<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rendu &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/rendu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Oct 2025 11:48:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Rendu &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kampung Adat Wolowojo, Nunungongo, dan Boamara Jadi Magnet Wisata Baru di Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/kampung-adat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 11:48:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Festival One Be]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jelajah Kampung Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Adat Nunungongo]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Rendu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=21852</guid>

					<description><![CDATA[Kampung Adat Wolowojo, Nunungongo, dan Boamara Jadi Magnet Wisata Baru di Nagekeo. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 23 Oktober 2025. Tiga kampung adat di wilayah Rendu, masing-masing Kampung Adat Wolowojo, Kampung Adat Nunungongo, dan Kampung Adat Boamara, menjadi target kegiatan Jelajah Kampung Adat yang digelar dalam rangka Festival One Be di Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Kampung Adat Wolowojo, Nunungongo, dan Boamara Jadi Magnet Wisata Baru di Nagekeo.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 23 Oktober 2025.</b><br />
<i><b>Tiga kampung adat di wilayah Rendu, masing-masing Kampung Adat Wolowojo, Kampung Adat Nunungongo, dan Kampung Adat Boamara, menjadi target kegiatan Jelajah Kampung Adat yang digelar dalam rangka Festival One Be di <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/mutu-pendidikan-dan-sdm/">Kabupaten Nagekeo</a>, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2025.</b></i></p>
<p dir="ltr">Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Nagekeo, Drs. Immanuel Ndun, M.Si, mewakili Bupati Nagekeo, pada upacara pelepasan peserta di Lapangan Berdikari, Danga, Kamis 23 Oktober 2025.</p>
<p dir="ltr">Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo Silvester Teda Sada, Kasat Pol PP dan Kebakaran Kabupaten Nagekeo Muhayan Amir, serta sejumlah undangan lainnya.</p>
<p dir="ltr">Dalam sambutannya, Pj. Sekda Immanuel Ndun menegaskan pentingnya sektor <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/dprd-nagekeo-terima-aduan-masyarakat/">pariwisata</a> sebagai penggerak ekonomi daerah. Ia berharap kegiatan ini dapat mempromosikan potensi budaya dan alam Nagekeo ke tingkat nasional maupun internasional.</p>
<p dir="ltr">“Dengan kita menjual keindahan kita, maka akan banyak orang berkunjung ke sini. Ketika mereka berkunjung, mereka menginap bayar, belanja bayar, naik ojek bayar, rental bayar, dan uang dari turis-turis itu akan tercecer di seluruh dompet masyarakat kita,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Ia menambahkan, peningkatan aktivitas wisata akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan pendapatan daerah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Adat Rendu Gelar Pertemuan dan Sosialisasi Kalender Ritual Adat Gua</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/masyarakat-adat-rendu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 03:15:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Aesesa Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Adat]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Rendu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=20413</guid>

