> <b><i>wartawan media online Politisi Nusantara, diduga ikut memprovokasi massa untuk menyerang <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/polres-nagekeo-wartawan/">jurnalis Voxntt.com</a>, Patrianus Meo Djawa di Kantor <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/polres-nagekeo-wartawan/">Polres Nagekeo</a>, Rabu malam, 3 Juni 2026.</i></b></p>
<p>AS merupakan mantan pegawai salah satu koperasi di Nagekeo yang kini beralih profesi menjadi wartawan. AS diduga dipecat dari pegawai Koperasi karena menggelapkan uang nasabah.</p>
<p>Terakhir AS dilaporkan oleh seorang perawat Asal Sumba Barat Daya kepolisi dengan STPL Nomor: LP/B/214/X/2025/SPKT/POLRES SUMBA BARAT DAYA/ POLDA NUSA TENGGARA TIMUR tentang penggelapan uang.</p>
<p>Jejak dugaan provokasi AS terhadap massa untuk menyerang wartawan Voxntt, Patrianus Meo Djawa terekam dalam tayangan video yang diterima faktahukumntt.com.</p>
<p>Dalam rekaman video yang diperoleh faktahukumntt.com, menggambarkan sejumlah massa nampak merangsek masuk kedalam kantor polisi dan berdebat dengan anggota polisi yang bertugas.</p>
<p>Mereka memaksa agar Patrick dan seorang wanita berinisial &#8220;M&#8221; keluar.</p>
<p>Seorang anggota Polisi dengan tubuh gempal nampak berjaga dipintu masuk ruangan dimana tempat Patrianus Meo Djawa alias Patrick dan wanita berinisial M berada, sambil Berdialog untuk menenangkan massa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wartawan Nyaris Jadi Korban Kekerasan di Kantor Polres Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/wartawan-polres-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 14:28:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Voxntt.com]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23422</guid>

					<description><![CDATA[Wartawan Nyaris Jadi Korban Kekerasan di Kantor Polres Nagekeo FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 4 Juni 2026. Patrianus Meo Djawa, Wartawan Voxntt.com wilayah tugas Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) nyaris jadi korban kekerasan dari segerombolan masa di Kantor Polres Nagekeo, Rabu malam, 3 Juni 2026. Kejadian tersebut bermula ketika Patrianus Meo Djawa alias Patrick memenuhi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Wartawan Nyaris Jadi Korban Kekerasan di Kantor Polres Nagekeo</b></p>
<p><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 4 Juni 2026.</b><br />
<b><i><a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/pj-bupati-nagekeo-ntt/">Patrianus Meo Djawa</a>, Wartawan Voxntt.com wilayah tugas Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) nyaris jadi korban kekerasan dari segerombolan masa di Kantor Polres Nagekeo, Rabu malam, 3 Juni 2026.</i></b></p>
<p>Kejadian tersebut bermula ketika Patrianus Meo Djawa alias Patrick memenuhi undangan lisan klarifikasi berita di Kantor Polres Nagekeo.</p>
<p>Niat baik memenuhi undangan klarifikasi berita nyaris berujung tragedi memilukan, untungnya berkat koordinasi yang baik dengan pihak keluarga, yang kemudian menjemputnya di Kantor Polres Nagekeo akhirnya Patrick pulang dengan aman dibawah pengawalan keluarganya.</p>
<p>Patrick Meo Djawa mengaku malam itu dirinya dijemput oleh 2 orang anggota polisi dari kediamannya yang beralamat di Aeramo, Kecamatan Aesesa, jarak dari rumah  ke Kantor Polres Nagekeo kurang lebih 1,5 Kilometer dari Kantor Polres Nagekeo.</p>
<p>&#8220;Sekira pukul 21:30, Mereka mengundang saya secara lisan untuk menghadap ke Kantor Polisi&#8221;, Jelas Patrick, wartawan Voxntt.com yang terkenal getol memberitakan isu hukum dan kriminal di wilayah Kabupaten Nagekeo tesebut.</p>
<p>Dari keterangan aparat polisi yang menjemputnya Ia mengetahui bahwa undangan yang ditujukan kepadanya berhubungan dengan pemberitaan tentang kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang melibatkan oknum polisi berinisial &#8220;ST&#8221;, mantan Kabag Ops Polres Nagekeo yang telah mendapat demosi ke Polres Ngada belum lama ini.</p>
<p>&#8220;Saya pun menyatakan kesediaan untuk menghadap dengan terdahulu meminta ijin untuk bersiap dan mempersilahkan kedua Polisi itu lebih dahulu kembali ke Mapolres&#8221;, terangnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Blokir Nomor Wartawan, Arjuna: Remi Jago Tidak Layak Pimpin BPBD Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/ketua-arjuna-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2026 05:49:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Arjuna]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Blokir Nomor Wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22556</guid>

