<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jembatan Poma Keke &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/jembatan-poma-keke/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Jan 2026 10:29:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Jembatan Poma Keke &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jembatan Darurat Poma Keke Telah Diperbaiki, Hasil Swadaya dan Dukungan Anggota DPRD Provinsi NTT</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/jembatan-poma-keke-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 10:29:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Poma Keke]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22395</guid>

					<description><![CDATA[Jembatan Darurat Poma Keke Telah Diperbaiki, Hasil Swadaya dan Dukungan Anggota DPRD Provinsi NTT FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 21 Januari 2025 Jembatan darurat Poma Keke yang terletak di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setempat dengan dukungan personel TNI dari Batalion Waka Nga Mere, TP 434 Nagekeo. Perbaikan dilakukan untuk menjaga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Jembatan Darurat Poma Keke Telah Diperbaiki, Hasil Swadaya dan Dukungan Anggota DPRD Provinsi NTT</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO – 21 Januari 2025</b></p>
<p dir="ltr"><b><i><a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/jembatan-poma-keke/">Jembatan darurat Poma Keke</a> yang terletak di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setempat dengan dukungan personel TNI dari Batalion Waka Nga Mere, TP 434 Nagekeo. </i></b></p>
<p dir="ltr">Perbaikan dilakukan untuk menjaga kelancaran akses transportasi warga yang selama ini bergantung pada jembatan tersebut.</p>
<p dir="ltr">Kegiatan perbaikan dilaksanakan pada Rabu pagi, 21 Januari 2025, dan dipimpin langsung oleh Jack Ahi, Salah satu tokoh muda Desa Aeramo yang menjadi penggagas utama perbaikan jembatan darurat Poma Keke.</p>
<p dir="ltr">Di lokasi terlihat sejumlah kerusakan pada badan jembatan telah ditangani. Balok-balok kayu yang lapuk dan patah diganti dengan material baru, sementara lubang besar di bagian tengah jembatan ditutup guna mengurangi risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.</p>
<p dir="ltr">Jack Ahi menjelaskan, perbaikan jembatan darurat Poma Keke merupakan murni inisiatif dan swadaya masyarakat. Dukungan datang dari berbagai pihak yang secara sukarela menyumbangkan dana untuk pembelian material pengerjaan jembatan.</p>
<p dir="ltr">“Salah satu dukungan nyata datang dari anggota DPRD Provinsi NTT, Bapak Yohanes Paulinus Nuwa Veto. Bantuan tersebut digunakan untuk pengadaan balok kayu, sementara kebutuhan lainnya seperti paku dan perlengkapan pendukung berasal dari sumbangan sejumlah pengusaha di Aeramo,” ujar Jack.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kondisi Jembatan Poma Keke Kian Memprihatinkan, Pengendara: Jangan Tunggu Ada Korban Baru Urus</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/jembatan-poma-keke/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 01:22:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Poma Keke]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Propinsi NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22358</guid>

					<description><![CDATA[Kondisi Jembatan Poma Keke Kian Memprihatinkan, Pengendara: Jangan Tunggu Ada Korban Baru Urus FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 20 Januari 2025. Jembatan Poma Keke, Infrastruktur vital yang menghubungkan sejumlah wilayah strategis ini tampak semakin rapuh dan berisiko tinggi bagi keselamatan pengguna jalan. Balok-balok kayu kelapa yang menjadi bahan utama jembatan mulai patah, bergeser, bahkan tercecer, menyisakan lubang-lubang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: left"><b>Kondisi Jembatan Poma Keke Kian Memprihatinkan, Pengendara: Jangan Tunggu Ada Korban Baru Urus</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO – 20 Januari 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i><a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/bpbd-nagekeo-bangun-jalan-dan-jembatan-alternatif-di-poma-keke-gunakan-tenaga-kerja-lokal/">Jembatan Poma Keke,</a> Infrastruktur vital yang menghubungkan sejumlah wilayah strategis ini tampak semakin rapuh dan berisiko tinggi bagi keselamatan pengguna jalan. Balok-balok kayu kelapa yang menjadi bahan utama jembatan mulai patah, bergeser, bahkan tercecer, menyisakan lubang-lubang besar yang menganga di badan jembatan.</i></b></p>
<p dir="ltr">Jembatan darurat Poma Keke, di wilayah Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, kondisinya kian memprihatinkan. Pantauan faktahukumntt.com di lokasi, Selasa pagi, 20 Januari 2025, menunjukkan para pengendara yang melintas harus ekstra waspada.</p>
<p dir="ltr">Sejumlah pengendara sepeda motor terlihat melaju perlahan dengan wajah tegang, sementara sebagian lainnya memilih turun dan mendorong kendaraannya demi menghindari risiko terpeleset atau terperosok ke dalam lubang jembatan.</p>
<p dir="ltr">Balok kayu kelapa yang telah lapuk akibat usia dan cuaca ekstrem terlihat tidak lagi mampu menopang beban kendaraan. Beberapa bagian jembatan tampak berlubang, hanya disisakan celah sempit di sisi kiri dan kanan yang terpaksa dijadikan jalur lintasan darurat oleh pengendara.</p>
<p dir="ltr">Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Nagekeo selama hampir sepekan terakhir turut memperburuk kondisi jembatan. Air hujan mempercepat pelapukan kayu dan membuat permukaan jembatan menjadi licin, sehingga risiko kecelakaan semakin besar.</p>
<p dir="ltr">Seorang pengendara perempuan yang ditemui di lokasi mengaku memilih mendorong sepeda motornya saat melintas. Ia khawatir roda kendaraannya terjebak di lubang besar yang berada tepat di tengah jembatan.</p>
<p dir="ltr">“Takut sekali lewat. Kalau salah pijak sedikit bisa jatuh,” ujarnya singkat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
