<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kapolsek Aesesa &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/kapolsek-aesesa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Aug 2025 07:14:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Kapolsek Aesesa &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kapolsek Aesesa Tegaskan Urusan Administrasi Publik di Kantor Polsek Tanpa Pungutan Biaya</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/plh-kapolsek-aesesa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2025 06:07:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Aesesa]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Perkapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=21051</guid>

					<description><![CDATA[Kapolsek Aesesa Tegaskan Urusan Administrasi Publik di Kantor Polsek Tanpa Pungutan Biaya. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 4 Agustus 2025. Urusan pelayanan publik bagi masyarakat seperti dokumen berita kehilangan di kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Aesesa dilayani tanpa beban biaya administrasi atau pungutan biaya apapun alias gratis. Namun dalam kenyataannya, terkadang masyarakat sering dihadapkan dengan oknum polisi yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Kapolsek Aesesa Tegaskan Urusan Administrasi Publik di Kantor Polsek Tanpa Pungutan Biaya.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 4 Agustus 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Urusan pelayanan publik bagi masyarakat seperti dokumen berita kehilangan di kantor Kepolisian Sektor <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/restorative-justice-perkara-pidana-polsek-aesesa-diapresiasi-ini-sosok-kapolseknya/">(Polsek) Aesesa</a> dilayani tanpa beban biaya administrasi atau pungutan biaya apapun alias gratis.</i></b></p>
<p dir="ltr">Namun dalam kenyataannya, terkadang masyarakat sering dihadapkan dengan oknum polisi yang dengan sengaja mencoba meminta imbalan berupa biaya administrasi dengan nominal tertentu kepada masyarakat saat mengurus dokumen di kantor polisi.</p>
<p dir="ltr">Plh Kapolsek Aesesa, Iptu Daniel Melki Tunu,  menegaskan bahwa berdasarkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2010 pengurus surat berita kehilangan di kantor Polsek atau Polres tanpa pungutan biaya apapun.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pelayanan administrasi seperti surat kehilangan tidak dikenakan biaya. Itu adalah hak masyarakat dan sudah diatur dalam ketentuan resmi. Saya tegaskan, di Polsek Aesesa tidak ada pungutan dalam pelayanan seperti ini,” kata Plh Kapolsek Aesesa dalam keterangannya kepada FAKTAHUKUMNTT.COM, Senin, 4 Agustus 2025.</p>
<p dir="ltr">Plh Kapolsek Aesesa menghimbau kepada masyarakat, jika ada anggotanya yang bersikap nakal dan meminta biaya administrasi dengan jumlah tertentu saat mengurus berita kehilangan di Kantor Polsek Aesesa silakan melapor kepadanya agar Ia bisa mengambil tindakan tegas berdasarkan regulasi terhadap perbuatan oknum anggotanya tersebut.</p>
<p dir="ltr">“Kalau ada anggota saya yang coba-coba minta biaya untuk urusan yang seharusnya gratis, saya minta masyarakat lapor langsung ke saya. Kami akan proses dan beri tindakan tegas,” Tegas Plh Kapolsek Aesesa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Restorative Justice Perkara Pidana, Polsek Aesesa Diapresiasi, Ini Sosok Kapolseknya</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/restorative-justice-perkara-pidana-polsek-aesesa-diapresiasi-ini-sosok-kapolseknya/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/restorative-justice-perkara-pidana-polsek-aesesa-diapresiasi-ini-sosok-kapolseknya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Oct 2022 15:28:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Diapresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Aesesa]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Perkara Pidana]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Aesesa]]></category>
		<category><![CDATA[Restorative Justice]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=6322</guid>

					<description><![CDATA[Restorative Justice Perkara Pidana, Polsek Aesesa Diapresiasi, Ini Sosok Kapolseknya.  FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 10 Oktober 2022. Perkara pidana perkelahian antara warga yakni Yoran dari Kampung Boanio, Desa Olaia dan Vian dari Nebe, desa Labolewa, di wilayah hukum polsek Aesesa, kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya mendapatkan titik terang penyelesaiannya. Perseteruan keduanya, yang diduga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Restorative Justice Perkara Pidana, Polsek Aesesa Diapresiasi, Ini Sosok Kapolseknya. </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 10 Oktober 2022.</b><br />
Perkara pidana perkelahian antara warga yakni Yoran dari Kampung Boanio, Desa Olaia dan Vian dari Nebe, desa Labolewa, di wilayah hukum polsek Aesesa, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/restorasi-justice-harus-dilandaskan-niat-baik-harus-ada-nilai-polres-nagekeo-jangan-permainkan-perkara-orang-kecil/">kabupaten Nagekeo</a>, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya mendapatkan titik terang penyelesaiannya.</p>
<p dir="ltr">Perseteruan keduanya, yang diduga akibat salah paham karena pelaku (Yoran) salah target, berujung pada Laporan polisi yang dilayangkan oleh Vian pihak yang merasa dirugikan (Korban) di Polsek Aesesa pada 4 Oktober 2021 lalu.</p>
<p dir="ltr">Perkara pidana yang telah bergulir sudah sekian lama, mogok di meja Polsek Aesesa dan sepertinya menemukan jalan buntu. Namun, dengan hadirnya  pemimpin Polsek Aesesa yang baru, kini perkara tersebut dapat diurai dan menemukan solusi.</p>
<p dir="ltr">Polsek Aesesa, dibawah komando Kapolsek Aesesa yang baru, saat ini mulai mengurutkan benang kusut perkara tersebut dengan pendekatan Keadilan Restoratif atau <u><i> </i></u><a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/restorasi-justice-harus-dilandaskan-niat-baik-harus-ada-nilai-polres-nagekeo-jangan-permainkan-perkara-orang-kecil/"><i> Restorative Justice</i>.</a></p>
<p dir="ltr">Langkah <i>Restorative justice</i> yang diterapkan dalam perkara pidana perkelahian tersebut diapresiasi keluarga korban dan pelaku. Mereka mengaku senang ketika perkara tersebut kini mendapatkan jalan keluarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/restorative-justice-perkara-pidana-polsek-aesesa-diapresiasi-ini-sosok-kapolseknya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