					<description><![CDATA[Blokir Nomor Wartawan, Arjuna: Remi Jago Tidak Layak Pimpin BPBD Nagekeo FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 1 Februari 2026. Sikap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo, Remigius Jago, yang memblokir nomor wartawan usai  diberitakan bungkam terhadap bencana angin kencang di Desa Ladolima Timur, Kecamatan Keotengah, mendapatkan tanggapan dari Ketua Aliansi Jurnalis Nagekeo (Arjuna), Yohanes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Blokir Nomor Wartawan, Arjuna: Remi Jago Tidak Layak Pimpin BPBD Nagekeo</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 1 Februari 2026.</b><br />
<b><i>Sikap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/bpbd-nagekeo-bangun-jalan-dan-jembatan-alternatif-di-poma-keke-gunakan-tenaga-kerja-lokal/">BPBD</a>) <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/tanah-longsor-keotengah/">Kabupaten Nagekeo</a>, Remigius Jago, yang memblokir nomor wartawan usai  diberitakan bungkam terhadap bencana angin kencang di Desa Ladolima Timur, Kecamatan Keotengah, mendapatkan tanggapan dari Ketua Aliansi Jurnalis Nagekeo (Arjuna), Yohanes D.B Moni alias Doni Moni.</i></b></p>
<p dir="ltr">Menurut Ketua Arjuna, tindakan tersebut mencerminkan lemahnya komunikasi publik, juga berpotensi melanggar prinsip keterbukaan informasi, etika pejabat publik, hingga mengarah pada praktik maladministrasi.</p>
<p dir="ltr">Wartawan TVRI wilayah tugas Kabupaten Nagekeo tersebut berpendapat bahwa dalam konteks hukum pers, tindakan Kepala BPBD  justru memperlihatkan ketidakpahaman terhadap mekanisme kerja jurnalistik.</p>
<p dir="ltr">Ia menjelaskan bahwa Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menegaskan bahwa pers memiliki fungsi kontrol sosial dan berhak mencari, memperoleh, serta menyebarluaskan informasi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jika terdapat keberatan atas suatu pemberitaan, UU Pers secara tegas menyediakan mekanisme hak jawab dan hak koreksi, bukan pemblokiran atau intimidasi terhadap wartawan&#8221;, urai Doni Moni.</p>
<p dir="ltr">Melayani hak jawab adalah kewajiban pers,  diatur dalam UU Pers pasal 5 ayat 2.  yang perlu diingat adalah Pasal 18 UU Pers secara tegas mengancam pidana bagi pihak yang dengan sengaja menghambat kerja jurnalistik.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Fakta bahwa wartawan telah berulang kali melakukan upaya konfirmasi kepada Kepala BPBD sebelum berita diterbitkan, ini menunjukkan kepatuhan terhadap etika pers. Kepala BPBD tidak menjawab konfirmasi, kemudian protes setelah berita ditayangkan, memberikan pernyataan yang bernada intimidatif hingga memblokir nomor wartawan ini bagian dari upaya menghambat kerja jurnalistik&#8221;, tegas Doni Moni.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keberlanjutan Media dan Penguatan Demokrasi pada Hari Kebebasan Pers Sedunia 2025</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/hari-pers-sedunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 May 2025 09:00:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Hukum Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Kebebasan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Pers Sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=18708</guid>

					<description><![CDATA[Keberlanjutan Media dan Penguatan Demokrasi pada Hari Kebebasan Pers Sedunia 2025. FAKTAHUKUMNTT.COM, NASIONAL &#8211; 3 MEI 2025. Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital Untuk Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB) berkolaborasi dengan Indonesian Institute of Journalism (IIJ) menggelar serangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia 2025 dikawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 3-4 Mei 2025. Kegiatan dua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Keberlanjutan Media dan Penguatan Demokrasi pada Hari Kebebasan Pers Sedunia 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NASIONAL &#8211; 3 MEI 2025</b>.</p>
<p dir="ltr"><b><i>Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital Untuk Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB) berkolaborasi dengan Indonesian Institute of Journalism (IIJ) menggelar serangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Kebebasan <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/bawaslu-nagekeo-pemilu/">Pers</a> Sedunia 2025 dikawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 3-4 Mei 2025.</i></b></p>
