<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>P3A &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/p3a/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Mar 2025 04:51:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>P3A &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rotasi Tanam MT II Diterapkan Dengan Metode Buka Tutup Air Irigasi Mbay, Distan Siap Salurkan Bantuan Benih</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/air-irigasi-mbay/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 02:59:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[buka tutup air]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Irigasi Mbay]]></category>
		<category><![CDATA[irigasi pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo terkini]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[P3A]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=16695</guid>

					<description><![CDATA[Rotasi Tanam MT II Diterapkan Dengan Metode Buka Tutup Air Irigasi Mbay, Distan Siap Salurkan Bantuan Benih. FAKTAHUKUMMTT.COM, NAGEKEO &#8211; 20 Maret 2025. Komisi Irigasi memastikan bahwa rotasi tanam pada musim tanam Kedua (MT II) dari padi menuju menuju tanaman non padi seperti Palawija dan hortikultura akan direalisasikan dengan sistem buka  tutup air di Irigasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Rotasi Tanam MT II Diterapkan Dengan Metode Buka Tutup Air Irigasi Mbay, Distan Siap Salurkan Bantuan Benih.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="https://www.faktahukumntt.com/">FAKTAHUKUMMTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 20 Maret 2025.</b><br />
Komisi Irigasi memastikan bahwa rotasi tanam pada musim tanam Kedua (MT II) dari padi menuju menuju tanaman non padi seperti Palawija dan hortikultura akan direalisasikan dengan sistem buka  tutup air di Irigasi teknis persawahan Mbay, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)</p>
<p dir="ltr">Rotasi tanam tersebut merupakan buah kesepakatan rapat kedua Komisi Irigasi (Komir), yang dilangsungkan di Aula Kantor Bappelitbangda pada 12 Desember 2024.</p>
<p dir="ltr">Rapat tersebut melibatkan para pihak dan juga dihadiri oleh Pemerintah Desa dan Para Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) se irigasi Mbay, yang merupakan representasi dari Petani Irigasi Mbay.</p>
<p dir="ltr">Dalam rapat bersama tersebut para pihak memutuskan tentang tata tanam irigasi Mbay tahun 2025 dibagi menjadi 3 Musim Tanam (MT).</p>
<p dir="ltr">Musim Tanam Pertama (MT I) pada bulan Januari &#8211; April, jenis tanaman Padi. MT II pada bulan Mei &#8211; Agustus, Jenis tanaman Palawija dan MT III, September &#8211; Desember, jenis tanaman Padi.</p>
<p dir="ltr">Berita acara rapat tersebut kemudian melahirkan Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 467/ KEP/HK/2024 tentang Rencana Tata Tanam Global Daerah Irigasi Mbay  dalam Wilayah Kabupaten Nagekeo Tahun 2024/2025 yang ditandatangani oleh Penjabat Bupati Nagekeo, Hendra Helmijaya pada 13 Desember 2024.</p>
<p dir="ltr">Keputusan Bupati Nagekeo mempertimbangkan pemanfaatan sumber daya air untuk ketahanan pangan dan menghindari ketidak keseragaman tanam, efesiensi pengelolaan air irigasi dan peningkatan hasil produksi petani.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Irigasi Mbay Sepakat Penerapan Pola Tanam, Minta Pemerintah Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/petani-irigasi-mbay-4/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/petani-irigasi-mbay-4/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Dec 2023 08:32:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Irigasi Mbay]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[P3A]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Tanam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=10529</guid>

					<description><![CDATA[Petani Irigasi Mbay Sepakat Penerapan Pola Tanam, Minta Pemerintah Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi.  FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 6 Desember 2023. Petani irigasi Mbay di Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) KM 2.4 Kanan, Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo menyatakan sepakat serta mendukung program penerapan pola tanam Padi &#8211; Palawija &#8211; Padi pada masa tanam tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Petani Irigasi Mbay Sepakat Penerapan Pola Tanam, Minta Pemerintah Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi. </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 6 Desember 2023.</b><br />
Petani <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/petani-irigasi-mbay-3/">irigasi Mbay</a> di Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) KM 2.4 Kanan, Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/presiden-jokowi-pasar/">Nagekeo</a> menyatakan sepakat serta mendukung program penerapan pola tanam <i>Padi &#8211; Palawija &#8211; Padi</i> pada masa tanam tahun 2024.</p>
<p dir="ltr">Untuk diketahui bahwa pemerintah Kabupaten Nagekeo akan membuka kembali aliran air irigasi pada 31 Desember 2023 setelah kurang lebih setengah tahun ditutup, sejak Mey 2023 lalu karena terdapat proyek rehabilitasi saluran irigasi dan perbaikan bendungan Sutami Mbay yang anggarannya bersumber dari dana Pinjaman Luar Negeri.</p>
