Bagi anak-anak SEKAMI, keterlibatan dalam perayaan ini menjadi kesempatan berharga untuk tidak hanya mendengar kisah iman, tetapi juga merasakannya secara nyata. Mereka diajak masuk dalam perjalanan spiritual yang melibatkan langkah kaki, doa, nyanyian, panas matahari, dan pengorbanan kecil.
Gereja menyadari bahwa perjalanan iman tidak selalu mudah, bahkan bagi anak-anak. Namun justru melalui pengalaman inilah benih iman ditanamkan sejak dini.

Perayaan Hari Penampakan Tuhan dan Hari Anak Misioner Sedunia di Stasi Marapokot menjadi pengingat bahwa iman yang hidup sering kali lahir dari kesederhanaan.
Dari gerobak traktor yang berjalan pelan, dari suara anak-anak yang bernyanyi dengan penuh sukacita, dan dari pintu-pintu rumah umat yang dibuka dengan senyum. Di sanalah Gereja hadir, berjalan bersama anak-anak, menumbuhkan iman, dan menyalakan harapan bagi masa depan. (TENDA)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