<p dir="ltr">Kegiatan dua hari bertema “Media <i>Sustainability: Strength mening Democracy and Public Trus</i>t” ini bakal mempertemukan jurnalis, praktisi media, mahasiswa, akademisi, pegiat literasi media, platform digital dan pemerintah dalam satu arena.</p>
<p dir="ltr">Ketua KTP2JB, Suprapto mengungkapkan bahwa di era digital, tantangan terhadap keberlangsungan jurnalisme berkualitas semakin besar. Oleh karena itu, kolaborasi antara media, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan bahwa jurnalis dapat terus bekerja dengan integritas tanpa tekanan atau ancaman.</p>
<p dir="ltr">“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung peringatan Hari kebebasan Pers Sedunia pada 3-4 Mei di TIM. Ini adalah momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam melindungi kebebasan pers dan memperjuangkan ekosistem jurnalisme yang lebih adil dan berkelanjutan&#8221;, &#8221; ujar Suprapto, Jumat, 2 Mei 2025.</p>
<p dir="ltr">Ia berharap media yang independen dan berkelanjutan semakin berperan sebagai salah satu pilar demokrasi, literasi publik dan, akuntabilitas sosial ekonomi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pada gilirannya, media bakal memperkuat demokrasi dan menjadi rujukan informasi yang memperkuat kepercayaan publik&#8221;, Imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Forja Ngada: Aliansi Jurnalis Nagekeo Minta Polisi Usut Tuntas</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/dukung-forja-ngada/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2025 22:47:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Aliansi Jurnalis Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Arjuna]]></category>
		<category><![CDATA[Forja]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Ngada]]></category>
		<category><![CDATA[Laporan Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=17297</guid>

					<description><![CDATA[Dukung Forja Ngada: Aliansi Jurnalis Nagekeo Minta Polisi Usut Tuntas FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 2 April 2025. Forum Jurnalis Ngada (Forja) telah melaporkan MG, seorang pegiat media sosial di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), ke pihak kepolisian atas dugaan fitnah terhadap profesi wartawan. MG diduga mengeluarkan pernyataan yang merendahkan martabat wartawan dalam sebuah forum penyelesaian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Dukung Forja Ngada: Aliansi Jurnalis Nagekeo Minta Polisi Usut Tuntas</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 2 April 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b>Forum Jurnalis Ngada (<a href="https://www.faktahukumntt.com/wartawan-ngada-polisikan-mg/">Forja</a>) telah melaporkan MG, seorang pegiat media sosial di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), ke pihak kepolisian atas dugaan fitnah terhadap profesi wartawan. </b></p>
<p dir="ltr">MG diduga mengeluarkan pernyataan yang merendahkan martabat wartawan dalam sebuah forum penyelesaian perkara dengan menyebut &#8220;Wartawan-Wartawan Titipan&#8221;.</p>
<p dir="ltr">Laporan resmi Forja Ngada, yang dipimpin oleh Robertus Belarminus Radho, telah diterima kepolisian dengan Nomor: LP/B/62/III/2025/SPKT/POLRES NGADA/POLDA NUSA TENGGARA TIMUR.</p>
<p dir="ltr">Langkah hukum ini diambil untuk menjaga kredibilitas dan integritas profesi jurnalis yang selama ini mengemban tugasnya dengan prinsip independensi dan etika jurnalistik.</p>
<p dir="ltr">Menanggapi laporan ini, Aliansi Jurnalis Nagekeo (<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/arjuna-desak-polres-nagekeo-hentikan-laporan-ketua-suku-nataia-sengketa-berita-diselesaikan-dewan-pers/">Arjuna</a>) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Forja Ngada dan mendesak kepolisian agar menangani kasus ini dengan serius.</p>
<p dir="ltr">Ketua Arjuna, Doni Moni, menegaskan bahwa tindakan MG tidak hanya mencederai profesi wartawan tetapi juga berpotensi melemahkan kebebasan pers di Indonesia.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Forja Ngada harus bersikap tegas dan konsisten dalam mengambil langkah hukum. Ini penting untuk memberikan efek jera kepada siapapun yang mencoba merendahkan, menghina, atau memfitnah wartawan,&#8221; ujar Doni Moni, yang juga merupakan wartawan TVRI Nagekeo.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Periksa 2 Wartawan di Nagekeo Soal Berita Hoaks, Terlapor: Hoaksnya Dimana?</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/wartawan-berita-hoaks/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/wartawan-berita-hoaks/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jun 2023 07:45:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hoaks]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[Satreskrim]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=9065</guid>

