<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Jun 2026 12:59:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mayoritas Kendaraan Dinas Pemkab Nagekeo Belum Bayar Pajak, Tunggakan Capai Rp474 Juta</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/kendaraan-dinas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 12:59:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan Dinas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Tunggak Pajak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23530</guid>

					<description><![CDATA[Mayoritas Kendaraan Dinas Pemkab Nagekeo Belum Bayar Pajak, Tunggakan Capai Rp474 Juta FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 17 Juni 2026. Pemerintah Kabupaten Nagekeo menghadapi persoalan serius dalam tata kelola aset daerah. Hasil pendataan dan verifikasi faktual yang dilakukan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Nagekeo bersama UPT Pendapatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Wilayah Kabupaten Nagekeo menunjukkan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Mayoritas Kendaraan Dinas Pemkab Nagekeo Belum Bayar Pajak, Tunggakan Capai Rp474 Juta</b></p>
<p><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 17 Juni 2026.</b><br />
<b><i>Pemerintah Kabupaten Nagekeo menghadapi persoalan serius dalam tata kelola aset daerah. Hasil pendataan dan verifikasi faktual yang dilakukan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Nagekeo bersama UPT Pendapatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Wilayah <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/dinas-sosial-nagekeo/">Kabupaten Nagekeo</a> menunjukkan bahwa mayoritas kendaraan dinas milik pemerintah daerah belum memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).</i></b></p>
<p>Kepala Bidang Pendapatan BKD Nagekeo, Lorens Da Costa dalam laporannya saat upacara gabungan Apel Kesadaran Korpri, Rabu 17 Juni 2026 mengungkapkan bahwa dari total 830 unit kendaraan dinas yang tercatat sebagai aset daerah, sebanyak 437 unit atau 53 persen masih menunggak pajak.</p>
<p>Sementara kendaraan yang telah melunasi kewajiban pajaknya hingga Mei 2026 hanya berjumlah 393 unit atau sekitar 47 persen.</p>
<p>Total tunggakan pajak kendaraan dinas tersebut mencapai Rp474.983.628.</p>
<p>Berdasarkan hasil inventarisasi, kendaraan dinas Pemerintah Kabupaten Nagekeo terdiri atas 733 unit kendaraan roda dua dan 97 unit kendaraan roda empat.</p>
<p>Namun, tingkat kepatuhan pembayaran pajak masih tergolong rendah.</p>
<p>Temuan ini mencerminkan masih lemahnya disiplin administrasi dalam pengelolaan aset daerah, sekaligus menjadi tantangan bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan bermotor.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Demo Mahasiswa Serukan 11+9 Tuntutan, Termasuk Hentikan MBG dan Kopdes Merah Putih</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/demo-mahasiswa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 13:22:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Hukum NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Unjuk Rasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23519</guid>

					<description><![CDATA[Demo Mahasiswa Serukan 11+9 Tuntutan, Termasuk Hentikan MBG dan Kopdes Merah Putih FAKTAHUKUMNTT.COM, JAKARTA – 15 Juni 2026. Gelombang protes mahasiswa kembali menggema di jantung ibu kota. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis (PERISAI) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Senin 15 Juni 2026. Mereka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Demo Mahasiswa Serukan 11+9 Tuntutan, Termasuk Hentikan MBG dan Kopdes Merah Putih</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, JAKARTA – 15 Juni 2026.</b><br />
<b><i>Gelombang protes mahasiswa kembali menggema di jantung ibu kota. Ratusan <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/mahasiswa-uniflor-ende/">mahasiswa</a> yang tergabung dalam Aliansi Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis (PERISAI) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Senin 15 Juni 2026.</i></b></p>
<p dir="ltr">Mereka membawa 11+9 poin tuntutan yang disebut sebagai representasi keresahan rakyat terhadap berbagai kebijakan pemerintah.</p>
<p dir="ltr">Dilangsir dari Kompas.com, Aksi yang semula direncanakan berlangsung di Bundaran HI itu sempat mengalami hambatan setelah aparat kepolisian melakukan penyekatan akses menuju lokasi utama demonstrasi.</p>
<p dir="ltr">Massa akhirnya tertahan di depan Gedung Thamrin Nine dan memilih melakukan aksi duduk sambil menyampaikan orasi secara bergantian.</p>
<p dir="ltr"><b>Negosiasi Buntu, Mahasiswa Dikepung Barikade Polisi</b></p>
<p dir="ltr">Massa mulai melakukan aksi duduk sekitar pukul 16.20 WIB setelah upaya negosiasi dengan aparat keamanan tidak menemukan titik temu.</p>
<p dir="ltr">Mahasiswa meminta akses menuju Bundaran HI dibuka agar mereka dapat menyampaikan aspirasi di lokasi yang telah direncanakan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mantan Kabag Ops Diduga Menjadi Otak Penyerangan Jurnalis Voxntt, Polres Nagekeo Masih Bungkam</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/polres-nagekeo-bungkam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 09:27:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kebebasan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23491</guid>

