Menurut Melki, keberhasilan UMKM dan IKM tidak cukup hanya dengan semangat kewirausahaan, tetapi membutuhkan intervensi kebijakan yang konkret dan berkelanjutan.

“Produksi harus terjaga, kualitas konsisten, dan pasokannya berkelanjutan. Tanpa itu, produk lokal sulit bertahan di pasar yang kompetitif,” ujarnya.

Pendampingan yang diberikan pemerintah mencakup seluruh rantai nilai, mulai dari hulu hingga hilir: produksi, pengolahan, sertifikasi, hingga pemasaran.

Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong UMKM dan IKM bertransformasi dari usaha subsisten menjadi entitas ekonomi yang berorientasi pasar.

Standarisasi dan Kepercayaan Konsumen
Salah satu penekanan utama dalam pengelolaan NTT Mart adalah standarisasi produk.

Seluruh produk pangan olahan diwajibkan memiliki sertifikasi dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta melalui verifikasi Dinas Kesehatan dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.

Langkah ini dinilai krusial untuk membangun kepercayaan konsumen, terutama ketika produk lokal mulai dipasarkan di luar daerah.

“Produk UMKM harus aman, sehat, dan berkualitas. Kepercayaan konsumen adalah modal utama untuk ekspansi pasar,” tegas Melki.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.