<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pendidikan &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/berita/pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Apr 2026 04:39:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Pendidikan &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bersama Yayasan Plan, Lintas Sektor di Boawae Perkuat Komitmen Cegah Kekerasan Anak dan Perempuan</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/perlindungan-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 04:39:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Boawae]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan perempuan dan anak]]></category>
		<category><![CDATA[PIA Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Plan Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22921</guid>

					<description><![CDATA[Bersama Yayasan Plan, Lintas Sektor di Boawae Perkuat Komitmen Cegah Kekerasan Anak dan Perempuan FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211;  21 April 2026. Sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam melindungi perempuan dan anak, Yayasan Plan Indonesia melalui Program Implementation Area (PIA) Nagekeo menggelar Workshop Penguatan Mekanisme Perlindungan Anak di Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, Selasa   21 April 2026. Workshop [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Bersama Yayasan Plan, Lintas Sektor di Boawae Perkuat Komitmen Cegah Kekerasan Anak dan Perempuan</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211;  21 April 2026.</b><br />
<b><i>Sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam melindungi perempuan dan anak, Yayasan <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/joe-taslim-nagekeo/">Plan Indonesia</a> melalui Program Implementation Area (PIA) Nagekeo menggelar Workshop Penguatan Mekanisme Perlindungan Anak di Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, Selasa   21 April 2026.</i></b></p>
<p dir="ltr">Workshop yang melibatkan berbagai unsur masyarakat ini menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat mekanisme perlindungan anak dan perempuan di tingkat Kecamatan Boawae.</p>
<p dir="ltr">Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan dan desa, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, satuan pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, serta kaum muda. Seluruh peserta menyatakan komitmen bersama sebagai simbol keteguhan hati dalam melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan.</p>
<p dir="ltr">Semua pihak menyadari bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk kekerasan berbasis gender, kehamilan remaja, serta pernikahan usia anak, merupakan persoalan serius yang berdampak luas terhadap masa depan generasi dan kualitas kehidupan masyarakat.</p>
<p dir="ltr">Dalam forum tersebut, berbagai pihak juga mengakui masih adanya sejumlah hambatan dan tantangan dalam upaya perlindungan perempuan dan anak. Tantangan tersebut antara lain rendahnya pelaporan kasus, stigma sosial dan budaya yang menghambat korban untuk bersuara, belum optimalnya sistem koordinasi antar lembaga, serta keterbatasan pemahaman dalam penanganan kasus yang sensitif gender.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>20 Fasilitator Desa dan Sekolah Ikuti Mini Lokakarya Pendampingan Remaja di Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/fasilitator-desa-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 04:46:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Lokakarya]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Plan Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22437</guid>

					<description><![CDATA[20 Fasilitator Desa dan Sekolah Ikuti Mini Lokakarya Pendampingan Remaja di Nagekeo FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 24 Januari 2025. Sebanyak 20 fasilitator desa dan sekolah mengikuti Mini Lokakarya Pendampingan Remaja yang berlangsung selama dua hari, 23–24 Januari 2026. Kegiatan ini difasilitasi oleh Yayasan Plan International Indonesia PIA Nagekeo sebagai bagian dari penguatan pendampingan remaja di desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>20 Fasilitator Desa dan Sekolah Ikuti Mini Lokakarya Pendampingan Remaja di Nagekeo</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 24 Januari 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><i><b>Sebanyak 20 fasilitator desa dan sekolah mengikuti Mini Lokakarya Pendampingan Remaja yang berlangsung selama dua hari, 23–24 Januari 2026.</b></i></p>
<p dir="ltr"><i><b> </b></i>Kegiatan ini difasilitasi oleh Yayasan Plan International Indonesia PIA Nagekeo sebagai bagian dari penguatan pendampingan remaja di desa dan satuan pendidikan.</p>
