<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Angin kencang &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/angin-kencang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Feb 2026 09:51:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Angin kencang &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemerintah Desa Ladolima Timur Serahkan Data Bencana Angin Kencang kepada Pemda Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/tak-berkategori/bencana-ladolima-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 09:51:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Angin kencang]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Keotengah]]></category>
		<category><![CDATA[Ladolima Timur]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22602</guid>

					<description><![CDATA[Pemerintah Desa Ladolima Timur Serahkan Data Bencana Angin Kencang kepada Pemda Nagekeo FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 6 Februari 2026. Pemerintah Desa Ladolima Timur, Kecamatan Keotengah, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), secara resmi menyerahkan laporan data kerusakan dan kerugian masyarakat akibat bencana angin kencang yang terjadi pada di Jumat 23 Januari 2026 lalu kepada Pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: left"><b>Pemerintah Desa Ladolima Timur Serahkan Data Bencana Angin Kencang kepada Pemda Nagekeo</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 6 Februari 2026.</b><br />
<b><i>Pemerintah Desa Ladolima Timur, Kecamatan Keotengah, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/bpbd-nagekeo-bungkam/">Kabupaten Nagekeo</a>, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), secara resmi menyerahkan laporan data kerusakan dan kerugian masyarakat akibat bencana angin kencang yang terjadi pada di Jumat 23 Januari 2026 lalu kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo.</i></b></p>
<p dir="ltr">Kepala Desa Ladolima Timur, Marino Dolores Jena Sera Jawa, menjelaskan bahwa dokumen laporan tersebut diantar langsung oleh Sekretaris Desa Ladolima Timur pada Kamis, 5 Februari 2026, sebagai bentuk tanggung jawab administratif dan upaya percepatan penanganan bencana.</p>
<p dir="ltr">Sebelumnya, faktahukumntt.com telah memberitakan bahwa bencana angin kencang yang melanda Desa Ladolima Timur mengakibatkan kerusakan signifikan pada rumah warga, fasilitas umum, serta kebun masyarakat yang ditanami komoditas produktif seperti cengkeh dan pala.</p>
<p dir="ltr">Antonius Towa, Tokoh masyarakat Desa Ladolima Timur mengeluhkan lemahnya respons pemerintah pascabencana.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, hingga saat ini belum terlihat langkah konkret dan serius dari pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana yang dialami warga.</p>
<p dir="ltr">Ia menegaskan, dampak bencana tersebut tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga memukul perekonomian masyarakat desa.</p>
<p dir="ltr">Kerusakan tanaman produktif seperti cengkeh dan pala, kata dia, memiliki konsekuensi jangka panjang karena membutuhkan waktu hingga enam tahun untuk kembali berproduksi jika harus ditanam ulang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>11 Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang di Ladolima Timur, BPBD Nagekeo Dinilai Abai dan Bungkam</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/bpbd-nagekeo-bungkam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 11:21:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Angin kencang]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22541</guid>

					<description><![CDATA[11 Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang di Ladolima Timur, BPBD Nagekeo Dinilai Abai dan Bungkam FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 30 Januari 2026. Bencana angin menerjang Desa Ladolima Timur, Kecamatan Keotengah, Kabupaten Nagekeo, pada Jumat pagi, 23 Januari 2025 lalu. Sedikitnya 11 rumah warga dilaporkan rusak, disusul kerusakan fasilitas umum dan tanaman produktif warga. Ironisnya,  pascabencana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>11 Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang di Ladolima Timur, BPBD Nagekeo Dinilai Abai dan Bungkam</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 30 Januari 2026.</b><br />
<i><b>Bencana angin menerjang Desa Ladolima Timur, Kecamatan Keotengah, K<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/spm-pendidikan-ntt/">abupaten Nagekeo</a>, pada Jumat pagi, 23 Januari 2025 lalu. </b></i></p>
<p dir="ltr">Sedikitnya 11 rumah warga dilaporkan rusak, disusul kerusakan fasilitas umum dan tanaman produktif warga.</p>
<p dir="ltr">Ironisnya,  pascabencana respons resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo justru nihil.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan data Pemerintah Desa Ladolima Timur, kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap rumah warga akibat terjangan angin yang datang secara tiba-tiba.</p>
<p dir="ltr">Fasilitas umum yang ikut terdampak antara lain SDK Mabhaulu, Gereja, serta Aula Paroki Santo Mikael Mundemi, bangunan yang selama ini menjadi pusat aktivitas pendidikan, agama dan sosial masyarakat.</p>
<p dir="ltr">Penjabat Kepala Desa Ladolima Timur, Marino Sera Jawa, membenarkan kondisi tersebut.</p>
<p dir="ltr">“Rumah warga yang rusak ada 11 unit, rata-rata kerusakannya pada seng. SDK Mabhaulu, gereja, dan aula paroki juga mengalami kerusakan yang sama akibat angin kencang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis, 29 Juni 2026.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemdes Ladolima Timur Mulai Identifikasi Kerusakan Akibat Angin Kencang</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/pemdes-ladolima-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 02:02:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Angin kencang]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Ladolima Timur]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pemdes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22480</guid>

