Massa mengaku merupakan keluarga dari oknum polisi berinisial ST, mantan Kabag Ops Polres Nagekeo yang telah didemosi ke Polres Ngada belum lama ini.

ST diduga menjalin hubungan gelap dengan M. M mengaku menjadi istri simpanan ST dan memiliki 2 orang anak. Namun mereka terlibat cecok dan berujung pada tindakan penganiayaan terhadap M oleh ST.

Dugaan tindakan penganiayaan kepada M oleh ST diberitakan Jurnalis Voxntt.com, Patrianus Meo Djawa hingga berujung laporan kepada Div Propam RI.

Dalam tayangan video, rombongan massa nampak berdebat dengan Polisi yang bertubuh gempal, yang diktahui bernama Pak Leo. Ia dengan bijak mengahadapi rombongan massa yang mengaku keluarga ST tersebut.

“Nanti bapak kesana (Polres Ngada), tanya ke Propam Polres Ngada, kasusnya sudah sampai dimana?”, jelas Polisi tersebut.

Tidak puas dengan penjelasan dan saran yang di utarakan oleh polisi, seorang bapak paru baya, kulitnya nampaknya telah keriput dengan bertudungkan topi blankon, baju batik kuning dengan kancing baju hingga ke leher dan mengenakan celana panjang hitam meminta agar polisi memberikan Patrick dan wanita berinisial M Kepada mereka untuk mereka hakimi.

Belakangan diketahui pria tua tersebut bernama Lambertus Medo, setelah menyampaikan klarifikasi tentang dugaan penyerangan jurnalis Voxntt di Kantor Polres Nagekeo yang ditulis oleh AS di media Politisi Nusantara.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.