<p dir="ltr">Pada hari pertama, 23 Januari 2026, kegiatan difokuskan pada evaluasi pendampingan remaja yang sedang berjalan. Para fasilitator membahas berbagai tantangan di lapangan, pembelajaran baik, serta rekomendasi lanjutan agar pendampingan remaja dapat berjalan lebih efektif. Evaluasi ini turut dihadiri oleh kepala desa dan kepala sekolah dari wilayah dampingan.</p>
<p dir="ltr">“Mini lokakarya ini penting sebagai ruang refleksi bersama. Dari sini kita bisa melihat apa yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu diperkuat ke depan dalam pendampingan remaja,” ujar Rico Ariesti Jeffry, Coordinator Program Yayasan Plan International Indonesia PIA Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Desa yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Udiworowatu, Kotodirumali, Wolowea, Tengatiba, Wajomara, Marapokot, Rega, Dhawe, dan Lape. Sementara sekolah sasaran meliputi SMPN 2 Satap Aesesa – Nebe, SMPS Woltermonginsidi, dan SMA Baleriwu – Danga.</p>
<p dir="ltr">Program pendampingan remaja menggunakan Modul MAPAN ini merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan dengan dukungan Yayasan Plan International Indonesia PIA Nagekeo, pemerintah desa, serta sekolah-sekolah sasaran.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantuan Presiden Prabowo Sentuh Ruang Kelas dan Toilet Sekolah Warga Transmigrasi Mbay</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/sekolah-presiden-prabowo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 01:43:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Mbay]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Wilayah Transmigrasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22385</guid>

					<description><![CDATA[Bantuan Presiden Prabowo Sentuh Ruang Kelas dan Toilet Sekolah Warga Transmigrasi Mbay FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 20 Januari 2026 Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan lingkungan sekolah di kawasan transmigrasi kembali ditegaskan. Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, secara resmi melaunching pemanfaatan toilet sekolah dan ruang kelas hasil program bantuan Pemerintah Pusat melalui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Bantuan Presiden Prabowo Sentuh Ruang Kelas dan Toilet Sekolah Warga Transmigrasi Mbay </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO – 20 Januari 2026</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan lingkungan sekolah di kawasan transmigrasi kembali ditegaskan. </i></b></p>
<p dir="ltr"><a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/50-mahasiswa-its-mandala/">Wakil Bupati Nagekeo</a>, Gonzalo Gratianus Muga Sada, secara resmi melaunching pemanfaatan toilet sekolah dan ruang kelas hasil program bantuan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia, Selasa, 20 Januari 2026 pagi.</p>
<p dir="ltr">Peresmian dilakukan di tiga lokasi berbeda di Kecamatan Aesesa, yakni SDI Tonggurambang, SDI Maropokot untuk fasilitas toilet sekolah, serta SDN Pomakeke untuk pemanfaatan ruang kelas hasil rehabilitasi.</p>
<p dir="ltr">Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo Shafar, SE, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Severinus Meo, Sekretaris Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja beserta jajaran, para kepala desa setempat, serta kepala sekolah dan tenaga pendidik di masing-masing satuan pendidikan.</p>
<p dir="ltr">Fokus Sanitasi dan Ruang Belajar Layak<br />
Program rehabilitasi sekolah dan pembangunan toilet ini merupakan bagian dari Dana Tugas Pembantuan (TP) Kementerian Transmigrasi RI Tahun Anggaran 2025, yang dilaksanakan oleh Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Nagekeo di Kawasan Transmigrasi Mbay.</p>
<p dir="ltr">Revitalisasi mencakup pemugaran ruang kelas yang mengalami kerusakan serta pembangunan toilet sekolah lengkap dengan Sarana Air Bersih (SAB). Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendasar sekolah, khususnya sanitasi layak yang berperan penting dalam menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerobak Traktor Jadi Sarana Iman Anak-anak SEKAMI Marapokot Mewartakan Sukacita Natal</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/anak-sekami-marapokot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2026 08:39:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Keuskupan Agung Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Kevikepan Mbay]]></category>
		<category><![CDATA[Paroki Aeramo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKAMI]]></category>
		<category><![CDATA[Stasi Marapokot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22266</guid>

