Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi NTT dari Partai Hanura, Yohanes Paulinus Nuwa Veto, mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi NTT telah menyiapkan anggaran sebesar Rp8,4 miliar untuk pembangunan jembatan permanen Poma Keke pada tahun anggaran 2026.
Menurutnya, dukungan terhadap perbaikan jembatan darurat merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat.
“Pembangunan jembatan permanen sudah disampaikan ke Dinas PUPR Provinsi NTT, namun prosesnya membutuhkan waktu. Sementara kondisi jembatan sudah harus segera ditangani. Karena itu, ketika ada inisiatif masyarakat untuk memperbaiki secara swadaya, saya mendukung dengan membantu penyediaan anggaran agar jembatan bisa digunakan dengan lebih aman,” jelas Nuwa Veto melalui pesan WhatsApp kepada faktahukumntt.com, Rabu 21 Januari 2025.
Dengan selesainya perbaikan jembatan darurat Poma Keke, diharapkan arus transportasi masyarakat kembali berjalan lancar dan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan dapat diminimalkan. (Tenda)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
