Kolaborasi Menuju Pendidikan Inklusif

Program INOVASI Fase III (2024–2027) merupakan lanjutan dari Fase I (2017–2020) dan Fase II (2020–2023). Jika dua fase sebelumnya fokus pada peningkatan literasi, numerasi, dan karakter siswa kelas awal, maka fase ketiga ini menambahkan perspektif baru yang lebih inklusif.

Program kali ini menyoroti Kesetaraan Gender, Inklusi Disabilitas, Inklusi Sosial, dan Perubahan Iklim bagi siswa kelas 1–6 SD/MI.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari kemitraan strategis antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar di daerah.

Langkah Bersama Menuju 2026

Bupati Simplisius berharap kegiatan reflektif ini mampu menjadi momentum untuk memperbaiki rapor pendidikan Kabupaten Nagekeo pada tahun 2026 dan memperkuat pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan, terutama dalam tiga pilar utama: Literasi, Numerasi, dan Penguatan Karakter.

“Dengan penuh semangat, terbuka terhadap perubahan, dan berani melakukan refleksi mendalam, mari kita satukan langkah memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, dan mitra pembangunan,” pungkasnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.