					<description><![CDATA[Gerobak Traktor Jadi Sarana Iman Anak-anak SEKAMI Marapokot Mewartakan Sukacita Natal FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 4 Januari 2025. Unik dan menarik, Gerobak Traktor menjadi sarana pewartaan sukacita Natal oleh anak SEKAMI di Stasi Matius Rasul Marapokot, Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo, Minggu 4 Januari 2025. Hari Minggu, 4 Januari 2026, Gereja Katolik sejagat merayakan Hari Raya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Gerobak Traktor Jadi Sarana Iman Anak-anak SEKAMI Marapokot Mewartakan Sukacita Natal</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 4 Januari 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Unik dan menarik, Gerobak Traktor menjadi sarana pewartaan sukacita Natal oleh anak SEKAMI di Stasi Matius Rasul <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/tolak-geotermal/">Marapokot</a>, Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo, Minggu 4 Januari 2025.</i></b></p>
<p dir="ltr">Hari Minggu, 4 Januari 2026, Gereja Katolik sejagat merayakan Hari Raya Penampakan Tuhan (Epifani) yang sekaligus diperingati sebagai Hari Anak Misioner Sedunia.</p>
<p dir="ltr">Di momen penuh makna ini, Gereja Katolik Keuskupan Agung Ende tidak hanya merayakan liturgi, tetapi juga menegaskan komitmen pastoralnya dengan mendeklarasikan misi “Orang Tua Peduli Anak Usia Dini”, sebuah seruan iman yang menempatkan anak sebagai pusat perhatian Gereja dan keluarga.</p>
<p dir="ltr">Di tengah gema perayaan tersebut, ada pemandangan sederhana namun sarat makna yang menyita perhatian umat di Stasi Matius Rasul Marapokot. Rombongan anak-anak Serikat Kepausan Anak Misioner (SEKAMI) dari KUB Ratu Pelindung tampil sebagai pewarta kecil yang membawa pesan besar, sukacita Natal dan iman yang hidup.</p>
<p dir="ltr">Seperti tradisi yang terus dijaga dari tahun ke tahun, anak-anak SEKAMI Marapokot merayakan Hari Penampakan Tuhan dengan mengunjungi rumah-rumah umat. Mereka menghidupi kembali kisah tiga Raja dari Timur Orang Majus yang datang dari jauh untuk menyembah Sang Raja Damai yang baru lahir.</p>
<p dir="ltr">Di setiap rumah yang mereka singgahi, anak-anak ini menyanyikan lagu-lagu Natal, berdoa bersama keluarga, lalu menandai pintu rumah dengan tulisan kapur sebagai simbol berkat dan perlindungan Tuhan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Karya Menuju Daya: Perempuan Menegaskan Peran Strategis di Era Modern</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/perempuan-di-era-modern/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2025 12:28:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berdaya]]></category>
		<category><![CDATA[Era Modern]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Menuju Daya]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22191</guid>

					<description><![CDATA[Dari Karya Menuju Daya: Perempuan Menegaskan Peran Strategis di Era Modern FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 28 Desember 2025. Perubahan zaman tak hanya menggeser teknologi dan pola hidup, tetapi juga cara masyarakat memandang perempuan. Jika dahulu perempuan kerap ditempatkan di ruang domestik dan dianggap pelengkap, kini era modern justru membuka ruang yang semakin luas bagi perempuan untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Dari Karya Menuju Daya: Perempuan Menegaskan Peran Strategis di Era Modern</b></p>
<p dir="ltr"><b>FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 28 Desember 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Perubahan zaman tak hanya menggeser teknologi dan pola hidup, tetapi juga cara masyarakat memandang perempuan. Jika dahulu perempuan kerap ditempatkan di ruang domestik dan dianggap pelengkap, kini era modern justru membuka ruang yang semakin luas bagi perempuan untuk hadir sebagai subjek perubahan. Namun, transformasi ini bukanlah proses instan, melainkan perjalanan panjang dari karya menuju daya.</i></b></p>
<p dir="ltr">Hal tersebut ditegaskan Ketua Pemuda Katolik Cabang Nagekeo, Ermelinda Noh Wea, yang melihat karya perempuan sebagai fondasi utama lahirnya kekuatan sosial, ekonomi, dan kultural di tengah masyarakat modern.</p>
<p dir="ltr">Menurut Ermelinda, karya bagi perempuan bukan sekadar aktivitas produktif, melainkan bentuk aktualisasi diri dan ekspresi keberanian.</p>
<p dir="ltr">Karya hadir dalam banyak rupa tulisan, seni, inovasi teknologi, usaha ekonomi kreatif, kepemimpinan sosial, hingga keterlibatan dalam perumusan kebijakan publik. Melalui karya-karya inilah perempuan menyuarakan pengalaman, gagasan, dan perspektif yang selama ini kerap terpinggirkan.</p>
