<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/bupati-dan-wakil-bupati-nagekeo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Mar 2025 03:20:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>SMPK Tozupazo Danga Sambut Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo dengan Tarian dan Sapaan Adat &#8220;Bhea Sa&#8221;</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/misa-perutusan-bupati-dan-wakil-bupati-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 03:20:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Misa perutusan]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[SMPK Tozupazo Danga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=15901</guid>

					<description><![CDATA[SMPK Tozupazo Danga Sambut Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo dengan Tarian dan Sapaan Adat &#8220;Bhea Sa&#8221; FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 4 Maret 2025. Kehangatan dan semangat kebersamaan begitu terasa saat Kelompok Tari SMPK Tozupazo Danga menyambut kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus dan Gonzalo Gratias Muga Sada, dengan tarian tradisional dan sapaan adat &#8220;Bhea [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>SMPK Tozupazo Danga Sambut Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo dengan Tarian dan Sapaan Adat &#8220;Bhea Sa&#8221;</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO – 4 Maret 2025.</b><br />
Kehangatan dan semangat kebersamaan begitu terasa saat Kelompok Tari SMPK Tozupazo Danga menyambut kedatangan Bupati dan Wakil <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/pelantikan-bupati-dan-wakil-bupati/">Bupati Nagekeo</a>, Simplisius Donatus dan Gonzalo Gratias Muga Sada, dengan tarian tradisional dan sapaan adat &#8220;Bhea Sa&#8221; di Jalan Piet Alexander Talo, tak jauh dari lokasi Misa Perutusan.</p>
<p dir="ltr">Dalam sapaan adat &#8220;Bhea Sa&#8221;, anak-anak SMPK Tozupazo Danga dengan penuh hormat menyampaikan doa dan harapan agar Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo senantiasa diberkati dengan kesehatan yang baik serta kebijaksanaan dalam memimpin daerah menuju masa depan yang lebih cerah.</p>
<figure id="attachment_15891" aria-describedby="caption-attachment-15891" style="width: 1040px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-15891" src="https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Penyambutan-Bupati-dan-wakil-bupati.jpg" alt="Bupati dan Wakil Bupati" width="1040" height="780" srcset="https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Penyambutan-Bupati-dan-wakil-bupati.jpg 1040w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Penyambutan-Bupati-dan-wakil-bupati-300x225.jpg 300w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Penyambutan-Bupati-dan-wakil-bupati-1024x768.jpg 1024w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Penyambutan-Bupati-dan-wakil-bupati-768x576.jpg 768w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Penyambutan-Bupati-dan-wakil-bupati-24x18.jpg 24w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Penyambutan-Bupati-dan-wakil-bupati-36x27.jpg 36w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Penyambutan-Bupati-dan-wakil-bupati-48x36.jpg 48w" sizes="(max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /><figcaption id="caption-attachment-15891" class="wp-caption-text">Kelompok tari SMPK Tozupazo Danga sambut Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus dan Gonzalo Gratias Muga Sada. (Foto:faktahukumntt.com).</figcaption></figure>
<p dir="ltr">Ritual ini menjadi simbol penghormatan kepada pemimpin serta bentuk syukur dan harapan masyarakat Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Dengan gerakan gemulai penuh makna, kelompok tari SMPK Tozupazo Danga mengiringi langkah Bupati dan Wakil Bupati menuju tenda acara Misa Perutusan yang berlangsung di Lapangan Berdikari Danga.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Pesan Uskup Agung Ende Saat Peletakan Batu Gereja Paroki Jawakisa</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/tak-berkategori/begini-pesan-uskup-agung-ende-saat-peletakan-batu-gereja-paroki-jawakisa/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/tak-berkategori/begini-pesan-uskup-agung-ende-saat-peletakan-batu-gereja-paroki-jawakisa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Sep 2021 13:04:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Paroki Jawakisa]]></category>
