<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Marapokot &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/marapokot/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Dec 2025 12:55:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Marapokot &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kelompok Nasabah PNM Mekaar ELTARI di Marapokot Mengadu: Diduga Ada Pemaksaan Tanggung Renteng dan Intimidasi Pelunasan Dini</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/pnm-mekaar-eltari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 12:55:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Marapokot]]></category>
		<category><![CDATA[Mekaar]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22057</guid>

					<description><![CDATA[Kelompok Nasabah PNM Mekaar ELTARI di Marapokot Mengadu: Diduga Ada Pemaksaan Tanggung Renteng dan Intimidasi Pelunasan Dini FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 4 Desember 2025. Sejumlah anggota Kelompok ELTARI, penerima layanan PNM Mekaar di Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, mengeluhkan adanya dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan tunggakan pinjaman oleh oknum petugas lapangan. Para anggota mengaku dipaksa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Kelompok Nasabah PNM Mekaar ELTARI di Marapokot Mengadu: Diduga Ada Pemaksaan Tanggung Renteng dan Intimidasi Pelunasan Dini</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO</b> <b>&#8211; 4 Desember 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Sejumlah anggota Kelompok ELTARI, penerima layanan PNM Mekaar di Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/anak-anak-putus-sekolah/">Kabupaten Nagekeo</a>, mengeluhkan adanya dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan tunggakan pinjaman oleh oknum petugas lapangan. </i></b></p>
<p dir="ltr">Para anggota mengaku dipaksa untuk menanggung tunggakan (tanggung renteng) dari nasabah lain yang dinilai mandek dan keberadaannya telah merantau, serta diintimidasi dengan ancaman pelunasan dini secara paksa.</p>
<p dir="ltr">Keluhan tersebut disampaikan setelah beberapa kali terjadi penagihan yang dinilai tidak sesuai dengan SOP PNM Mekaar, di mana anggota yang tidak memiliki tunggakan terus diminta membayar kekurangan cicilan anggota lain.</p>
<p dir="ltr">Anggota kelompok juga mengaku menerima tekanan berupa ancaman pelunasan dini jika tidak bersedia menanggung tunggakan tersebut.</p>
<p dir="ltr">“Kami diminta membayar cicilan anggota yang sudah tidak ada di tempat, sudah pergi meranta. Kalau tidak mau, kami diancam harus melunasi seluruh pinjaman lebih cepat. Ini sangat memberatkan dan membuat kami merasa tertekan,” ujar Felisita Ketua kelompok ELTARI kepada faktahumntt.com.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerikil Bertebaran di jalan Raya, Masyarakat Minta Tertibkan Truk Pengangkut Material</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/krikil-bertebaran/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/krikil-bertebaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2024 08:21:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Danga]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Kerikil]]></category>
		<category><![CDATA[Marapokot]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=10835</guid>

					<description><![CDATA[Kerikil Bertebaran di jalan Raya, Masyarakat Minta Tertibkan Truk Pengangkut Material.  FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 10  Januari 2024. Kerikil pasir diduga hasil tumpahan dari truk pengangkut material bertebaran di badan jalan raya, persis di pertigaan lokasi jalan Aemali &#8211; Danga dan Danga &#8211; Marapokot, Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, NTT. Pantauan media faktahukumntt.com, Rabu, 10 Januari 2024 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Kerikil Bertebaran di jalan Raya, Masyarakat Minta Tertibkan Truk Pengangkut Material. </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM,</a> NAGEKEO &#8211; 10  Januari 2024.</b><br />
Kerikil pasir diduga hasil tumpahan dari truk pengangkut material bertebaran di badan jalan raya, persis di pertigaan lokasi jalan Aemali &#8211; Danga dan <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/umat-muslim-aesesa-sholat-idul-fitri-di-lapangan-berdikari-danga-ada-bupati-nagekeo/">Danga</a> &#8211; <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/desa-marapokot-jalan/">Marapokot</a>, Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, NTT.</p>
<p dir="ltr">Pantauan media <a href="http://faktahukumntt.com">faktahukumntt.com</a>, Rabu, 10 Januari 2024 siang, pengendara roda dua dan roda empat nampak hati-hati melintasi jalur jalan tersebut akibat tebaran kerikil yang  menutupi hampir separuh badan jalan jalur jalan Danga<u> </u>&#8211; Marapokot yang posisinya sedikit menanjak atau turunan halus.</p>
<p dir="ltr">Terhadap kondisi jalan raya yang penuh material kerikil tersebut, Yohanes (45), salah satu pengguna jalan yang juga merupakan driver ojek di kota Mbay, mengaku prihatin dan meminta agar pihak berwajib segera mengamankan kondisi yang sangat memprihatinkan itu.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, Kondisi tebaran krikil pada pertigaan jalan Aemali &#8211; Danga dan Jalan Danga &#8211; Marapokot berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) jika tak segera dibersihkan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kalau pengendara yang tidak tahu, kemudian langsung belok dengan kecepatan tinggi bisa celaka mereka. Apalagi ini posisi menurut, kalau dari arah bawah bisa aman karena tanjakan&#8221;,  ungkapnya, Rabu, 10 Januari 2024.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/krikil-bertebaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Temu Warga, Kades Marapokot Ingatkan Soal Kontestasi Politik menuju Pemilu 2024</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/warga-desa-marapokot/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/warga-desa-marapokot/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 May 2023 04:16:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kades Marapokot]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Aesesa]]></category>
		<category><![CDATA[Kontestasi Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Marapokot]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Temu Warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=8859</guid>

