Fenomena ini, menurut Sevrin, tidak hanya berdampak pada proses demokrasi, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas kepemimpinan dan pembangunan yang seharusnya berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Gen Z, Harapan Baru Demokrasi Indonesia
Di tengah tantangan tersebut, Sevrin melihat Generasi Z sebagai kekuatan baru yang memiliki peluang besar untuk memutus rantai politik uang dan praktik klientelisme yang telah mengakar selama bertahun-tahun.
Sebagai generasi yang tumbuh di era digital, Gen Z dinilai memiliki akses informasi yang luas, kemampuan berpikir kritis yang lebih baik, serta keberanian untuk menyuarakan pendapat secara terbuka.
Menurutnya, generasi muda tidak boleh hanya menjadi sasaran kampanye politik, tetapi harus tampil sebagai aktor utama dalam mengawal proses demokrasi.
“Politik uang ini sudah menjadi tradisi yang terus berulang dari pemilu ke pemilu. Generasi muda, terutama Gen Z, tidak boleh hanya menjadi objek kampanye politik. Mereka harus menjadi subjek yang aktif mengawasi, mengkritisi, dan menentukan masa depan demokrasi melalui pilihan yang rasional,” ujar Sevrin Waja, Rabu, 10 Juni 2026.
Pernyataan tersebut menjadi benang merah dari keseluruhan karya jurnalistiknya yang menempatkan pendidikan politik dan kesadaran pemilih sebagai kunci utama dalam memperbaiki kualitas demokrasi Indonesia.
Penghargaan yang Menjadi Pemantik Semangat
Bagi Sevrin, penghargaan yang diterimanya bukanlah tujuan akhir dari perjalanan jurnalistik yang ia tekuni selama ini. Sebaliknya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus menghasilkan karya yang berpihak pada kepentingan publik dan mendorong perubahan sosial yang positif.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
