<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bencana &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/bencana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Feb 2026 06:21:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Bencana &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Blokir Nomor Wartawan, Arjuna: Remi Jago Tidak Layak Pimpin BPBD Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/ketua-arjuna-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2026 05:49:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Arjuna]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Blokir Nomor Wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22556</guid>

					<description><![CDATA[Blokir Nomor Wartawan, Arjuna: Remi Jago Tidak Layak Pimpin BPBD Nagekeo FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 1 Februari 2026. Sikap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo, Remigius Jago, yang memblokir nomor wartawan usai  diberitakan bungkam terhadap bencana angin kencang di Desa Ladolima Timur, Kecamatan Keotengah, mendapatkan tanggapan dari Ketua Aliansi Jurnalis Nagekeo (Arjuna), Yohanes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Blokir Nomor Wartawan, Arjuna: Remi Jago Tidak Layak Pimpin BPBD Nagekeo</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 1 Februari 2026.</b><br />
<b><i>Sikap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/bpbd-nagekeo-bangun-jalan-dan-jembatan-alternatif-di-poma-keke-gunakan-tenaga-kerja-lokal/">BPBD</a>) <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/tanah-longsor-keotengah/">Kabupaten Nagekeo</a>, Remigius Jago, yang memblokir nomor wartawan usai  diberitakan bungkam terhadap bencana angin kencang di Desa Ladolima Timur, Kecamatan Keotengah, mendapatkan tanggapan dari Ketua Aliansi Jurnalis Nagekeo (Arjuna), Yohanes D.B Moni alias Doni Moni.</i></b></p>
<p dir="ltr">Menurut Ketua Arjuna, tindakan tersebut mencerminkan lemahnya komunikasi publik, juga berpotensi melanggar prinsip keterbukaan informasi, etika pejabat publik, hingga mengarah pada praktik maladministrasi.</p>
<p dir="ltr">Wartawan TVRI wilayah tugas Kabupaten Nagekeo tersebut berpendapat bahwa dalam konteks hukum pers, tindakan Kepala BPBD  justru memperlihatkan ketidakpahaman terhadap mekanisme kerja jurnalistik.</p>
<p dir="ltr">Ia menjelaskan bahwa Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menegaskan bahwa pers memiliki fungsi kontrol sosial dan berhak mencari, memperoleh, serta menyebarluaskan informasi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jika terdapat keberatan atas suatu pemberitaan, UU Pers secara tegas menyediakan mekanisme hak jawab dan hak koreksi, bukan pemblokiran atau intimidasi terhadap wartawan&#8221;, urai Doni Moni.</p>
<p dir="ltr">Melayani hak jawab adalah kewajiban pers,  diatur dalam UU Pers pasal 5 ayat 2.  yang perlu diingat adalah Pasal 18 UU Pers secara tegas mengancam pidana bagi pihak yang dengan sengaja menghambat kerja jurnalistik.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Fakta bahwa wartawan telah berulang kali melakukan upaya konfirmasi kepada Kepala BPBD sebelum berita diterbitkan, ini menunjukkan kepatuhan terhadap etika pers. Kepala BPBD tidak menjawab konfirmasi, kemudian protes setelah berita ditayangkan, memberikan pernyataan yang bernada intimidatif hingga memblokir nomor wartawan ini bagian dari upaya menghambat kerja jurnalistik&#8221;, tegas Doni Moni.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>11 Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang di Ladolima Timur, BPBD Nagekeo Dinilai Abai dan Bungkam</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/bpbd-nagekeo-bungkam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 11:21:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Angin kencang]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22541</guid>

