<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pupuk &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/pupuk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Apr 2024 23:30:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Pupuk &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kabar Baik Bagi Petani, Alokasi Pupuk Bersubsidi 2024 Ditambahkan, Simak Untuk NTT</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/alokasi-pupuk-2024/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/alokasi-pupuk-2024/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Apr 2024 23:24:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Alokasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bersubsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=11585</guid>

					<description><![CDATA[Kabar Baik Bagi Petani, Alokasi Pupuk Bersubsidi 2024 Ditambahkan, Simak Untuk NTT. FAKTAHUKUMNTT.COM, Pertanian &#8211; 18 April 2024. Kabar gembira bagi seluruh para Petani Indonesia. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memberikan instruksi kepada Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman untuk menambahkan alokasi pupuk bersubsidi di seluruh wilayah Indonesia pada Tahun 2024. Angin segar penambahan jatah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Kabar Baik Bagi Petani, Alokasi Pupuk Bersubsidi 2024 Ditambahkan, Simak Untuk NTT. </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, Pertanian &#8211; 18 April 2024.</b></p>
<p dir="ltr">Kabar gembira bagi seluruh para <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/pupuk-bersubsidi-nagekeo/">Petani</a> Indonesia. Presiden Republik Indonesia, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/presiden-jokowi-pasar/">Joko Widodo</a> memberikan instruksi kepada Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman untuk menambahkan alokasi pupuk bersubsidi di seluruh wilayah Indonesia pada Tahun 2024.</p>
<p dir="ltr">Angin segar penambahan jatah pupuk bersubsidi tertuang dalam Surat Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor: B-15/SR.210/M/<a href="tel:032024">03/2024</a> yang ditujukan kepada seluruh Gubernur di Indonesia, tertanggal, 27 Maret 2024.</p>
<p dir="ltr">Surat Menteri Pertanian tersebut menindaklanjuti arahan Presiden Joko<u> Widodo</u> dalam rapat tanggal 26 Maret 2024 dan Surat Menteri Keuangan Nomor: S-297/MK.02/02/2024, tanggal 26 Maret 2024.Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman meminta agar  para Gubernur berkoordinasi dengan jajarannya untuk menyiapkan rencana alokasi per Kabupaten dan Kecamatan sesuai dengan Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (eRDKK) Tahun 2024.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/alokasi-pupuk-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ditengah Serangan Hama dan Penyakit,  Petani Irigasi Mbay Justru Tidak Dapat Pupuk Bersubsidi</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/pupuk-bersubsidi-nagekeo/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/pupuk-bersubsidi-nagekeo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Apr 2024 19:16:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bersubsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Hama]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Irigasi Mbay]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=11577</guid>

					<description><![CDATA[Ditengah Serangan Hama dan Penyakit,  Petani Irigasi Mbay Justru Tidak Dapat Pupuk Bersubsidi.  FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 15 April 2024. Nasib nahas menimpa sejumlah petani irigasi Mbay, Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di tahun 2024. Bagaiamana tidak, Ditengah intensitas serangan hama dan penyakit yang kian sulit dikendalikan, Para petani justru tidak kebagian jatah pupuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b> Ditengah Serangan Hama dan Penyakit,  Petani Irigasi Mbay Justru Tidak Dapat Pupuk Bersubsidi. </b><br />
<b> </b><br />
<b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 15 April 2024.</b><br />
Nasib nahas menimpa sejumlah petani <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/hama-ulat-mbay/">irigasi Mbay</a>, Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di tahun 2024.</p>
<p dir="ltr">Bagaiamana tidak, Ditengah intensitas serangan hama dan penyakit yang kian sulit dikendalikan, Para petani justru tidak kebagian jatah <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/petani-irigasi-mbay-4/">pupuk bersubsidi.</a></p>
<p dir="ltr">Para <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tak-berkategori/bantuan-benih-padi/">petani</a> merasa janggal sebab pada tahun-tahun sebelumnya mereka mendapatkan jatah pupuk bersubsidi sama dengan yang lainya.</p>
<p dir="ltr">Kini nama mereka tidak tercover lagi. Entah faktor apa, mereka belum mendapatkan penjelasan yang pasti ihwal hilangnya nama mereka dari daftar penerima pupuk subsidi Pemerintah.</p>
<p dir="ltr">Yang pasti, ketika Petani mendatangi Kios Pupuk Lengkap (KPL) untuk menebus pupuk bersubsidi nama mereka sudah tidak terdaftar lagi sebagai penerima.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Masalahnya dimana, banyak Kami para petani tidak dapat pupuk sekarang. Nama kami sudah tidak muncul lagi disana ( KPL, red). Tahun kemarin nama kami masih ada, sekarang hilang alasannya apa?, Mana sekarang padi kami banyak kena penyakit. Memang sial betul. Kamu yang wartawan tolong muat diberita dulu&#8221;, Keluh Mersiana, Salah Seorang Petani irigasi Mbay kepada <a href="http://faktahukumntt.com">faktahukumntt.com</a>, Senin 15 April 2024.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/pupuk-bersubsidi-nagekeo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