<p dir="ltr">Kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nagekeo bersama komisi irigasi dengan persetujuan pengurus P3A seirigasi Mbay telah bersepakat untuk menerapkan pola tanam <i>Padi &#8211; Palawija &#8211; Padi</i> pasca pembukaan air irigasi pada musim tanam tahun 2024.</p>
<p dir="ltr">Hal tersebut diutarakan oleh pengurus P3A KM 2.4 Kanan di Desa Marapokot dalam pertemuan bersama anggota P3A usai melakukan kerja bakti pembersihan saluran irigasi, Rabu 6 Desember 2023.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Berdasarkan pertemuan kami (pengurus P3A seirigasi Mbay, red), dengan komisi irigasi dan Dinas Pertanian, Kita sudah sepakat bahwa musim tanam 2024 kita terapkan pola tanam, <i>Padi &#8211; Palawija &#8211; Padi</i>&#8220;, Ucap Sekretaris P3A, Efraim  dihadapan anggota.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Tanggal 31 Desember buka air, tanggal 27 Februari hingga 10 Maret tutup tanam. Bulan Mei sampai Agustus debit air dikurangi untuk menanam palawija. Bulan September baru buka air lagi untuk menanam padi kembali&#8221;, jelasnya.</p>
<p dir="ltr"><b>Sepakat dengan Perubahan Penerapan Pola Tanam dan Saran Melakukan Tutup Total Air. </b></p>
<p dir="ltr">Merespon informasi yang disampaikan pengurus P3A, para petani menyatakan sepakat dan mendukung penerapan pola tanam tersebut.</p>
<p dir="ltr">Masyarakat menyarankan agar saat peralihan tanam dari Padi menuju Palawija sebaiknya aliran air menuju irigasi Mbay dilakukan penutupan total.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan pengalaman Petani <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/komisi-irigasi-nagekeo/">P3A</a> KM 2.4 kanan, keadaan tanaman palawija akan kerdil dan berkurang kesuburannya jika masih terdapat endapan air atau tanah dengan kelembaban tinggi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita sepakat dengan pola seperti ini (<i>Padi &#8211; Palawija &#8211; Padi</i>). Pengalaman kita sekarang ini, semangka kita buah bagus, begitu juga kastela. Ini memang lebih baik hanya pengaturannya saja yang belum baik. Daripada kita kerja padi-padi tapi hasilnya tidak ada&#8221;, urai Klemens, salah satu anggota P3A dalam pertemuan tersebut.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sebaiknya kalau mau tanam Palawija air tutup total saja, kalau tidak tanaman banyak tidak jadi kalau tanah terlalu lembap&#8221;, ungkapan Bernabas anggota P3A lainya.</p>
<p dir="ltr"><b>Pemerintah Mesti Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman</b></p>
<p dir="ltr">Matias Ora, juga merupakan Anggota P3A KM 2.4 Kanan berharap demi mendukung kesuksesan penerapan pola tanam <i>Padi &#8211; Palawija &#8211; Padi</i>  Pemerintah mesti menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi di masing-masing Kios Pupuk Lengkap (KPL).</p>
<p dir="ltr">Pemerintah mesti memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi tidak mengalami kelangkaan agar petani tidak mengalami kewalahan saat hendak membeli pupuk di KPL.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Penyediaan pupuk subsidi juga penting, jangan sampai saat petani butuh pupuk untuk tanaman, di kios pupuk tidak tersedia atau stok habis seperti pengalaman kita sebelum-sebelumnya. Ini yang sering jadi masalah juga&#8221;, Keluh <u>Mati</u>as. (<b>Tenda</b>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/petani-irigasi-mbay-4/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Nagekeo Berharap Lahan Petani Irigasi Mbay Jangan Nganggur Saat Penutupan Air</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/petani-irigasi-mbay-3/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/petani-irigasi-mbay-3/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Aug 2023 14:16:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Irigasi Mbay]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[P3A]]></category>
		<category><![CDATA[Penutupan Air]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[water pump]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=9531</guid>

					<description><![CDATA[Bupati Nagekeo Berharap Lahan Petani Irigasi Mbay Jangan Nganggur Saat Penutupan Air.  FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 9 Agustus 2023. Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do berharap agar lahan sawah milik para petani di irigasi teknis persawahan Mbay, Kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak nganggur alias tidak diolah pasca penutupan total air irigasi di wilayah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Bupati Nagekeo Berharap Lahan Petani Irigasi Mbay Jangan Nganggur Saat Penutupan Air. </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 9 Agustus 2023.</b><br />
<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/pelantikan-pejabat/">Bupati Nagekeo</a>, Johanes Don Bosco Do berharap agar lahan sawah milik para petani di irigasi teknis persawahan Mbay, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/polemik-kartu-tani-di-kabupaten-nagekeo-bri-siap-optimalkan-pelayanan/">Kabupaten Nagekeo</a>, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak nganggur alias tidak diolah pasca penutupan total air irigasi di wilayah itu.</p>
<p dir="ltr">Bupati menghimbau agar para petani memanfaatkan peluang penutupan air di irigasi teknis <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/petani-irigasi-mbay-2/">persawahan Mbay</a> dengan  menanam non padi seperti tanaman pangan dan Hortikultura. Ia pun menyarankan para petani yang tidak mengolah lahanya untuk diserahkan kepada para petani lainnya yang ingin menggarap.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Paling sederhana tanam kastela. Tidak butuh dana banyak. Manusia makan, hewan makan. Bahkan kastela sudah naik level menjadi bahan olahan kue. Ini kita praktekan dengan baik,&#8221; saran Bupati, ketika menyerahkan bantuan Water Pump kepada kelompok P3A.</p>