		<category><![CDATA[Peletakan Batu Pertama]]></category>
		<category><![CDATA[Propinsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[uskup Agung Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Vinsensius Sensi Potokota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=2574</guid>

					<description><![CDATA[Begini Pesan Uskup Agung Ende Saat Peletakan Batu Gereja Paroki Jawakisa. Nagekeo, Faktahukumntt.com &#8211; Jumat, 24 September 2021. Uskup Agung Ende Mgr. Vincentius Sensi Potokota, Pr melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Paroki Kristus Raja Jawakisa, kecamatan Aesesa Selatan, kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), jumat (24/09/2021). Acara peletakan batu pertama tersebut diawali dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Begini Pesan Uskup Agung Ende Saat Peletakan Batu Gereja Paroki Jawakisa. </b></p>
<p dir="ltr"><b>Nagekeo, </b><b><a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">Faktahukumntt.com</a></b><b> &#8211; Jumat, 24 September 2021.</b></p>
<p dir="ltr">Uskup Agung Ende Mgr. Vincentius Sensi Potokota, Pr melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Paroki Kristus Raja Jawakisa, kecamatan Aesesa Selatan, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/waduk-lambo-masyrakat-adat-labolewa-segel-kantor-desa-begini-tuntutannya/">kabupaten Nagekeo</a>, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), jumat (24/09/2021).</p>
<p dir="ltr">Acara peletakan batu pertama tersebut diawali dengan ibadat sabda pemberkatan yang dipimpin langsung oleh yang mulia Uskup Agung Ende Mgr. Vincentius Sensi Potokota dan didampingi beberapa imam konselebran.</p>
<p dir="ltr">Setelah ibadat pemberkatan dilanjutkan dengan acara ritual adat peletakan batu oleh tokoh adat yakni Benyamin Laki dari suku <i>Woe Ebu Tuza, Sao Peti Piri Nago Nua, Bola Pare Isi Uw</i>i.</p>
<p dir="ltr">Ritual tersebut bertujuan untuk momohon izin kepada para leluhur agar secara bersama-sama memberikan dukungan dan merestui pembangunan gereja.</p>
<p dir="ltr">Bukti dukungan penuh dari para leluhur dan tokoh adat secara nyata adalah telah diserahkannya tanah seluas kurang lebih 2,5 ha untuk pembangunan gereja tersebut.</p>
<p dir="ltr">Ritual adat diakhiri dengan peletakan batu pertama oleh yang mulia Uskup Agung Ende Mgr.Vincentius Sensi Potokota yang disaksikan oleh Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do dan para undangan lainnya.</p>
<p dir="ltr">Peletakan batu pertama tersebut sebagai tanda dimulainya pembangunan Gereja Kristus Raja Jawakisa.</p>
<p dir="ltr">Yang Mulia Uskup Agung Ende Mgr. Vincentius Sensi Potokota  dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan gereja adalah ikon umat kristiani.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Peletakan batu yang biasa orang kenal dengan sebutan batu penjuru, batu karang yang kokoh itu harus ada kerja sama yg kuat antara kita semua. Kita jangan melihat siapa yang berperan lebih atau siapa y<u>an</u>g kurang berperan tetapi ini semua adalah bentuk partisipasi setiap orang dalam melaksanakan rencana kita bersama.&#8221; Ungkap uskup Agung Ende.</p>
<p dir="ltr"><u>&#8220;</u>Batu dan pasir tidak akan merekat kalau tanpa semen. Besi beton tidak bisa berdiri tegak tanpa kawat pengikat, begitupun untuk bangunan gereja yang  menjadi rumah ibadah kita yang menjadi ikon kita umat kristiani.Tidak bisa berdiri kokoh tanpa kerja sama yang baik dari semua pihak.&#8221; Ungkapnya  lebih lanjut.</p>
<p dir="ltr">Diakhir sambutannya, Uskup Sensi juga menyinggung perihal  waduk Lambo yang dalam rencanan akan dibangun pemerintahan.</p>
<p dir="ltr">Uskup mengajak semua masyarakat dan pemerintah agar berada pada pemikiran yang sama terkait pembangunan waduk Lambo demi hajat  hidup banyak orang.</p>
<p dir="ltr">&#8221; Melihat dari keadaan alam Jawakisa yang cukup gersang ini, terlepas dari pro dan kontra, alangkah baiknya juga kalau waduk lambo ini ada disekitar kita, maka alam kita ini juga akan menjadi lebih indah dan akan menjadi rahmat bagi banyak orang. Dengan restu dan kehendak Tuhan maka tidak mustahil semua rencana kita akan terkabulkan&#8221; kata yang Mulia Uskup Agung Ende.</p>
