NTT Mart, Strategi Transformasi IKM dan UMKM NTT Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Lokal
FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 28 Januari 2026.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menempatkan penguatan industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai fondasi utama transformasi ekonomi daerah.
Melalui kehadiran NTT Mart, pemerintah berupaya mengangkat posisi tawar produk lokal agar tidak lagi terpinggirkan di pasar sendiri, sekaligus membuka jalan menuju pasar regional dan nasional.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan, NTT Mart bukan sekadar etalase produk, melainkan instrumen kebijakan untuk menjawab persoalan klasik UMKM dan IKM: keterbatasan akses pasar, standar kualitas, serta keberlanjutan produksi.
“Selama ini banyak produk lokal berkualitas, tetapi tidak memiliki ruang pemasaran yang layak. NTT Mart kami hadirkan untuk menjawab ketimpangan itu, sekaligus memastikan pelaku UMKM dan IKM bisa naik kelas,” kata Melki saat peluncuran NTT Mart di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Senin 26 Januari 2026.
Dari Etalase Produk ke Instrumen Kebijakan Ekonomi
NTT Mart dirancang sebagai simpul penghubung antara produksi lokal dan kebutuhan pasar.
Pemerintah Provinsi NTT mendorong peningkatan kualitas produk melalui pembenahan kemasan, konsistensi volume, serta kepatuhan terhadap standar keamanan pangan dan legalitas usaha.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