					<description><![CDATA[Masyarakat Adat Rendu Gelar Pertemuan dan Sosialisasi Kalender Ritual Adat Gua FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 30 Juni 2025. Masyarakat Adat Rendu kembali menegaskan komitmen mereka dalam melestarikan budaya dan tradisi leluhur melalui pelaksanaan ritual adat tahunan yang diawali dengan misa inkulturasi di Gereja Paroki Jawa Kisa, Minggu 29 Juni 2025. Misa tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Masyarakat Adat Rendu Gelar Pertemuan dan Sosialisasi Kalender Ritual Adat Gua</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 30 Juni 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><strong><em><a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/tolak-geothermal-nagekeo/">Masyarakat Adat</a> Rendu kembali menegaskan komitmen mereka dalam melestarikan budaya dan tradisi leluhur melalui pelaksanaan ritual adat tahunan yang diawali dengan misa inkulturasi di Gereja Paroki Jawa Kisa, Minggu 29 Juni 2025.</em></strong></p>
<p dir="ltr">Misa tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian ritual adat yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/waduk-mbay-lambo-nagekeo/">Rendu</a>.</p>
<p dir="ltr">Usai misa, masyarakat adat Rendu menggelar pertemuan adat  <i>“Oko Mogo, Tiwo Temu”</i> yang berarti  “Bersama Duduk, Bersama Bicara”, yang berlangsung di pelataran Gereja Paroki Jawa Kisa.</p>
<p dir="ltr">Pertemuan ini difasilitasi oleh Yayasan Pengembangan Masyarakat Adat Rendu (Yapmar) yang saat ini diketuai oleh Fransiskus Sina.</p>
<p dir="ltr">Pertemuan ini menjadi momen penting bagi masyarakat adat untuk menyepakati kalender kegiatan seremonial tahunan, yang tahun ini akan berlangsung selama lebih dari sebulan, mulai dari 25 Juni hingga 30 Juli 2025.</p>
<p dir="ltr">Masa ini dikenal sebagai “Gua”, yaitu periode suci yang dipenuhi dengan berbagai tahapan ritual yang sakral dan mengikat secara adat.</p>
<p dir="ltr">Dalam masa Gua, terdapat sejumlah larangan adat yang wajib dipatuhi oleh seluruh warga Rendu, di antaranya, Tidak diperkenankan menyelenggarakan hajatan apapun yang dapat berakibat kebisingan atau keramaian, seperti pesta nikah dan sejenisnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kristianus Garo Serap Aspirasi Miris Nakes Di Puskesmas jawakisa: Kesejahteraan, Keamanan, Dan Fasilitas Jadi Sorotan</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/kristianus-garo-serap-aspirasi-miris-nakes-di-puskesmas-jawakisa-kesejahteraan-keamanan-dan-fasilitas-jadi-sorotan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Mar 2025 07:17:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Aesesa Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kristianus Garo]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Nakes]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Jawakisa]]></category>
		<category><![CDATA[Rendu]]></category>
		<category><![CDATA[Reses]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=16473</guid>

					<description><![CDATA[Kristianus Garo Serap Aspirasi Miris Nakes Di Puskesmas jawakisa: Kesejahteraan, Keamanan, Dan Fasilitas Jadi Sorotan. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 15 Maret 2025. Dalam agenda resesnya di Puskesmas Jawakisa, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, Sabtu 15 Maret 2025, anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Kristianus Garo, mendengar langsung berbagai keluhan dan aspirasi tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di sana. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Kristianus Garo Serap Aspirasi Miris Nakes Di Puskesmas jawakisa: Kesejahteraan, Keamanan, Dan Fasilitas Jadi Sorotan.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 15 Maret 2025.</b><br />
Dalam agenda resesnya di Puskesmas Jawakisa, Kecamatan<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/musrenbangcam-aesesa-selatan-ketua-komisi-i-dprd-nagekeo-ingatkan-perencanaan-mesti-bermartabat/"> Aesesa Selatan</a>, Kabupaten Nagekeo, Sabtu 15 Maret 2025, anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/reses-di-aesesa-selatan-kristianus-garo-serap-aspirasi-tentang-akses-air-bersih/">Kristianus Garo</a>, mendengar langsung berbagai keluhan dan aspirasi tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di sana.</p>
<p dir="ltr">Para Nakes dengan penuh harapan mengungkapkan dinamika perjuangan mereka dalam memberikan layanan kesehatan yang ternyata masih jauh dari kata ideal.</p>
<p dir="ltr">Dalam diskusi yang berlangsung hangat, yang dilangsungkan di Aula Puskesmas Jawakisa, para Nakes mengungkapkan bahwa meski mereka telah berjuang memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, kesejahteraan mereka sendiri masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan.</p>
<p dir="ltr">Salah satu keluhan utama yang mereka suarakan adalah permintaan tambahan tunjangan bagi pegawai dan tenaga kesehatan yang hingga kini belum terpenuhi.</p>
<p dir="ltr"><b>Keamanan dan Infrastruktur Minim, Pelayanan Terganggu</b></p>
<p dir="ltr">Selain permasalahan kesejahteraan, para Nakes juga menyoroti keterbatasan infrastruktur yang menjadi tantangan dalam operasional Puskesmas Jawakisa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