					<description><![CDATA[Pemdes Ladolima Timur Mulai Identifikasi Kerusakan Akibat Angin Kencang FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 26 Januari 2026 Pemerintah Desa (Pemdes) Ladolima Timur, Kecamatan Keotengah, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai melakukan identifikasi dan pendataan kerusakan akibat angin kencang yang menerjang Kampung Boamuri pada Jumat pagi, 23 Januari 2026. Pendataan tersebut dilakukan untuk memastikan jumlah kerugian yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Pemdes Ladolima Timur Mulai Identifikasi Kerusakan Akibat Angin Kencang</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO – 26 Januari 2026</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Pemerintah Desa (Pemdes) Ladolima Timur, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/tinjau-lokasi-longsor/">Kecamatan Keotengah</a>, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/periuk-tanah-nagekeo/">Kabupaten Nagekeo,</a> Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai melakukan identifikasi dan pendataan kerusakan akibat angin kencang yang menerjang Kampung Boamuri pada Jumat pagi, 23 Januari 2026.</i></b></p>
<p dir="ltr">Pendataan tersebut dilakukan untuk memastikan jumlah kerugian yang dialami warga, baik pada sektor permukiman, fasilitas umum, maupun tanaman produktif masyarakat, sebagai dampak dari cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Nagekeo dan sekitarnya.</p>
<p dir="ltr">Penjabat Kepala Desa Ladolima Timur, Marino Sera Jawa, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh aparatur desa untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan pendataan secara menyeluruh.</p>
<p dir="ltr">“Mulai hari ini saya minta teman-teman aparatur desa melakukan pendataan dan identifikasi agar diketahui secara pasti jumlah dan jenis kerusakan yang dialami masyarakat,” ujar Marino saat dikonfirmasi faktahukumntt.com, Senin 26 Januari 2026.</p>
<p dir="ltr">Ia menjelaskan, hasil pendataan tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah desa untuk menyusun laporan resmi yang selanjutnya disampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo sebagai bentuk laporan awal kejadian bencana.</p>
<p dir="ltr">“Setelah pendataan selesai, kami akan segera bersurat ke BPBD Kabupaten Nagekeo agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme penanganan bencana,” katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Warga dan Fasilitas Umum di Desa Ladolima Timur Rusak Diterpa Angin Kencang</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/diterpa-angin-kencang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2026 11:03:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Angin kencang]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Keotengah]]></category>
		<category><![CDATA[Ladolima Timur]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22473</guid>

					<description><![CDATA[Rumah Warga dan Fasilitas Umum di Desa Ladolima Timur Rusak Diterpa Angin Kencang FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 25 Januari 2025. Fenomena cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakibatkan kerusakan pada rumah warga, fasilitas umum, serta komoditas unggulan milik petani. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Baomuri, Desa Ladolima Timur, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Rumah Warga dan Fasilitas Umum di Desa Ladolima Timur Rusak Diterpa Angin Kencang</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 25 Januari 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><i><b>Fenomena cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/lomba-karya-jurnalistik/">Kabupaten Nagekeo</a>, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakibatkan kerusakan pada rumah warga, fasilitas umum, serta komoditas unggulan milik petani. </b></i></p>
<p dir="ltr">Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Baomuri, Desa Ladolima Timur, Kecamatan <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/polisi-ungkap-kronologis-penemuan-mayat-pegawai-lapas-yang-tewas-gantung-diri/">Keotengah</a>, pada Jumat pagi, 23 Januari 2025.</p>
<p dir="ltr">Angin kencang yang datang secara tiba-tiba sekitar pukul 04.00 WITA membuat warga panik. Kekuatan angin merusak sejumlah rumah penduduk, terutama pada bagian atap seng yang terlepas dan berserakan. Selain rumah warga, beberapa bangunan fasilitas umum seperti gereja juga mengalami kerusakan akibat terjangan angin.</p>
<p dir="ltr">Tidak hanya merusak bangunan, bencana angin kencang tersebut turut berdampak serius pada sektor pertanian dan perkebunan masyarakat.</p>
<p dir="ltr">Sejumlah tanaman produktif yang menjadi sumber penghidupan warga, seperti cengkeh dan pala, dilaporkan tumbang dan rusak. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga akan potensi kerugian ekonomi yang cukup besar, mengingat komoditas tersebut merupakan andalan masyarakat setempat.</p>
<p dir="ltr">Tokoh masyarakat Desa Ladolima Timur, Antonius Towa, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut menjadi pengalaman yang cukup menakutkan bagi warga. Menurutnya, dampak angin kencang tidak hanya dirasakan oleh pemilik rumah, tetapi juga oleh seluruh masyarakat desa.</p>
<p dir="ltr">“Kejadian ini terjadi sekitar jam empat pagi dan cukup menakutkan masyarakat. Korban bukan hanya rumah-rumah warga, tetapi juga bangunan umum seperti gereja dan aula. Selain itu, komoditas masyarakat seperti cengkeh dan pala juga mengalami kerusakan,” ujar Antonius, yang juga merupakan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ladolima Timur.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
