<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Polsek Nangaroro &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/polsek-nangaroro/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 09:47:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Polsek Nangaroro &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekretaris dan Bendahara Desa Degalea Tewas dalam Kecelakaan di Jalur Trans Bajawa–Nangaroro</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/kecelakaan-lalulintas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 09:47:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Aparat Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Nangaroro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22893</guid>

					<description><![CDATA[Sekretaris dan Bendahara Desa Degalea Tewas dalam Kecelakaan di Jalur Trans Bajawa–Nangaroro. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211;  15 April 2026. Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di jalur Trans Bajawa–Nangaroro, tepatnya di Kampung Fataleke, Desa Bidoa, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 15 April 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua aparatur Desa Degalea meninggal dunia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Sekretaris dan Bendahara Desa Degalea Tewas dalam Kecelakaan di Jalur Trans Bajawa–Nangaroro.</b></p>
<p dir="ltr"><b>FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211;  15 April 2026.</b><br />
<b><i>Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di jalur Trans Bajawa–Nangaroro, tepatnya di Kampung Fataleke, Desa Bidoa, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 15 April 2026.</i></b></p>
<p dir="ltr">Peristiwa tersebut mengakibatkan dua aparatur Desa Degalea meninggal dunia di tempat kejadian.</p>
<p dir="ltr">Informasi yang dihimpun dari Kapolsek Nangaroro, Iptu Juliardi Sinambela, S.H., M.H, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.15 Wita, melibatkan satu unit mobil truk box dan satu unit sepeda motor.</p>
<p dir="ltr"><b>Identitas Korban</b></p>
<p dir="ltr">Dua korban yang meninggal dunia merupakan perangkat Desa Degalea, Kecamatan Nangaroro, yakni,</p>
<p dir="ltr"><i>Pengendara Sepeda Motor</i></p>
<p dir="ltr">Nama: Ermelinda Izu<br />
Umur: 37 tahun<br />
Jenis Kelamin: Perempuan<br />
Jabatan: Sekretaris Desa Degalea<br />
Alamat: Desa Degalea, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo</p>
<p dir="ltr"><i> Penumpang Sepeda Motor</i></p>
<p dir="ltr">Nama: Silvester Goa<br />
Umur: 40 tahun<br />
Jenis Kelamin: Laki-laki<br />
Jabatan: Bendahara Desa Degalea<br />
Alamat: Desa Degalea, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo</p>
<p dir="ltr">Kedua korban dinyatakan meninggal dunia (MD) akibat kecelakaan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polsek Nangaroro Bantah Penetapan Tersangka Anton Sukadame Wangge</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/polisi-bantah-tersangka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 09:19:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Nangaroro]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22641</guid>

					<description><![CDATA[Polsek Nangaroro Bantah Penetapan Tersangka Anton Sukadame Wangge FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 12 Februari 2026. Publik Kabupaten Nagekeo dihebohkan oleh pernyataan Kosmas Jo Oko yang dimuat di salah satu platform media online, yang menyebut bahwa Anton Sukadame Wangge, anggota DPRD Nagekeo, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Nangaroro. Informasi tersebut kini dipastikan tidak benar. Kepolisian Sektor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Polsek Nangaroro Bantah Penetapan Tersangka Anton Sukadame Wangge</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 12 Februari 2026.</b><br />
<b><i> Publik Kabupaten Nagekeo dihebohkan oleh pernyataan Kosmas Jo Oko yang dimuat di salah satu platform media online, yang menyebut bahwa Anton Sukadame Wangge, anggota DPRD Nagekeo, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/tanah-longsor-ende-bjw/">Polsek Nangaroro</a></i></b>.</p>
<p dir="ltr">Informasi tersebut kini dipastikan tidak benar. Kepolisian Sektor (Polsek) Nangaroro secara resmi membantah adanya penetapan status tersangka terhadap Anton Sukadame Wangge, sekaligus meluruskan narasi yang dinilai menyesatkan dan berpotensi menggiring opini publik.</p>
<p dir="ltr">Klarifikasi itu disampaikan langsung oleh Kapolsek Nangaroro, Iptu Juliardi Sinambela, SH, MH, saat dikonfirmasi media faktahukumntt.com melalui pesan WhatsApp, Rabu malam, 11 Februari 2025.</p>
<p dir="ltr">“Yang menyampaikan soal status tersangka itu bukan kami penyidik. Kami tidak pernah menyatakan demikian. Pak Anton sudah dimintai keterangan sebagai subjek yang dilaporkan, itu saja,” tegas Iptu Juliardi Sinambela.</p>
<p dir="ltr">Kapolsek menegaskan bahwa hingga saat ini tidak pernah ada rilis resmi, pernyataan penyidik, maupun konfirmasi institusional dari Polsek Nangaroro terkait penetapan status tersangka terhadap Anton Sukadame Wangge.</p>
<p dir="ltr">“Kami tidak pernah melansir, tidak pernah dikonfirmasi. Tiba-tiba muncul foto kantor Polsek Nangaroro dan beritanya menyebut Polres Nagekeo menetapkan tersangka. Itu tidak benar,” jelasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hendrikus Dhenga, SH: Informasi Status Tersangka Terhadap Anton Sukadame Wangge adalah Sesat dan Prematur</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/status-tersangka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 09:35:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Nangaroro]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22624</guid>