<p dir="ltr">Penyerahan bantuan water pump oleh Bupati Don Bosco kepada kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) irigasi Mbay dilangsungkan di Halaman Kantor Bupati Nagekeo, Senin 7 Agustus 2023.</p>
<p dir="ltr">Penyerahan secara simbolik water pump diberikan kepada 5 kelompok P3A daerah irigasi sekunder Mbay Kanan. Adapun 5 kelompok P3A dimaksud antara lain P3A Ghoe Sama  dan P3A Karya Utama Bago dari Sekunder III,  P3A ULUTANGASALA dari Sekunder II serta P3A Karya Tani dan  P3A Bunker Oki Sato.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/petani-irigasi-mbay-3/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Komplain Distan Nagekeo Salurkan Bantuan Benih Padi Tidak Bermutu</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/petani-komplain-distan-nagekeo-salurkan-bantuan-benih-padi-tidak-bermutu/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/petani-komplain-distan-nagekeo-salurkan-bantuan-benih-padi-tidak-bermutu/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jul 2022 01:23:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Benih]]></category>
		<category><![CDATA[Benih Padi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Irigasi Mbay]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[P3A]]></category>
		<category><![CDATA[Propinsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Tidak Unggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=5193</guid>

					<description><![CDATA[Petani Komplain Distan Nagekeo Salurkan Bantuan Benih Padi Tidak Bermutu.  FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 07 Juli 2022. Petani irigasi Mbay, kecamatan Aesesa, kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ajukan keberatan  (Komplain) karena benih padi bantuan Pemerintah, melalui Dinas Pertanian (Distan) kabupaten Nagekeo ternyata bukan merupakan benih yang bermutu atau benih unggul, Kamis (08/07/2022). Romualdus Dera [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Petani Komplain Distan Nagekeo Salurkan Bantuan Benih Padi Tidak Bermutu. </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 07 Juli 2022</b>.<br />
<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/nagekeo/penutupan-air-dibatalkan-solusi-atau-masalah/">Petani irigasi Mbay</a>, kecamatan Aesesa, kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ajukan keberatan  (Komplain) karena benih padi bantuan Pemerintah, melalui Dinas Pertanian (Distan) <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/nagekeo/suku-dhawe-di-nagekeo-gelar-ritual-adat-kose-lobe-atau-syukur-panen-ini-tujuannya/">kabupaten Nagekeo</a> ternyata bukan merupakan benih yang bermutu atau benih unggul, Kamis (08/07/2022).</p>
<figure id="attachment_5190" aria-describedby="caption-attachment-5190" style="width: 625px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-large wp-image-5190" src="https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2022/07/IMG-20220707-WA0036-768x1024.jpg" alt="Benih Padi" width="625" height="833" srcset="https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2022/07/IMG-20220707-WA0036-768x1024.jpg 768w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2022/07/IMG-20220707-WA0036-225x300.jpg 225w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2022/07/IMG-20220707-WA0036-624x832.jpg 624w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2022/07/IMG-20220707-WA0036-300x400.jpg 300w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2022/07/IMG-20220707-WA0036.jpg 780w" sizes="(max-width: 625px) 100vw, 625px" /><figcaption id="caption-attachment-5190" class="wp-caption-text">Benih padi bantuan pemerintah yang disalurkan Dinas Pertanian kabupaten Nagekeo ditemukan tumbuh dalam kemasan.</figcaption></figure>
<p dir="ltr">Romualdus Dera (46) warga RT 14,  kelurahan Danga yang merupakan Petani Irigasi Mbay di wilayah Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) KM 2.2 Kiri, Pintu Langa Dhawe, kepada awak media mengungkapkan bahwa sebagai petani dirinya sangat kecewa menerima pembagian benih padi bantuan pemerintah tersebut.</p>
<p dir="ltr">Ia mengaku berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK) benih padi yang semestinya disalurkan kepada mereka adalah benih padi unggul Inpari 6 JT, namun faktanya berbeda dengan yang mereka terima. benih yang mereka Terima ternyata bukan merupakan benih padi unggul yang secara kasat mata dapat dibedakan yakni dalam kemasan benih telah terdapat benih yang sudah tumbuh dan ketika diidentifikasi lebih lanjut petani menemukan benih padi tersebut oplosan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Menurut RDKK benih yang seharusnya, kami terima, benih Inpari 6 JT, tapi kenyataannya tidak seperti itu. ini labelnya saja Inpari 6 JT, tapi isinya bukan, ini ada warna-warni ketika kita kupas. Ada merah, hitam dan putih, ada juga yang berekor, saya ini petani sudah puluhan tahun, <u>jadi benih</u> ini saya tahu, ini bukan  benih unggul, bukan benih Inpari 6 JT&#8221; Jelasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/petani-komplain-distan-nagekeo-salurkan-bantuan-benih-padi-tidak-bermutu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