					<description><![CDATA[Polisi Periksa 2 Wartawan di Nagekeo Soal Berita Hoaks, Terlapor: Hoaksnya Dimana?. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 16 Juni 2023. Dua wartawan yang bertugas di Kabupaten Nagekeo, NTT  diperiksa penyidik Polres Nagekeo atas tudingan pelanggaran dugaan tindakan pidana  menyebarkan berita bohong atau Hoaks. Mereka adalah Sevrin Waja dan Patrick M. Djawa. Dua pekerja media dari Prioritas dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Polisi Periksa 2 Wartawan di Nagekeo Soal Berita Hoaks, Terlapor: Hoaksnya Dimana?. </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 16 Juni 2023.</b><br />
Dua <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/dpd-gmni-ntt-polisikan-manusia-bertopeng-dan-wartawan-perusak-aksi-gmni-nagekeo/">wartawan</a> yang bertugas di K<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/kesehatan/waspada-kasus-dbd-di-kabupaten-nagekeo-ini-yang-perlu-dilakukan-masyarakat/">abupaten Nagekeo</a>, NTT  diperiksa penyidik Polres Nagekeo atas tudingan pelanggaran dugaan tindakan pidana  menyebarkan berita bohong atau Hoaks.</p>
<p dir="ltr">Mereka adalah Sevrin Waja dan Patrick M. Djawa. Dua pekerja media dari Prioritas dan <a href="http://Tribunflores.com" target="_blank" rel="noopener">Tribunflores.com</a>, telah memenuhi panggilan Polisi dari unit Tipidter Satreskrim Polres Nagekeo, pada Kamis, 15 Juni 2023.</p>
<p dir="ltr">Sevrin Waja dipanggil dengan dasar laporan Polisi Nomor: LP/B/50/V/2023/NTT/Res Nagekeo/SPKT/B.</p>
<p dir="ltr">Sevrin diperiksa lebih dari tiga jam oleh penyidik Satreskrim Polres Nagekeo.  Dirinya mengaku dicerca dengan sejumlah pertanyaan terkait sumber berita dan dampak daripada berita yang dipublikasikan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/wartawan-berita-hoaks/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bawaslu Nagekeo Gandeng Media Massa Awasi Pemilu 2024</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/bawaslu-nagekeo/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/bawaslu-nagekeo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 May 2023 11:39:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bawaslu Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Media Gethring]]></category>
		<category><![CDATA[Media Massa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=8540</guid>

					<description><![CDATA[Bawaslu Nagekeo Gandeng Media Massa Awasi Pemilu 2024. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 9 Mei 2023. Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Media Gethring melibatkan awak media cetak dan online yang bertugas di wilayah kabupaten Nagekeo, membahas peran Media Massa dalam membantu pengawasan hajatan demokrasi, Pemilihan Umum (Pemilu) 2023. Kegiatan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Bawaslu Nagekeo Gandeng Media Massa Awasi Pemilu 2024.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 9 Mei 2023.</b><br />
Badan Pengawasan Pemilu (<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/bawaslu-nagekeo-gelar-sosialisasi-pengawasan-pemilu-partisipatif/">Bawaslu</a>) <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/kesehatan/waspada-kasus-dbd-di-kabupaten-nagekeo-ini-yang-perlu-dilakukan-masyarakat/">kabupaten Nagekeo</a>, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/silahturahmi-smsi-ntt-ke-mapolda-ntt-wakapolda-berharap-media-sampaikan-berita-akurat/">Media Gethring</a> melibatkan awak media cetak dan online yang bertugas di wilayah kabupaten Nagekeo, membahas peran <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/dpd-gmni-ntt-polisikan-manusia-bertopeng-dan-wartawan-perusak-aksi-gmni-nagekeo/">Media Massa</a> dalam membantu pengawasan hajatan demokrasi, Pemilihan Umum (Pemilu) 2023.</p>
<p dir="ltr">Kegiatan yang diselenggarakan Bawaslu kabupaten Nagekeo tersebut dilangsungkan di Aula Pondok SVD Danga, selasa 9 Mei 2023 dengan menghadirkan Narasumber, Wim De Rosari, Wartawan <i><a href="http://Florespos.net" target="_blank" rel="noopener">Florespos.net</a></i> merupakan salah satu wartawan senior asal kabupaten Nagekeo yang kini bertugas di kabupaten Ngada, NTT.</p>