					<description><![CDATA[11 Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang di Ladolima Timur, BPBD Nagekeo Dinilai Abai dan Bungkam FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 30 Januari 2026. Bencana angin menerjang Desa Ladolima Timur, Kecamatan Keotengah, Kabupaten Nagekeo, pada Jumat pagi, 23 Januari 2025 lalu. Sedikitnya 11 rumah warga dilaporkan rusak, disusul kerusakan fasilitas umum dan tanaman produktif warga. Ironisnya,  pascabencana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>11 Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang di Ladolima Timur, BPBD Nagekeo Dinilai Abai dan Bungkam</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 30 Januari 2026.</b><br />
<i><b>Bencana angin menerjang Desa Ladolima Timur, Kecamatan Keotengah, K<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/spm-pendidikan-ntt/">abupaten Nagekeo</a>, pada Jumat pagi, 23 Januari 2025 lalu. </b></i></p>
<p dir="ltr">Sedikitnya 11 rumah warga dilaporkan rusak, disusul kerusakan fasilitas umum dan tanaman produktif warga.</p>
<p dir="ltr">Ironisnya,  pascabencana respons resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo justru nihil.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan data Pemerintah Desa Ladolima Timur, kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap rumah warga akibat terjangan angin yang datang secara tiba-tiba.</p>
<p dir="ltr">Fasilitas umum yang ikut terdampak antara lain SDK Mabhaulu, Gereja, serta Aula Paroki Santo Mikael Mundemi, bangunan yang selama ini menjadi pusat aktivitas pendidikan, agama dan sosial masyarakat.</p>
<p dir="ltr">Penjabat Kepala Desa Ladolima Timur, Marino Sera Jawa, membenarkan kondisi tersebut.</p>
<p dir="ltr">“Rumah warga yang rusak ada 11 unit, rata-rata kerusakannya pada seng. SDK Mabhaulu, gereja, dan aula paroki juga mengalami kerusakan yang sama akibat angin kencang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis, 29 Juni 2026.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tokoh Masyarakat Desa Kotodirumali Apresiasi Respon Cepat Pemda Nagekeo Atasi Longsor di Jalur Jalan Maunori &#8211; Nangaroro</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/desa-kotodirumali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2025 07:18:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kotodirumali]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Hukum Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Keotengah]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=17971</guid>

					<description><![CDATA[Tokoh Masyarakat Desa Kotodirumali Apresiasi Respon Cepat Pemda Nagekeo Atasi Longsor di Jalur Jalan Maunori &#8211; Nangaroro. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 19 April 2025. Respon cepat Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo menangani kejadian bencana tanan longsor di jalur jalan Maunori &#8211; Nangaroro,  menuai apresiasi warga Desa Kotodirumali, Kecamatan Keotengah, Kabupaten Nagekeo. Material longsor di Desa Kotodirumali menutupi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Tokoh Masyarakat Desa Kotodirumali Apresiasi Respon Cepat Pemda Nagekeo Atasi Longsor di Jalur Jalan Maunori &#8211; Nangaroro.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 19 April 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b>Respon cepat Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo menangani kejadian bencana tanan longsor di jalur jalan Maunori &#8211; Nangaroro,  menuai apresiasi warga Desa Kotodirumali, Kecamatan Keotengah, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/pol-pp-kabupaten-nagekeo/">Kabupaten Nagekeo</a>.</b></p>
<p dir="ltr">Material longsor di<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/tanah-longsor-keotengah/"> Desa Kotodirumali</a> menutupi badan Jalan di jalur utama Maunori &#8211; Nangaroro menyebabkan arus transportasi bagi masyarakat sempat terhambat.</p>
<p dir="ltr">Hal tersebut tentu saja mengganggu aktivitas warga sekitar teristimewa umat Kristiani yang tengah menjalani ibadah Pekan Suci Perayaan Paskah tahun 2025.</p>
<p dir="ltr">Berkat kesigapan Pemerintah Daerah dalam menangani kejadian tanah longsor tersebut kini akses transportasi dan lalulintas masyarakat sudah kembali normal.</p>
<p dir="ltr">Dengan bantuan pihak ketiga Pemerintah Daerah telah menurunkan alat berat untuk membuka akses transportasi bagi masyarakat dan membersihkan material longsor.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPBD Dan PUPR Segera Bantu Penanganan Longsor Di Pautola, Ini Kendalanya</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/penanganan-longsor/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/penanganan-longsor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 May 2024 07:08:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pautola]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=11796</guid>

