Bupati Simplisius menyebutkan bahwa pada tahun 2025, Raport Pendidikan Kabupaten Nagekeo menempati urutan ke-2 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan status “hijau” selama tiga tahun berturut-turut dalam aspek literasi, numerasi, dan pendidikan karakter, meski kondisi sosial ekonominya tergolong terbatas.
_ “Kami sangat bersyukur sudah berada di Tuntas Pratama dan akan berusaha untuk naik ke tingkat selanjutnya dan memperbaiki yang masih kurang, khususnya di pengurangan jumlah ATS,” jelasnya._
Bupati Simplisius berharap kerjasama yang dibangun bersama INOVASI mampu menjadi momentum untuk memperbaiki rapor pendidikan Kabupaten Nagekeo pada tahun 2026 dan memperkuat pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan, terutama dalam tiga pilar utama: Literasi, Numerasi, dan Penguatan Karakter.
“Dengan penuh semangat, terbuka terhadap perubahan, dan berani melakukan refleksi mendalam, mari kita satukan langkah memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, dan mitra pembangunan,” jelasnya.
Bupati Simplisius menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi, atas kerja sama selama 5 tahun antara Pemerintah Australia dengan Pemerintah Indonesia dalam hal ini Program INOVASI.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