					<description><![CDATA[Temu Warga, Kades Marapokot Ingatkan Soal Kontestasi Politik menuju Pemilu 2024. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 26 Mei 2023. Pemerintah Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar temu warga, menggagas pembangunan Desa.  Pada temu warga di dusun 3, Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, pada Jumat 27 Mei 2023, Kepala Desa (Kades) Marapokot, Petrus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Temu Warga, Kades Marapokot Ingatkan Soal Kontestasi Politik menuju Pemilu 2024.</b></p>
<p><b><a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 26 Mei 2023</b><span style="font-weight: 400">.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Pemerintah <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/5-rumah-dan-3-unit-penggilingan-padi-di-desa-marapokot-terendam-air/">Desa Marapokot</a>, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar temu warga, menggagas pembangunan Desa. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Pada temu warga di dusun 3, Desa Marapokot, Kecamatan <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Aesesa,_Nagekeo" target="_blank" rel="noopener">Aesesa</a>, pada Jumat 27 Mei 2023, Kepala Desa (Kades) Marapokot, Petrus Canisius Reta  menyampaikan segenap program dan target pencapaian pembangunan desa Marapokot di tahun 2023. Selain itu, Ia mengingatkan warganya agar cerdas menghadapi kontestasi politik menuju Pemilihan Umum (<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/kpud-nagekeo-menuju-pemilu-2024-jumlah-pemilih-meningkat/">Pemilu</a>) 2024.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kades Marapokot mengimbau agar warga desa Marapokot untuk menimbang secara matang dalam memberikan dukungan kepada calon legislatif maupun Kepala daerah yang hendak meminta sumbangsih politik menuju hajatan demokrasi pemilihan umum 2024.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kades juga meminta agar warga desa Marapokot, menentukan pilihan politiknya berdasarkan hati nurani kepada mereka yang memiliki keberpihakan yang jelas untuk menguraikan segenap persoalan yang tengah dihadapi masyarakat desa Marapokot. </span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/warga-desa-marapokot/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Plan Indonesia Rencanakan Desa Marapokot dan Nangadhero Jadi Model Desa Tangguh Bencana</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/tak-berkategori/plan-indonesia-rencanakan-desa-marapokot-dan-nangadhero-jadi-model-desa-tangguh-bencana/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/tak-berkategori/plan-indonesia-rencanakan-desa-marapokot-dan-nangadhero-jadi-model-desa-tangguh-bencana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2021 04:11:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Hedaline]]></category>
		<category><![CDATA[Marapokot]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Nangadhero]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Plan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tangguh Bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=1440</guid>

					<description><![CDATA[Nagekeo, Faktahukumntt.com &#8211; Desa  Marapokot dan Nangadhero telah dikukuhkan oleh  Yayasan Plan Indonesia, Nagekeo, menjadi desa tangguh bencana dan rencananya akan dijadikan desa model oleh Plan Indonesia. Desa Marapokot dan Nangadhero merupakan bagaian dari 14 desa dari 4 kecamatan di Nagekeo, yang ditetapkan Plan Indonesia menjadi desa Tangguh Bencana. Hal tersebut  dikemukan oleh Juarsa, Koordinator [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nagekeo,<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/kapolres-nagekeo-kunjungi-rumah-duka-korban-penikaman-ini-tujuannya/"> Faktahukumntt.com</a></strong> &#8211; Desa  Marapokot dan Nangadhero telah dikukuhkan oleh  Yayasan Plan Indonesia, Nagekeo, menjadi desa tangguh bencana dan rencananya akan dijadikan desa model oleh Plan Indonesia.</p>
<p>Desa Marapokot dan Nangadhero merupakan bagaian dari 14 desa dari 4 kecamatan di Nagekeo, yang ditetapkan Plan Indonesia menjadi desa Tangguh Bencana.</p>
<p>Hal tersebut  dikemukan oleh Juarsa, Koordinator Penanggulangan Resiko Bencana (PRB), Yayasan Plan Indonesia, Nagekeo, kepada awak media, usai menggelar rapat Koordinasi antara Stakeholder, Membangun Kesadaran, Kewaspadaan, dan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana, Menuju Kabupaten Nagekeo yang Tangguh Bencana, di Aula Hotel Pepita Danga, Jumat  (11/06/2021) sore.</p>
<p>&#8220;Dikabupaten Nagekeo, Efektif penanggulangan bencana oleh Plan Indonesia sejak 2017, terdapat pada 14 desa dan 4 kacamatan level pratama. 2 desa yang telah dikukuhkan menjadi desa Tangguh Bencana Level Pratama dan direncanakan jadi Model, dan ditingkatkan levelnya. Desa Marapokot dan Nangadhero. Kita akan reviu lagi, kalau perlu kita naikan levelnya, ke level madya apalagi mandiri. Karena Nangadhero dan Marapokot itu yang punya ancaman hampir lengkap sebenarnya. Setiap tahun itu selalu saja ada ancaman, banjir, angin, banjir rob dan sebagainya. Harapan kita, kalau mereka mampu kita akan tetapkan jadi Model&#8221; jelas juarsa yang dikutip Faktahukumntt.com.</p>
<p>Lanjutnya, Ada 4 subsektor Manejemen Bencana yang dicanangkan Plan Indonesia, salah satunya adalah Sekolah Aman Bencana.</p>
<p>Juarsa menerangkan agar terwujudnya sekolah aman bencana setidaknya ada 3 pilar utama yakni, pilar pertama adalah Fasilitas, Pilar kedua adalah Manajemen resiko bencana dan pilar ketiga adalah pendidikan resiko bencana.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/tak-berkategori/plan-indonesia-rencanakan-desa-marapokot-dan-nangadhero-jadi-model-desa-tangguh-bencana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