<p dir="ltr">Media Gethring yang diselenggarakan Bawaslu Nagekeo mengangkat tema <i>&#8220;Publikasi dan Dokumentasi Pengawasan Tahapan Pencalonan Anggota DPR, DPD dan DPRD pada Pemilu Serentak Tahun 2024&#8221;</i>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/bawaslu-nagekeo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Nagekeo Hentikan Perkara  Wartawan Tribun Flores, Jika Tidak Masuk Rana Pidana</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/polres-nagekeo-hentikan-perkara-wartawan-tribun-flores-jika-tidak-masuk-rana-pidana/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/polres-nagekeo-hentikan-perkara-wartawan-tribun-flores-jika-tidak-masuk-rana-pidana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Apr 2023 01:16:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hentikan Perkara]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Rana Pidana]]></category>
		<category><![CDATA[Tribun Flores]]></category>
		<category><![CDATA[UU Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=8189</guid>

					<description><![CDATA[Polres Nagekeo Hentikan Perkara  Wartawan Tribun Flores, Jika Tidak Masuk Rana Pidana.  FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 12 April 2023. Kepolisian Resort (Polres) Nagekeo menyatakan akan menghentikan perkara Laporan warga terhadap wartawan TribunFlores.com, Patris Meo Djawa jika tidak ditemukan delik pidana dalam perkara yang besar kemungkinan sekedar sengketa berita. &#8220;Jika tidak masuk ranah pidana akan kami HENTIKAN. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Polres Nagekeo Hentikan Perkara  Wartawan Tribun Flores, Jika Tidak Masuk Rana Pidana. </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 12 April 2023.</b><br />
Kepolisian Resort (Polres) Nagekeo menyatakan akan menghentikan perkara Laporan warga terhadap wartawan <a href="http://TribunFlores.com" target="_blank" rel="noopener">TribunFlores.com</a>, Patris Meo Djawa jika tidak ditemukan delik pidana dalam perkara yang besar kemungkinan sekedar sengketa berita.</p>
<figure id="attachment_5128" aria-describedby="caption-attachment-5128" style="width: 800px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-5128 size-full" src="https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2022/07/IMG-20220705-WA0003.jpg" alt="Kapolres Nagekeo" width="800" height="532" srcset="https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2022/07/IMG-20220705-WA0003.jpg 800w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2022/07/IMG-20220705-WA0003-300x200.jpg 300w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2022/07/IMG-20220705-WA0003-768x511.jpg 768w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2022/07/IMG-20220705-WA0003-624x415.jpg 624w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption id="caption-attachment-5128" class="wp-caption-text">Kapolres Nagekeo, AKBP Yudha Pranata, SIK, SH.</figcaption></figure>
<p dir="ltr">&#8220;Jika tidak masuk ranah pidana akan kami HENTIKAN. Jika masuk ranah pidana akan kami gelar perkara Laporan tersebut untuk menentukan unsur Pasalnya&#8221;, Ulas <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/opini/jelang-hut-76-bhayangkara-kapolres-nagekeo-tunjukkan-sikap-polri-yang-presisi/">Kapolres Nagekeo</a>, AKBP Yudha Pranata, dalam wall Grup Mitra Polres Nagekeo, menjawab konfirmasi media <b>FAKTAHUKUMNTT.COM, </b>Selasa 11 April 2023.</p>
<p dir="ltr">Kapolres Nagekeo menjelaskan bahwa dalam menangani perkara tersebut <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/arjuna-desak-polres-nagekeo-hentikan-laporan-ketua-suku-nataia-sengketa-berita-diselesaikan-dewan-pers/">Polres Nagekeo</a> melakukannya<br />
Sesuai prosedur dan tahapan. Setelah menerima dan mendalami laporan, Polisi akan memeriksa Pelapor (Ketua Suku Nataia), Terlapor (wartawan <a href="http://TribunFlores.com" target="_blank" rel="noopener">TribunFlores.com</a>) dan Pimpinan Redaksi media <a href="http://TribunFlores.com" target="_blank" rel="noopener">TribunFlores.com</a>.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Setelah kita terima laporan masyarakat, kita lakukan pendalaman materi laporan. Selanjutnya kita laksanakan pemeriksaan awal terhadap Pelapor dan Terlapor sekaligus pimpinan redaksi media yg memberitakan&#8221;, urai AKBP Yudha Pranata.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/polres-nagekeo-hentikan-perkara-wartawan-tribun-flores-jika-tidak-masuk-rana-pidana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
