<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UMKM &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/umkm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jan 2026 04:56:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>UMKM &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>NTT Mart, Strategi Transformasi IKM dan UMKM NTT Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Lokal</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/ntt-mart-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 04:56:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[IKM]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[NTT Mart]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22521</guid>

					<description><![CDATA[NTT Mart, Strategi Transformasi IKM dan UMKM NTT Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Lokal FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 28 Januari 2026. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menempatkan penguatan industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai fondasi utama transformasi ekonomi daerah. Melalui kehadiran NTT Mart, pemerintah berupaya mengangkat posisi tawar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>NTT Mart, Strategi Transformasi IKM dan UMKM NTT Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Lokal</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 28 Januari 2026.</b><br />
<b><i>Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menempatkan penguatan industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/olaraga/turnamen-lape-cup-ii/">UMKM</a>) sebagai fondasi utama transformasi ekonomi daerah. </i></b></p>
<p dir="ltr">Melalui kehadiran NTT Mart, pemerintah berupaya mengangkat posisi tawar produk lokal agar tidak lagi terpinggirkan di pasar sendiri, sekaligus membuka jalan menuju pasar regional dan nasional.</p>
<p dir="ltr">Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan, NTT Mart bukan sekadar etalase produk, melainkan instrumen kebijakan untuk menjawab persoalan klasik UMKM dan IKM: keterbatasan akses pasar, standar kualitas, serta keberlanjutan produksi.</p>
<p dir="ltr">“Selama ini banyak produk lokal berkualitas, tetapi tidak memiliki ruang pemasaran yang layak. NTT Mart kami hadirkan untuk menjawab ketimpangan itu, sekaligus memastikan pelaku UMKM dan IKM bisa naik kelas,” kata Melki saat peluncuran NTT Mart di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Senin 26 Januari 2026.</p>
<p dir="ltr"><b>Dari Etalase Produk ke Instrumen Kebijakan Ekonomi</b></p>
<p dir="ltr">NTT Mart dirancang sebagai simpul penghubung antara produksi lokal dan kebutuhan pasar.</p>
<p dir="ltr">Pemerintah Provinsi NTT mendorong peningkatan kualitas produk melalui pembenahan kemasan, konsistensi volume, serta kepatuhan terhadap standar keamanan pangan dan legalitas usaha.</p>
<p dir="ltr">
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bunda Julie Laiskodat: Tenun Nagekeo Tembus Dunia Internasional di Era Dokter Don</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/reses-bunda-julie-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 15:38:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bunda Julie]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Don]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Reses]]></category>
		<category><![CDATA[Tenun]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=21820</guid>

					<description><![CDATA[Bunda Julie Laiskodat: Tenun Nagekeo Tembus Dunia Internasional di Era Dokter Don. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO  &#8211;  19 Oktober 2025. Anggota DPR-RI Fraksi Nasdem, Julie Sutrisno Laiskodat memberikan pengakuan dihadapan masyarakat tentang Pemerintahan dibawah Kepemimpinan Bupati Johanes Don Bosco Do alias Dokter Don yang cukup andil dalam mengembangkan dan memajukan UMKM di Kabupaten Nagekeo. Ratusan warga Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Bunda Julie Laiskodat: Tenun Nagekeo Tembus Dunia Internasional di Era Dokter Don.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO  &#8211;  19 Oktober 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Anggota DPR-RI Fraksi Nasdem, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/bunda-julie-laiskodat/">Julie Sutrisno Laiskodat</a> memberikan pengakuan dihadapan masyarakat tentang Pemerintahan dibawah Kepemimpinan Bupati Johanes Don Bosco Do alias Dokter Don yang cukup andil dalam mengembangkan dan memajukan UMKM di Kabupaten Nagekeo.</i></b></p>
<p dir="ltr">Ratusan warga Desa Nata Ute, Kecamatan Nangaroro antusias menyambut kunjungan reses Anggota DPR-RI Fraksi NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat, Sabtu 18 Oktober 2025.</p>
<p dir="ltr">Dalam balutan busana khas daerah, perempuan yang akrab disapa Bunda Julie itu berbicara dengan nada penuh empati dan kebanggaan terhadap Kabupaten Nagekeo,  daerah yang disebutnya memiliki potensi luar biasa dalam dunia tenun dan ekonomi kreatif.</p>
<p dir="ltr">Namun, di balik suaranya yang bersemangat, terselip nada haru ketika ia mengenang masa kepemimpinan Johanes Don Bosco Do, Bupati Nagekeo periode sebelumnya.</p>
<p dir="ltr">“Kain Tenun Nagekeo bisa sampai ke galeri pasar internasional itu waktu jaman Dokter Don dan Ketua Dekranasdanya, Ibu Yayik Pawitra Gatih,” ucap Bunda Julie disambut tepuk tangan masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dekranasda Nagekeo Jadikan Anyaman Lokal Sebagai Peluang Usaha</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/dekranasda-anyaman-lokal/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/dekranasda-anyaman-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Oct 2023 06:32:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Anyaman]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan Tangan]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang Usaha]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=10176</guid>