					<description><![CDATA[Hendrikus Dhenga, SH: Informasi Status Tersangka Terhadap Anton Sukadame Wangge adalah Sesat dan Prematur FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 11 Februari 2026. Hendrikus Dhenga, SH, Kuasa Hukum, Anton Sukadame Wangge,  menilai pernyataan Kosmas Jo Oko yang menyampaikan ke publik terkait status tersangka kliennya merupakan upaya untuk merusak citra Anton Sukadame Dame Wangge selaku anggota DPRD Nagekeo. Kosmas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Hendrikus Dhenga, SH: Informasi Status Tersangka Terhadap Anton Sukadame Wangge adalah Sesat dan Prematur </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 11 Februari 2026.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i><a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/advokat-endi-dhenga/">Hendrikus Dhenga, SH</a>, Kuasa Hukum, Anton Sukadame Wangge,  menilai pernyataan Kosmas Jo Oko yang menyampaikan ke publik terkait status tersangka kliennya merupakan upaya untuk merusak citra Anton Sukadame Dame Wangge selaku anggota DPRD Nagekeo.</i></b></p>
<p dir="ltr">Kosmas Jo Oko merupakan pengecara dari Margaretha Bai (pelapor) yang merupakan saudari kandung Anton Sukadame Wangge.</p>
<p dir="ltr">Perkara ini merupakan persoalan internal keluarga yang berhubungan dengan adat dan budaya, kemudian meluas menjadi persoalan hukum diduga akibat ketidak pahaman Margaretha Bai dan anak-anaknya terkait pranata adat dan budaya, teristimewa penghormatan terhadap saudara dan paman dalam konteks budaya.</p>
<p dir="ltr">Hendrikus Dhenga, SH menilai pernyataan Kosmas Jo Oko terkait  status tersangka Kliennya, mendahului keterangan resmi Polsek Nangaroro merupakan sebuah tindakan pencemaran nama baik terhadap kliennya.</p>
<p dir="ltr">Ia menduga ada motif lain yang ikut dimainkan dalam perkara yang melibatkan klienya dengan tujuan merusak citra Anton Sukadame Wangge yang merupakan pejabat publik yakni anggota DPRD Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">&#8220;sebenarnya kewenangan untuk menyatakan tersangka adalah penyidik Polsek Nangaroro. Klien saya diduga melakukan penghinaan, pasal yang diterapkan adalah pasal 315 dengan ancaman maksimal 3 bulan saja. statusnya masih dugaan. Bagi saya pernyataannya (Kosmas Jo Oko) di media sudah sangat merugikan klien saya yang notabene adalah anggota DPRD. Saya menduga ada upaya terselubung untuk menghancurkan popularitas atau karir klien saya&#8221;, ungkap Hendrikus Dhenga.</p>
<p dir="ltr">Ia menegaskan bahwa pernyataan yang disampaikan oleh Kosmas Jo Oko terkait status tersangka kliennya terlalu dini disampaikan ke publik mendahului pernyataan resmi penyidik Polsek Nangaroro. Hal tersebut merupakan penggiringan opini publik yang mengarah pada pencemaran nama baik kliennya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terhambat Akibat Tanah Longsor, Lalu Lintas Ende &#8211; Bajawa Kembali Normal</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/tanah-longsor-ende-bjw/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/tanah-longsor-ende-bjw/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jun 2023 00:46:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[jalan negara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Nangaroro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=8990</guid>

					<description><![CDATA[Terhambat Akibat Tanah Longsor, Lalu Lintas Ende &#8211; Bajawa Kembali Normal.  FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 10 Juni 2023. Curah hujan tinggi (lebat) mengakibatkan Tanah Longsor di Jalur jalan Utama Trans Ende &#8211; Bajawa, Jumat 9 Juni 2023 pagi. Tanah longsor yang terjadi di jalan trans Ende &#8211; Bajawa, persis berlokasi di kampung Fataleke, Desa Bidoa, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Terhambat Akibat Tanah Longsor, Lalu Lintas Ende &#8211; Bajawa Kembali Normal. </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 10 Juni 2023.</b><br />
Curah hujan tinggi (lebat) mengakibatkan Tanah <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/tanah-longsor-nagekeo/">Longsor</a> di Jalur jalan Utama Trans Ende &#8211; Bajawa, Jumat 9 Juni 2023 pagi.</p>
<p dir="ltr">Tanah longsor yang terjadi di jalan trans Ende &#8211; Bajawa, persis berlokasi di kampung Fataleke, Desa Bidoa, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tak-berkategori/camat-nangaroro-lantik-bpd-desa-woewutu-begini-pesannya/">Kecamatan Nangaroro</a>, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/bandara-surabaya-ii/">Kabupaten Nagekeo.</a></p>
<p dir="ltr">Tanah longsor ini mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang sehingga kendaraan pun mengular di jalur jalan tersebut akibat akses jalan yang tertutup material longsor.</p>
<p dir="ltr">Aparat <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/sim-polres-nagekeo/">Kepolisian</a> dari Kepolisian Sektor (Polsek) Nangaroro akhirnya turun tangan, terlibat bersama masyarakat, gotong royong membersihkan material longsor untuk membuka kembali akses jalan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/tanah-longsor-ende-bjw/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