<p dir="ltr">“Ketika perempuan berkarya, mereka sedang menegaskan keberadaannya. Karya menjadi bentuk perlawanan yang sunyi namun kuat terhadap stereotip lama yang menganggap perempuan kurang rasional, lemah dalam kepemimpinan, atau hanya layak berada di balik layar,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Kemajuan teknologi dan terbukanya akses informasi di era digital, lanjut Ermelinda, menjadi ruang strategis bagi perempuan untuk berkembang tanpa harus selalu berhadapan dengan sekat-sekat struktural yang diskriminatif. Media sosial, platform digital, dan ruang-ruang kreatif daring memungkinkan perempuan mengekspresikan ide, membangun jejaring, serta memperluas pengaruh karyanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Nagekeo dan Institut Nasional Flores Teken Kesepakatan Bersama Tingkatkan Mutu Pendidikan dan SDM Daerah</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/mutu-pendidikan-dan-sdm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 11:51:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Institut Nasional Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus INF]]></category>
		<category><![CDATA[Kesepakatan Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Nagekeo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=21847</guid>

					<description><![CDATA[Pemkab Nagekeo dan Institut Nasional Flores Teken Kesepakatan Bersama Tingkatkan Mutu Pendidikan dan SDM Daerah. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO — 21 Oktober 2025. Pemerintah Kabupaten Nagekeo menjalin kerja sama strategis dengan Institut Nasional Flores (INF) melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Implementasi Program Pemerintah Kabupaten Nagekeo. Kesepakatan tersebut tertuang dalam Nomor: 100.2.2.3/PEM-NGK/08/X/2025 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Pemkab Nagekeo dan Institut Nasional Flores Teken Kesepakatan Bersama Tingkatkan Mutu Pendidikan dan SDM Daerah.</b></p>
<p dir="ltr"><b>FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO — 21 Oktober 2025.</b><br />
<i><b>Pemerintah Kabupaten Nagekeo menjalin kerja sama strategis dengan Institut Nasional Flores (INF) melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Implementasi Program Pemerintah Kabupaten Nagekeo.</b></i></p>
<p dir="ltr">Kesepakatan tersebut tertuang dalam Nomor: 100.2.2.3/PEM-NGK/08/X/2025 dan Nomor: 14.174/INF_Um/X/2025, yang ditandatangani langsung oleh Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, dan Rektor Institut Nasional Flores, Yohanes Freadyanus Kasi, di Ruang Kerja Bupati Nagekeo, Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Selasa 21 Oktober 2025.</p>
<p dir="ltr">Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Pemerintahan Setda Nagekeo, Oskar Yoseph Amekae Sina, serta jajaran civitas akademika INF.</p>
<p dir="ltr">Dalam sambutannya, Bupati Simplisius Donatus menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah.</p>
<p dir="ltr">“Kami ingin perguruan tinggi hadir menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia dan mempercepat kemajuan daerah,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Adapun ruang lingkup kesepakatan ini meliputi pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran, penelitian dan pengembangan, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Nagekeo.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SMA Negeri 1 Wolowae Gelar Expo Pendidikan Pantura Flores</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/expo-pendidikan-wolowae/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 11:05:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tendakinde]]></category>
		<category><![CDATA[Expo Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Negeri Wolowae]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=21844</guid>

					<description><![CDATA[SMA Negeri 1 Wolowae Gelar Expo Pendidikan Pantura Flores. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 22 Oktober 2025. Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masa depan pendidikan di pesisir utara Pulau Flores, Pemerintah Desa Tendakinde bersama SMA Negeri 1 Wolowae menggelar Expo Pendidikan Pantura Flores,  di Desa Tendakinde, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Rabu 22 Oktober 2025. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>SMA Negeri 1 Wolowae Gelar Expo Pendidikan Pantura Flores.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO – 22 Oktober 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masa depan pendidikan di pesisir utara Pulau Flores, Pemerintah Desa Tendakinde bersama SMA Negeri 1 Wolowae menggelar <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/pendidikan-nagekeo/">Expo Pendidikan</a> Pantura Flores,  di Desa Tendakinde, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Rabu 22 Oktober 2025.</i></b></p>
