Kepada para pemain, Bupati Simplisius menitipkan pesannya agar bermain bukan hanya dengan kaki, tapi juga dengan hati.
Tunjukkan kepiawaian bukan hanya jago menggiring bola, tapi juga jago menjaga sikap. Jangan hanya kejar kemenangan, tapi kejar makna dari setiap pertandingan.
“Karena di lapangan ini, kalian sedang menulis cerita-cerita tentang keberanian, tentang kerja keras, dan tentang mimpi yang tidak pernah padam,” pintanya.
Kepada para penonton, dihimbau untuk menjaga keberlangsungan turnamen ini dengan menjadikan area seputaran lapangan sebagai tempat persaudaraan, bukan perpecahan.
“Sorakan kalian adalah nyawa dari turnamen ini. Dukunglah dengan semangat, bukan dengan emosi,” katanya.
Menutup sambutannya, Bupati mengatakan Pemerintah Daerah menyambut baik inisiatif dan mendukung penuh kegiatan yang mendorong partisipasi aktif anak muda dalam bidang olahraga.
“Terima kasih. Kalian sedang membangun panggung bagi generasi muda untuk bersinar.
Kalian sedang menyalakan api semangat yang akan terus menyala, jauh setelah turnamen ini usai. Kami percaya, dari sini akan lahir atlet-atlet berbakat yang kelak membawa nama Nagekeo ke tingkat yang lebih tinggi, ” pungkas Bupati Simplisius Donatus.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