					<description><![CDATA[Dekranasda Nagekeo Jadikan Anyaman Lokal Sebagai Peluang Usaha.  FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 24 Oktober 2023. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong perkembangan dunia wirausaha Nagekeo. Hal itu diwujudkan  melalui aneka kegiatan pelatihan yang diterapkan oleh Dekranasda Nagekeo dengan melirik potensi kekayaan tradisional kabupaten Nagekeo. Salah satu upaya Dekranasda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Dekranasda Nagekeo Jadikan Anyaman Lokal Sebagai Peluang Usaha. </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 24 Oktober 2023.</b><br />
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/bawaslu-nagekeo-pemilu/">kabupaten Nagekeo</a>, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong perkembangan dunia <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/opini/wirausaha-memperbaiki-ekonomi-sejak-usia-muda/">wirausaha</a> Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Hal itu diwujudkan  melalui aneka kegiatan pelatihan yang diterapkan oleh Dekranasda Nagekeo dengan melirik potensi kekayaan tradisional kabupaten Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Salah satu upaya Dekranasda Nagekeo mendorong pertumbuhan wirausaha  dengan memanfaatkan potensi lokal  adalah  Kegiatan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) anyaman khas  Nagekeo yang diselenggarakan di Aula Serbaguna, Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Selasa 24 Oktober 2023.</p>
<p dir="ltr">Ketua Dekranasda kabupaten Nagekeo, Eduarda Yayik Pawitra Gati kepada awak media mengutarakan bahwa alasan mengangkat keterampilan anyaman lokal kabupaten Nagekeo karena anyaman lokal kabupaten Nagekeo juga sangat diminati dunia anyam Nasional.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Anyaman khas Nagekeo ini sangat diminati, terutama <i>Bola Bae</i> (Tas samping khas Nagekeo), tas yang biasa dipakai laki-laki Nagekeo. Bahkan sudah menjadi tas wajib warga Nagekeo di instansi-instansi. Tidak hanya itu, banyak anyaman khas Nagekeo seperti <i>Wati,  bere </i>yang juga di lirik dunia anyam Nasional &#8220;, urai, dr. Yayik yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Ia menjelaskan bahwa sesungguhnya, kegiatan pendidikan kecakapan wirausaha anyaman khas Nagekeo merupakan program Nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui  Ditjen Vokasi berkerjasama dengan Dekranasda kabupaten Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendidik generasi muda putus sekolah supaya memiliki keterampilan wirausaha sehingga mampu berpenghasilan sendiri.</p>
<p dir="ltr"> Pendidikan kecakapan wirausaha anyaman khas Nagekeo yang didorong Dekranasda diminati oleh generasi muda (15 -25 Tahun) dari  berbagai latar belakang pendidikan dari tamat Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga bertitel sarjana.</p>
<p dir="ltr">&#8220;<u>Ada dari tingkat SMP, ada </u>Sarjana juga.  Menurut saya ini luar biasa, ada kesadaran anak-anak untuk berwirausaha. Sehingga besok lusa mereka ingin melanjutkan sekolah mereka sudah punya bekal, ketika mereka punya kendala biaya untuk melanjutkan sekolah, mereka bisa menghasilkan uang sendiri karena sudah punya keterampilan&#8221;, ungkap Isteri Bupati Nagekeo tersebut.</p>
<p dir="ltr">Ketua Dekranasda kabupaten Nagekeo menegaskan bahwa sasaran utama pelatihan  anyaman khas Nagekeo adalah generasi muda kabupaten Nagekeo yang telah putus sekolah dengan tujuan untuk memberikan pembekalan melalui pendidikan, keterampilan dan Wirausaha sehingga mampu menjadi enterpreneur baru yang berkualitas.</p>
<p dir="ltr"><b>Dukung Akses Modal dan Pangsa Pasar.</b></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/dekranasda-anyaman-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
