<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinas Peternakan &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/dinas-peternakan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Apr 2025 14:01:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Dinas Peternakan &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pergub Larang Pengiriman Hewan Betina Non Produktif, Sanksi Penyelundupan Denda Hingga Penjara</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/pengiriman-hewan-betina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2025 02:36:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Hukum Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Karantina]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo terkini]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelundupan hewan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=17344</guid>

					<description><![CDATA[Pergub Larang Pengiriman Hewan Betina Non Produktif, Sanksi Penyelundupan Denda Hingga Penjara. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 3 April 2025. Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 52 Tahun 2023 jelas melarang pengiriman hewan betina produktif maupun non produktif. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Bab XIII mengatur tentang ketentuan pidana berupa kurang penjara dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b> Pergub Larang Pengiriman Hewan Betina Non Produktif, Sanksi Penyelundupan Denda Hingga Penjara.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211;</b> <b>3 April 2025</b>.</p>
<p dir="ltr"><b>Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 52 Tahun 2023 jelas melarang pengiriman <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/sat-pol-pp/">hewan</a> betina produktif maupun non produktif. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Bab XIII mengatur tentang ketentuan pidana berupa kurang penjara dan denda miliaran rupiah jika terjadi Penyelundupan.</b></p>
<p dir="ltr">Kadis Peternakan <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/pol-pp-kabupaten-nagekeo/">Kabupaten Nagekeo</a>, Kelementina Dawo menegaskan bahwa Pergub nomor 52 Tahun 2023 tentang Pengendalian Terhadap Pemasukan, Pengeluaran dan Peredaran Ternak  Produk Hewan dan Ikutannya di NTT melarang dan tidak mengatur pengiriman ternak hewan betina sekalipun hewan tersebut non produktif.</p>
<p dir="ltr">Dalam Pergub 52 Tahun 2023 pasal 10 menjelaskan bahwa <i>pertama</i>, ternak besar potong boleh dikirim keluar daerah adalah ternak besar jantan siap potong. <i>Kedua</i>, Ternak besar potong jantan bibit tidak diperbolehkan untuk dikirim keluar daerah. <i>Ketiga</i>, Ternak besar potong betina bibit maupun bukan bibit tidak diperbolehkan untuk dikirim ke luar daerah kecuali ternak kuda betina tidak produktif akibat umur maupun gangguan reproduksi.</p>
<p dir="ltr">Pergub 52 Tahun 2023 pasal 11 mengatur, ternak besar potong jantan yang dimaksud harus memenuhi standar berat minimal, sapi bali 275 kilogram, sapi sumba ongole/sapi rote 325 kilogram, kerbau 375 kilogram dan kuda 150 kg.</p>
<p dir="ltr">Selain itu pasal 12 Pergub tesebut membatasi kuato pengiriman ternak, harus sesuai dengan jumlah yang telah diusulkan pemerintah daerah setiap tahunnya. Tahun 2025 Kabupaten Nagekeo mendapatkan alokasi sebanyak 2500 ternak.</p>
<p dir="ltr">Kadis Peternakan Kabupaten Nagekeo menjelaskan bahwa dalam urusan lalulintas hewan tugas Dinas Peternakan hanya pada urusan teknis seperti pemeriksaan kelayakan berdasarkan ukuran, pemeriksaan kesehatan hewan dan menerbitkan surat keterangan kesehatan hewan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Rekanan membayar 15.000 perekor untuk SKKH untuk Pemda, selain itu mereka harus berkoordinasi ke Dinas Perijinan propinsi untuk mendapatkan Surat ijin pengeluaran, mereka perlu bayar 50.000 perekor. Sebelum diantar pulaukan mereka harus memilki dokumen karantina, minimal 7 hari dikarantina, tetapi sekarang ada PMK (Penyakit Mulut dan Kuku, red) harus 14 hari&#8221;, jelas Kadis Peternakan.</p>
<p dir="ltr">Ia menjelaskan bahwa untuk pengawasan lalu lintas hewan sesungguhnya ada tim terpadu termasuk aparat keamanan TNI dan Polri yang dibentuk berdasarkan surat Keputusan Bupati dan diatur dalam Peraturan Bupati.</p>
<p dir="ltr">Dalam kenyataannya, karena keterbatasan anggaran tim terpadu tidak berjalan efektif kecuali Sat Pol PP karena kewenangannya dalam menegakan Perda.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita ada tim terpadu dengan catatan agar dapat membantu daerah, untuk mengawasi agar keseimbangan populasi tetap terjaga, peternak melakukan sesuai dengan aturan yang dipersyaratkankan&#8221;, jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Kadis peternak berharap adanya Sinergitas semua pihak untuk menjaga dan mengawasi lalu lintas hewan dan menjaga perilaku nakal oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan mengirimkan ternak tidak sesuai dengan ketentuan regulasi.</p>
<p dir="ltr">Ia mengutarakan bahwa jika tidak ada pengawasan yang baik perilaku tersebut akan sangat berpengaruh terhadap keseimbangan ekosistem ternak di kabupaten Nagekeo yang berdampak pada kepunahan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Coba dibayangkan saja kalau setiap minggu keluar hewan betina kita, anak cucu kita besok-besok tidak tahu sapi model apa, kerbau model apa karena hewan kita sudah habis. Kita menjaga itu juga, kuato kita 2500, kita ijinkan untuk pengiriman ternak intinya memenuhi syarat&#8221;, tutur Kadis Peternakan, Kelementina Dawo.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bahaya Anjing Rabies, Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo Keluarkan Pengumuman Resmi</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/kesehatan/anjing-rabies-nagekeo/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/kesehatan/anjing-rabies-nagekeo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jun 2023 04:36:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=9200</guid>