<p dir="ltr">Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang unjuk karya dan bakat pelajar, melainkan juga menjadi momentum kebangkitan pendidikan di wilayah Pantura Flores daerah yang selama ini dikenal jauh dari pusat-pusat pendidikan di kota.</p>
<p dir="ltr">Expo Pendidikan ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bahasa yang telah dilaksanakan selama sebulan penuh oleh SMA Negeri 1 Wolowae, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 Desa Tendakinde.</p>
<p dir="ltr">Suasana penuh semangat tampak ketika para siswa menampilkan parade drum band atraktif yang memukau penonton di lapangan desa.</p>
<p dir="ltr">Parade tersebut dikomandoi oleh Paul Sabu, guru sekaligus master of ceremony kawakan asal Nagekeo, yang dengan penuh semangat membangkitkan motivasi para siswa.</p>
<p dir="ltr">“Kami menyiapkan ini selama dua minggu. Semangat anak-anak di Pantura harus terus dipupuk agar mereka percaya diri, kreatif, dan berprestasi,” ujar Paul Sabu</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyalakan Harapan di Tengah Keterbatasan: Kisah Oskarianus Meta, Penjaga Asa Anak-anak Putus Sekolah di Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/anak-anak-putus-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 01:46:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Aeramo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Oskarianus Meta]]></category>
		<category><![CDATA[PKBM]]></category>
		<category><![CDATA[Putus Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=21825</guid>

					<description><![CDATA[Menyalakan Harapan di Tengah Keterbatasan: Kisah Oskarianus Meta, Penjaga Asa Anak-anak Putus Sekolah di Nagekeo. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 20 Oktober 2025. Secercah cahaya harapan tumbuh dari Desa Aeramo, Kabupaten Nagekeo di tengah gelapnya realitas anak-anak yang kehilangan kesempatan bersekolah. Cahaya itu datang dari sosok sederhana bernama Oskarianus Meta, pria kelahiran Aeramo, 10 Februari 1985, yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Menyalakan Harapan di Tengah Keterbatasan: Kisah Oskarianus Meta, Penjaga Asa Anak-anak Putus Sekolah di Nagekeo.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 20 Oktober 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Secercah cahaya harapan tumbuh dari Desa Aeramo, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/reses-bunda-julie-2/">Kabupaten Nagekeo</a> di tengah gelapnya realitas anak-anak yang kehilangan kesempatan bersekolah. Cahaya itu datang dari sosok sederhana bernama Oskarianus Meta, pria kelahiran Aeramo, 10 Februari 1985, yang menyalakan api perubahan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pelihara.</i></b></p>
<p dir="ltr">Perjalanan hidup Oskarianus sendiri bukan tanpa luka. Ia pernah merasakan getirnya putus sekolah usai menamatkan SMP. Demi bertahan hidup, ia menjadi penjual ikan di kampungnya.</p>
<p dir="ltr">Namun, di balik kerasnya hidup, ada kegelisahan yang terus menyala, pengalaman yang menuntunnya rindu untuk belajar dan rindu untuk tumbuh. Rasa itu akhirnya membawanya kembali ke bangku pendidikan, melanjutkan ke SMA Frateran Ndao Ende, sebuah keputusan bijak yang akhirnya mengubah arah hidupnya.</p>
<p dir="ltr">Setelah menamatkan SMA, Oskarianus melangkah lebih jauh. Ia menempuh pendidikan tinggi di STIBA Cakrawala Nusantara Kupang, mengambil jurusan Sastra Inggris. Sejak semester dua, ia sudah bekerja di Yayasan Purnama Kasih Kupang, lembaga yang bergerak di bidang pendidikan layanan khusus, terutama bagi anak-anak yang putus sekolah.</p>
<p dir="ltr">Pengalaman itulah yang perlahan menanamkan panggilan dalam dirinya bahwa pendidikan bukan sekadar urusan ijazah, tetapi tentang memulihkan martabat manusia.</p>
<p dir="ltr">Usai diwisuda tahun 2010, Oskarianus pulang kampung dan menjadi guru di SMKN 1 Aesesa. Tak berhenti di situ, ia juga menjadi dosen bahasa Inggris di STKIP Nusa Bunga Floresta (NBF). Namun, di sela-sela rutinitasnya, Oskarianus justru menemukan kenyataan yang menyesakkan, begitu banyak anak di Nagekeo yang tidak melanjutkan sekolah karena kemiskinan, keterbatasan akses, dan putus asa terhadap sistem pendidikan formal.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bunda Julie Laiskodat: Tenun Nagekeo Tembus Dunia Internasional di Era Dokter Don</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/reses-bunda-julie-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 15:38:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bunda Julie]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Don]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Reses]]></category>