<p dir="ltr">Hadir pada acara tersebut, Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do,  Wakil Bupati Nagekeo,  Marianus Waja, Romo Vikep, Pastor Paroki Kristus Raja Jawakisa Pater Kamilus Ndona, serta para imam konselebran.</p>
<p dir="ltr">Hadir pula, mantan Bupati Nagekeo, Elias Djo,  Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Antonius Moti dan Isidorus Goa, Camat Aesesa Selatan, Isakh Beby, Pimpinan Perangkat Daerah,  para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, umat paroki Jawakisa,  OMK Jawakisa serta para tamu undangan lainnya. <b>(Rls/Mery/HPN) </b></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/tak-berkategori/begini-pesan-uskup-agung-ende-saat-peletakan-batu-gereja-paroki-jawakisa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sidang Perubahan APBD Molor, Gaji Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo  Dipotong 6 Bulan</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/sidang-perubahan-apbd-molor-gaji-bupati-dan-wakil-bupati-nagekeo-dipotong-6-bulan/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/sidang-perubahan-apbd-molor-gaji-bupati-dan-wakil-bupati-nagekeo-dipotong-6-bulan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2021 14:27:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[APBD Perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Propinsi NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=2523</guid>

					<description><![CDATA[Sidang Perubahan APBD Molor, Gaji Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo  Dipotong 6 Bulan.  Nagekeo,Faktahukumntt.com &#8211; 21 September 2021. Sidang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) kabupaten Nagekeo Tahun Anggaran (TA) 2021 molor. Dampak dari molornya sidang perubahan TA 2021, sejumlah agenda Pemerintahan Daerah (Pemda) kabupaten Nagekeo propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak Berjalan optimal. Kosenkuensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: left"><b>Sidang Perubahan APBD Molor, Gaji Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo  Dipotong 6 Bulan. </b></p>
<p dir="ltr"><b>Nagekeo,<a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">Faktahukumntt.com</a> &#8211; 21 September 2021.</b></p>
<p dir="ltr">Sidang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/terdampak-pembangunan-waduk-lambo-kampung-kawa-menuntut-hak-mereka-terpenuhi/">) kabupaten Nagekeo</a> Tahun Anggaran (TA) 2021 molor.</p>
<p dir="ltr">Dampak dari molornya sidang perubahan TA 2021, sejumlah agenda P<u>e</u>merintahan Daerah (Pemda) kabupaten Nagekeo propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak Berjalan optimal.</p>
<p dir="ltr">Kosenkuensi lainnya adalah Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do dan Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja tidak menerima Gaji mereka selama 6 Bulan.</p>
<p dir="ltr">Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Nagekeo, Marselinus F. Ajo Bupu, kepada sejumalah awak media di Aula Kantor DPRD kabupaten Nagekeo, senin (20/09/2021).</p>
<p dir="ltr">&#8220;Dari Lembaga DPRD, Sudah 3 kali kami menyurati kepada Pemerintahan terkait sidang perubahan, Pembahasan sidang pembahasan KUA-PPAS induk dan APBD induk. Namun, Pemerintahan belum Menyediakan dokumem secara baik&#8221; Demikian Jelas Ketua DPRD Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Ia menuturkan bahwa berdasarkan PP 12 Tahun 2019 penyusunan perubahan APBD paling lambat bulan Augustus Tahun Anggaran berjalan, Namun hingga kini dokumem tersebut belum tersaji secara baik oleh Pemda Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Marselinus juga kuatir bahwa Sidang APBD tahun Anggaran 2022 akan ikut molor. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap Pemotongan pada sebagai besar Dana Alokasi Umum (DAU).</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami dari DPRD kami tidak Menyalahi aturan, semua tahapan kami lalui dengan baik. Apabila sampai tanggal 30  November belum Ada kesepakatan antara kedua Lembaga, Bupati dan Wakil bupati harus terima Konsekuensi, selama 6 bulan mereka tidak terima Gaji mereka, itu amanat undang-undang&#8221; Jelas Marselinus. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/sidang-perubahan-apbd-molor-gaji-bupati-dan-wakil-bupati-nagekeo-dipotong-6-bulan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
