Ia mengutarakan bahwa rotasi jabatan tersebut merupakan hasil asesmen dan evaluasi berdasarkan penilaian kinerja dan rekam jejak.

Penjabat Bupati Nagekeo mengungkapkan bahwa dirinya merupakan birokrasi murni dan bukan orang politik sehingga Ia berkeinginan untuk menata birokrasi yang baik dan benar berdasarkan prinsip The Right Man on The Right Place atau orang yang tepat ditempat yang tepat.

“Ada tidak orang kita yang benar-benar total untuk bekerja. Ini kalau birokrasi baik daerah kita maju. Saya birokrasi murni maka saya ingin menata birokrasi dengan the right man on the right place. Saya mencoba itu karena saya bukan orang politik dan saya tidak terikat dengan kepentingan politik. Prinsip kami orang birokrasi adalah Kinerja. Kau kinerja baik, kau akan ditempati di tempat yang baik”, ucapnya.

Pj Bupati Nagekeo mengungkapkan bahwa pilihan dirinya kembali ke kabupaten Nagekeo dengan niat untuk membangun daerah dengan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya untuk mendukung Pembangunan Kabupaten Nagekeo.

“Saya punya niat dan kerinduan untuk daerah saya. Saya pulang dari Jakarta dan berjanji dengan diri saya sendiri bahwa dengan relasi yang saya punya, saya tidak mau hanya untuk kepentingan saya. Saya mau itu saya berbagi untuk keluarga. Keluarga saya adalah Nagekeo”, Ucapnya.  (Tenda)

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.