Ketua DPRD Nagekeo Tak Kuasa Menahan Tangis di Hadapan Peti Jenazah Sekda Lukas Mere.

FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO — 12 Juni 2025.

Saat upacara pelepasan jenazah Sekretaris Daerah (Sekda) Nagekeo, Drs. Lukas Mere, duka mendalam tak hanya dirasakan oleh keluarga dan jajaran pemerintahan, tetapi juga oleh Ketua DPRD Nagekeo, Shafar Laga Rema, yang tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan pidato perpisahan terakhir.

Suasana haru menyelimuti Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Nagekeo, Kamis sore, 12 Juni 2025.

Shafar sosok ketua DPRD Nagekeo yang biasanya tampil tenang dan lugas dalam berbagai kesempatan formal, kali ini tampak terdiam sejenak, menundukkan kepala, dengan mata yang berkaca-kaca sebelum akhirnya memulai sambutannya.

Tangisnya pecah saat mengenang sosok almarhum yang selama ini menjadi mitra kerja sekaligus sahabat dalam membangun Nagekeo.

Dalam sambutannya, Shafar menggambarkan Lukas Mere sebagai figur birokrat yang penuh dedikasi, disiplin, dan memiliki wawasan kebangsaan yang luas.

ketua DPRD menyebut almarhum bukan hanya sebagai pejabat struktural, melainkan sebagai panutan hidup dalam tubuh ASN Nagekeo.

“Sebagai mitra, Almarhum sering mewakili Bupati dalam rapat-rapat DPRD dan dikenal sebagai pribadi yang tenang, detail, dan bertanggung jawab,” ujar Shafar.

“Almarhum selalu memiliki pandangan yang khas tentang banyak hal, dan yang sangat identik dari beragam pandangan tersebut adalah, almarhum selalu mendasarinya pada regulasi. Sesuatu yang dalam penilaian saya, hampir tidak dimiliki oleh banyak ASN”, ucapannya lebih lanjut.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.