					<description><![CDATA[BPBD Dan PUPR Segera Bantu Penanganan Longsor Di Pautola, Ini Kendalanya. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 3 MEI 2024. Koordinasi lintas sektor untuk penanganan longsor di Pautola, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, telah dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  dan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo. Ansel Mere, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Nagekeo mengaku [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>BPBD Dan PUPR Segera Bantu Penanganan Longsor Di Pautola, Ini Kendalanya. </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 3 MEI 2024.</b><br />
Koordinasi lintas sektor untuk penanganan longsor di Pautola, Kecamatan<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/kesehatan/covid-19-nagekeo-tambah-1-meninggal-dunia-asal-keo-tengah/"> Keo Tengah</a>, Kabupaten Nagekeo, telah dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/kadis-pupr-nagekeo/">PUPR</a>)  dan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/bpbd-nagekeo-bangun-jalan-dan-jembatan-alternatif-di-poma-keke-gunakan-tenaga-kerja-lokal/">BPBD</a>) Kabupaten Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Ansel Mere, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Nagekeo mengaku telah menerima laporan dan informasi terkait kejadian bencana tanah longsor di Pautola via Pesan <i>WhatsApp</i> dari Warga.</p>
<p dir="ltr">Meski belum menerima laporan resmi dari Pemerintah Desa (Pemdes) Pautola pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BPBD kabupaten untuk segera membantu penanganan Bencana longsor di Pautola.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Ia, Kemarin saya dapat informasi lewat WA. Kendala kita adalah BBM (Bahan Bakar Minyak untuk Alat <u>Berat, </u><i>red</i>) tidak ada. Kami sudah koordinasi dengan  BPBD untuk bantu siapkan BBM tetapi mereka belum konfirmasi&#8221;, Jelas Ansel Mereka ketika dihubungi via telepon, Jumat 3 Mei 2024.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/penanganan-longsor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Helikopter BNPB Bantu Penanganan Bencana di NTT</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/tiga-helikopter-bnpb-bantu-penanganan-bencana-di-ntt/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/tiga-helikopter-bnpb-bantu-penanganan-bencana-di-ntt/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2021 14:16:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Helikopter BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=742</guid>

					<description><![CDATA[Nagekeo.Faktahukumntt.com &#8211; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. (H. C.) Doni Monardo menyatakan akan mengerahkan 3 buah Helikopter BNPB untuk membantu penanganan bencana di propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Informasi yang dihimpun media ini di laman resmi BNPB Republik Indonesia, yang disampaikan oleh Dr. Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nagekeo.Faktahukumntt.com</strong> &#8211; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (<a href="https://bnpb.go.id/berita/upaya-penanganan-banjir-bandang-ntt-bnpb-kerahkan-helikopter-" target="_blank" rel="noopener">BNPB</a>), Letjen TNI Dr. (H. C.) Doni Monardo menyatakan akan mengerahkan 3 buah Helikopter BNPB untuk membantu penanganan bencana di propinsi Nusa Tenggara Timur (<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/waspada-ada-dua-bibit-siklon-berpotensi-cuaca-ekstrim-di-ntt/">NTT</a>).</p>
<p>Informasi yang dihimpun media ini di laman resmi BNPB Republik Indonesia, yang disampaikan oleh Dr. Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, pada senin (05/04/2021) menerangkan bahwa Kepala BNPB Letjen TNI Dr. (H. C.) Doni Monardo tiba Larantuka, Flores Timur.</p>
<p>Kendala cuaca menyebabkan perjalanan dari Maumere menuju Larantuka di tempuh menggunakan jalur darat. Selain itu, gelombang tinggi juga menunda perjalanan dari Larantuka menuju Adonara.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, Doni Monardo dijadwalkan besok, Selasa (6/4), akan meninjau lokasi banjir bandang dan tanah longsor di Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT)&#8221; terang Raditya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/tiga-helikopter-bnpb-bantu-penanganan-bencana-di-ntt/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
