Terdampak Pembangunan Waduk Lambo, Kampung Kawa Menuntut Hak Mereka Terpenuhi.

Nagekeo,Faktahukumntt.com – Selasa (21 September 2021).

Tiga Suku terdampak pembangunan waduk Lambo yakni Suku Labo, Suku Lele dan Suku Kawa, duduk berembuk di kampung kawa, Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (16/09/2021).

Ketiga suku tersebut duduk bersilah di pelataran kampung adat Kawa, mereka berbalutkan pakaian adat dengan niat menyatukan pendapat untuk menuntut hak atas tanah ulayat mereka.

Bahwasannya hingga kini belum ada kesepakatan terkait nominal ganti rugi atas tanah mereka yang terdampak  proyek strategis Nasional Pembangunan waduk Lambo, sedangkan kegiatan proyek terus berlanjut.

Mereka mengakui bahwa sesungguhnya mereka sangat mendukung program pemerintah terkait pembangunan waduk Lambo.

Yang mereka soalkan adalah prosedur pelaksanaan pembangunan waduk Lambo  yang terkesan mengabaikan hak-hak  masyrakat adat.

Klemens Lay, mewakili masyarakat kampung Kawa menegaskan bahwa, Negara harus mengakui, menghormati dan melindungi hak-hak masyarakat adat sesuai amanat undang-undang, bukan bertindak sebaliknya, dimana terkesan melecehkan atau melupakan hak-hak masyarakat adat.

“Berbagai cara telah dilakukan yaitu dengan cara pendekatan dan bersurat namun karena keterbatasan, semuanya tidak dihiraukan pemerintah.” Jelas Klemens.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.