PORSENI dan Gebyar PAUD 2025, Ajang Tingkatkan Profesionalisme Guru PAUD Nagekeo.

FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 25 April 2025.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo menggelar Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Guru serta Gebyar PAUD 2025, sebagai panggung spektakuler untuk merayakan profesionalisme guru dan menggugah potensi emas anak-anak Nagekeo.

Kegiatan ini mengangkat tema “Melalui PORSENI dan Gebyar PAUD Kita Wujudkan Guru Profesional untuk Menghasilkan Anak Sehat, Cerdas, dan Berbakat”, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen daerah terhadap pendidikan usia dini yang berkarakter dan bermutu tinggi.

Acara luar biasa ini dilaksanakan selama dua hari, 24–25 April 2025, di Lapangan Berdikari Danga, ibu kota Kabupaten Nagekeo. Lebih dari 700 peserta yang terdiri dari 210 guru PAUD dan 700 anak usia dini dari tujuh kecamatan tumpah ruah dalam ajang penuh kreativitas ini.

Dibuka dengan semangat tinggi dan keceriaan khas anak-anak, Gebyar PAUD dan PORSENI Guru tak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum rekonsolidasi semangat pengabdian guru PAUD dalam menghadapi tantangan pendidikan modern.

Ramudan Abubakar, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nagekeo, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru PAUD, sekaligus sebagai panggung silaturahmi dan evaluasi pelaksanaan Kurikulum Merdeka.

“Ada misi besar di balik kegiatan ini, meningkatkan mutu pendidikan sekaligus melestarikan kekayaan budaya dan kreativitas khas Nagekeo,” tegas Ramun, penuh semangat.

Lima cabang lomba unggulan mewarnai acara ini, yaitu, Paduan Suara, Tari Kreasi,  Fragmen, Bermain Sambil Bernyanyi dan Senam Kreasi.

Kegiatan ini juga bertujuan mendorong metode pembelajaran berbasis lokal. Dengan menggunakan bahan-bahan dari lingkungan sekitar, guru-guru PAUD dilatih untuk menyusun media belajar kreatif yang menyenangkan dan menggugah rasa ingin tahu anak.

Frederikus, salah satu penggerak kegiatan, menambahkan bahwa ajang PORSENI menjadi batu loncatan untuk mendorong guru-guru PAUD agar terus berinovasi dan berkompetisi secara sehat, demi mencetak generasi unggul dan tangguh di masa depan.

“Ini bukan sekadar lomba. Ini adalah investasi karakter dan masa depan Nagekeo,” ungkapnya penuh keyakinan.

Untuk menjaga integritas, panitia mendatangkan juri profesional dari luar kabupaten, yang diminta menilai dengan objektivitas tinggi dan penuh transparansi.

Ramun juga menekankan bahwa pendidikan anak usia dini bukan sekadar mengisi otak anak dengan informasi, tapi proses menumbuhkan, memupuk, dan mengembangkan potensi anak dengan kasih dan kreativitas.

Kegiatan PORSENI didanai dari APBD Kabupaten Nagekeo Tahun 2025, diharapkan menjadi mercusuar pendidikan PAUD yang mampu menciptakan guru-guru luar biasa dan anak-anak luar biasa—sehat, cerdas, dan berbakat.

Dengan semangat PORSENI dan Gebyar PAUD, Nagekeo sedang menulis kisah emas tentang pendidikan, budaya, dan masa depan generasi penerus bangsa. (***)

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.