					<description><![CDATA[Bahaya Anjing Rabies, Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo Keluarkan Pengumuman Resmi. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211;  11 Juni 2023. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo, Klementina Dawo kembali menghimbau kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Nagekeo akan bahayanya Gigitan anjing Rabies. Himbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo melalui surat Nomor : 524.3/DISNAK-NGK/329/05/2023. Bahwa menyikapi semakin tingginya kasus gigitan anjing [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bahaya Anjing Rabies, Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo Keluarkan Pengumuman Resmi.</strong></p>
<p><strong><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM,</a> NAGEKEO &#8211;  11 Juni 2023.</strong></p>
<p>Kepala Dinas Peternakan Kabupaten <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/bupati-nagekeoisi-otak/">Nagekeo</a>, Klementina Dawo kembali menghimbau kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Nagekeo akan bahayanya Gigitan anjing <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/kesehatan/waspada-rabies-kadis-peternakan-nagekeo-berobat-ke-puskesmas/">Rabies</a>.</p>
<p>Himbauan tersebut disampaikan <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/sekda-nagekeo-pimpin-rapat-koordinasi-jelang-hut-77-ri-warga-diminta-kibarkan-bendera-merah-putih/">Kepala Dinas</a> Peternakan Kabupaten Nagekeo melalui surat Nomor : 524.3/DISNAK-NGK/329/05/2023.</p>
<p>Bahwa menyikapi semakin tingginya kasus gigitan anjing di seluruh daratan Flores dan Lembata serta meningkatnya kasus kematian Manusia yang positif rabies di Kabupaten Sikka, Ende dan Manggarai Timur, maka diminta kepada seluruh Masyarakat untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut:</p>
<p>1. Semua anjing yang dipelihara harus di vaksinasi oleh petugas Vaksinator Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo;</p>
<p>2. Wajib Mengikat, Merantai atau mengandangkan anjing yang dipelihara untuk mencegah terjadinya kasus gigitan dan penularan rabies;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/kesehatan/anjing-rabies-nagekeo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada Rabies, Kadis Peternakan Nagekeo: &#8220;Berobat ke Puskesmas&#8221;</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/kesehatan/waspada-rabies-kadis-peternakan-nagekeo-berobat-ke-puskesmas/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/kesehatan/waspada-rabies-kadis-peternakan-nagekeo-berobat-ke-puskesmas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2021 04:33:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Rabies]]></category>
		<category><![CDATA[Propinsi NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=2045</guid>

					<description><![CDATA[Nagekeo, Faktahukumntt.com &#8211; Waspada serangan penyakit Rabies di kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dinas Peternakan kabupaten Nagekeo menyampaikan beberapa kiat. Kiat-kiat pencegahan dan penanganan penyakit Rabies tersebut, disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) Peternakan kabupaten Nagekeo, Klementina Dawo.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Nagekeo, <a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">Faktahukumntt.com</a></strong> &#8211; Waspada serangan penyakit Rabies di <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/ppkm-tuai-protes-dari-pemilik-usaha-ini-kata-kasat-pol-pp-nagekeo/">kabupaten Nagekeo</a>, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dinas Peternakan kabupaten Nagekeo menyampaikan beberapa kiat.</p>
<p dir="ltr">Kiat-kiat pencegahan dan penanganan penyakit Rabies tersebut, disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) Peternakan kabupaten Nagekeo, Klementina Dawo.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/kesehatan/waspada-rabies-kadis-peternakan-nagekeo-berobat-ke-puskesmas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
