Lebih lanjut Kliennya mengutarakan bahwa leluhur dan kampung halaman tau niat yang ada di hati kita masing-masing. Apakah benar kita berjuang mencintai Masyarakat Nagekeo atau kita berjuang untuk kepentingan pribadi atau kelompok?. Stop untuk terus membodohi masyarakat dengan mengatasnamakan kepentingan masyarakat tapi yang sebenarnya ada tujuan dan niat-niat yang terselubung untuk kepentingan pribadi dan kelompok.
Jujurlah dengan diri sendiri, alam tidak tidur, demikianlah sebuah ajakan/seruan pada akhir keterangan yang disampaikan kliennya selaku Pj Bupati kepada semua masyarakat Nagekeo dan juga kepada orang-orang yang selalu mengkritisi apa yang beliau lakukan selama masa tugasnya.
“Saya tidak anti kritik kok, sepanjang kritik itu sebagai motifasi untuk hal yang kurang menjadi lebih baik. Namun kalau sudah menuduh maka saya akan lawan dengan cara saya”, urai Tobby Ndiwa menarasikan pesan kliennya agar yang perlu diketahui publik Nagekeo.
Sementara itu, Patrianus Meo Djawa mengungkapkan bahwa Ia sangat menghormati hak hukum Pj Bupati Nagekeo, Raimundus Nggajo melalui kuasa hukumnya, Tobias Ndiwa untuk mempersoalkan videonya.
Patrianus alias Patrick mengaku bingung dengan dalil hukum yang akan dipakai untuk membawanya ke rana hukum ihwal video Vlog pribadinya tersebut.
Ia mengaku video tersebut merupakan ekspresi kekecewaannya sebagai masyarakat kabupaten Nagekeo menanggapi kebijakan publik dimasa kepimpinan Pj Bupati Nagekeo yang dinilai tidak pro rakyat kecil ihwal menggeser anggaran bantuan rumah tidak layak huni bagi 276 rakyat miskin.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
