Kongres GMNI Ke-22 di Bandung: GMNI Nagekeo Suarakan Pencabutan Status Flores sebagai Pulau Panas Bumi.
FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 22 Juli 2025
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nagekeo turut ambil bagian dalam Kongres GMNI ke-22 yang digelar di Gedung Merdeka, Jl. Asia-Afrika No. 65, Kota Bandung, Jawa Barat. Kongres ini resmi dibuka pada Selasa, 15 Juli 2025.
Kongres yang mengusung tema “Melawan Penjajahan Gaya Baru” dijadwalkan berlangsung hingga 17 Juli 2025. Namun, karena dinamika internal organisasi yang cukup kompleks, agenda kongres mengalami perpanjangan hingga waktu yang belum ditentukan.
Dalam forum kongres tersebut, DPC GMNI Nagekeo menyampaikan sejumlah catatan penting, termasuk menyoroti persoalan dualisme kepemimpinan nasional di tubuh GMNI.
Di samping isu internal, GMNI Nagekeo juga mengangkat persoalan lokal yang dianggap strategis dan mendesak, terutama terkait dengan penetapan Pulau Flores sebagai Pulau Panas Bumi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Ketua GMNI Nagekeo, Dominikus Seke, dalam pandangan umum cabang menegaskan penolakan terhadap eksplorasi dan pengembangan proyek panas bumi di wilayah Flores, khususnya di Kabupaten Nagekeo.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