		<category><![CDATA[Tenun]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=21820</guid>

					<description><![CDATA[Bunda Julie Laiskodat: Tenun Nagekeo Tembus Dunia Internasional di Era Dokter Don. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO  &#8211;  19 Oktober 2025. Anggota DPR-RI Fraksi Nasdem, Julie Sutrisno Laiskodat memberikan pengakuan dihadapan masyarakat tentang Pemerintahan dibawah Kepemimpinan Bupati Johanes Don Bosco Do alias Dokter Don yang cukup andil dalam mengembangkan dan memajukan UMKM di Kabupaten Nagekeo. Ratusan warga Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Bunda Julie Laiskodat: Tenun Nagekeo Tembus Dunia Internasional di Era Dokter Don.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO  &#8211;  19 Oktober 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Anggota DPR-RI Fraksi Nasdem, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/bunda-julie-laiskodat/">Julie Sutrisno Laiskodat</a> memberikan pengakuan dihadapan masyarakat tentang Pemerintahan dibawah Kepemimpinan Bupati Johanes Don Bosco Do alias Dokter Don yang cukup andil dalam mengembangkan dan memajukan UMKM di Kabupaten Nagekeo.</i></b></p>
<p dir="ltr">Ratusan warga Desa Nata Ute, Kecamatan Nangaroro antusias menyambut kunjungan reses Anggota DPR-RI Fraksi NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat, Sabtu 18 Oktober 2025.</p>
<p dir="ltr">Dalam balutan busana khas daerah, perempuan yang akrab disapa Bunda Julie itu berbicara dengan nada penuh empati dan kebanggaan terhadap Kabupaten Nagekeo,  daerah yang disebutnya memiliki potensi luar biasa dalam dunia tenun dan ekonomi kreatif.</p>
<p dir="ltr">Namun, di balik suaranya yang bersemangat, terselip nada haru ketika ia mengenang masa kepemimpinan Johanes Don Bosco Do, Bupati Nagekeo periode sebelumnya.</p>
<p dir="ltr">“Kain Tenun Nagekeo bisa sampai ke galeri pasar internasional itu waktu jaman Dokter Don dan Ketua Dekranasdanya, Ibu Yayik Pawitra Gatih,” ucap Bunda Julie disambut tepuk tangan masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemda Nagekeo Disarankan Jalin Kerjasama Dengan Politeknik Negeri Kupang</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/wakil-bupati-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 00:27:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Vokasi]]></category>
		<category><![CDATA[PNUP]]></category>
		<category><![CDATA[Politeknik Negeri Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=21790</guid>

					<description><![CDATA[Pemda Nagekeo Disarankan Jalin Kerjasama Dengan Politeknik Negeri Kupang FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 17 Oktober 2025. Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D. dalam audiensi bersama Tim Pemerintah Daerah (Pemda) Nagekeo di Kampus PNUP Makassar, menyarankan agar Pemda Nagekeo menjalin kerjasama strategis dengan Politeknik Negeri Kupang (PNK), mengingat wilayah administrasi pendidikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Pemda Nagekeo Disarankan Jalin Kerjasama Dengan Politeknik Negeri Kupang</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO – 17 Oktober 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D. dalam audiensi bersama Tim Pemerintah Daerah (Pemda) <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/holding-ground/">Nagekeo</a> di Kampus PNUP Makassar, menyarankan agar Pemda Nagekeo menjalin kerjasama strategis dengan Politeknik Negeri Kupang (PNK), mengingat wilayah administrasi pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur berada di bawah koordinasi LLDIKTI Wilayah XV.</i></b></p>
<p dir="ltr">“Saya mendukung pendirian PSDKU Nagekeo dan saya sarankan Pemda mengurus kerja sama dengan Politeknik Negeri Kupang karena sama-sama dalam satu wilayah kerja LLDIKTI,” ujar Prof. Rusdi dalam pertemuan yang berlangsung di  Ruang Direktur, Gedung Direktorat PNUP Kampus I, Kota Makassar, Jumat 17 Oktober 2025.</p>
<p dir="ltr">Rombongan Pemda Nagekeo dipimpin langsung oleh <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/perkemahan-pramuka/">Wakil Bupati</a>, Gonzalo Gratianus Muga Sada, didampingi Kabag Kesra Aristarkus Ritu, SH. Dari pihak kampus PNUP turut hadir Wakil Direktur IV Bidang Kerjasama, Dr. Ridhawati, ST., M.T.</p>
<p dir="ltr">Dalam audiensi itu, kedua belah pihak membahas berbagai aspek teknis dan administratif terkait izin operasional pendirian PSDKU, mulai dari kebutuhan sumber daya manusia, sarana prasarana pendidikan, hingga mekanisme pendampingan akademik dari perguruan tinggi induk.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
