Proses hukum yang dimaksud sebagai bentuk pembelajaran kepada generasi muda dan masyarakat pada umumnya agar tidak semena-mena dan tidak beretika menyampaikan pendapat atau opini yang dapat membuat gaduh
Masyarakat.
“Yang benar katakan benar dan yang salah katakan salah dan kita harus tegakan kebenaran dan tidak ada yang merasa hebat sendiri dan merasa berkuasa sehingga hukum bisa dibeli dengan uang, ungkap klien saya”, tegas Tobby.
Mengenai video viral yang dibuat oleh wartawan Patrik Meo Djawa, saat ini pihaknya sedang mendalami untuk menentukan langkah apa yang hendak diambil.
“Tentu saya menyerahkan keputusan kepada klien saya. Apakah akan mengambil langkah hukum atau tidak kita lihat saja berjalannya waktu beberapa hari kedepan”, jelas Tobbyas.
Menurut analisanya sebagai penasihat hukum, isi video yang dibuat dan disebarkan oleh Patrik Meo Djawa sangat berpotensi dugaan tindak pidana. Apalagi setelah pihaknya mengkonfirmasi Pemimpin Redaksi (Pemred) Vox NTT di Kupang yang mengatakan isi video yang dinarasikan Patrik Meo Djawa, menurutnya itu bukan kerja Jurnalis yang bisa berpotensi pidana dan menjadi tanggung jawab pribadi Patrik dengan segala konsekuensinya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