					<description><![CDATA[Mantan Kabag Ops Diduga Menjadi Otak Penyerangan Jurnalis Voxntt, Polres Nagekeo Masih Bungkam FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 10 Juni 2026. Kasus dugaan penyerangan terhadap Jurnalis Voxntt.com, Patrianus Meo Djawa di Kantor Polres Nagekeo, Rabu 3 Juni 2026, menguak sejumlah fakta tentang keterlibatan Mantan Kabag Ops Polres Nagekeo berinisial ST yang diduga menjadi otak dibalik tindakan penyerangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Mantan Kabag Ops Diduga Menjadi Otak Penyerangan Jurnalis Voxntt, Polres Nagekeo Masih Bungkam</b></p>
<p><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 10 Juni 2026.</b><br />
<b><i>Kasus dugaan penyerangan terhadap Jurnalis Voxntt.com, Patrianus Meo Djawa di Kantor Polres Nagekeo, Rabu 3 Juni 2026, menguak sejumlah fakta tentang keterlibatan Mantan Kabag Ops <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/wartawan-provokasi-massa/">Polres Nagekeo</a> berinisial ST yang diduga menjadi otak dibalik tindakan penyerangan tersebut. </i></b></p>
<p>ST ketika dikonfirmasi faktahukumntt.com sebelumnya, membantah jika dirinya yang menggerakkan massa untuk mendatangi kantor Polres Nagekeo.</p>
<p>ST mengaku tidak mengetahui peristiwa tersebut dan tidak berada dilokasi kejadian saat peristiwa berlangsung. Dirinya baru mengetahui ihwal peristiwa upaya penyerangan jurnalis Voxntt oleh sekelompok massa melalui tayangan vidoe yang beredar.</p>
<p>Pernyataan ST Berbanding terbalik dengan sejumlah pengakuan sumber informasi faktahukumntt.com, yang tidak ingin namanya disebutkan.</p>
<p>Ia menerangkan bahwa ST terlibat dalam kejadian penyerangan jurnalis Voxntt di Kantor Polres Nagekeo dan diduga menjadi dalang aksi tersebut.</p>
<p>ST pada malam kejadian disebut berada di lingkungan Kantor Polres Nagekeo dan sempat mengobrol dengan beberapa orang saat berada disana.</p>
<p>Dugaan keterlibatan ST menguat setelah adanya pengakuan salah seorang yang terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pena Kritis dari Timur Indonesia: Sevrin Waja Ukir Prestasi Nasional Lewat Isu Demokrasi</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/sevrin-waja-dkpp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 01:45:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[DKPP]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Sevrin Waja]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23487</guid>

					<description><![CDATA[Pena Kritis dari Timur Indonesia: Sevrin Waja Ukir Prestasi Nasional Lewat Isu Demokrasi FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 10 Juni 2026. Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks, wartawan Viva.co.id wilayah Kabupaten Nagekeo, Sevrin Waja, kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara IV Lomba Karya Jurnalistik Nasional Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Pena Kritis dari Timur Indonesia: Sevrin Waja Ukir Prestasi Nasional Lewat Isu Demokrasi</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO – 10 Juni 2026.</b><br />
<i><b>Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks, wartawan Viva.co.id wilayah Kabupaten Nagekeo, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/isu-pekerja-migran/">Sevrin Waja,</a> kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara IV Lomba Karya Jurnalistik Nasional Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Tahun 2026.</b></i></p>
<p dir="ltr">Prestasi tersebut diraih melalui karya jurnalistik investigatif dan mendalam berjudul &#8220;Politik Uang, Bohir dan Harapan Demokrasi di Tangan Gen Z&#8221;, sebuah tulisan yang mengupas secara kritis persoalan klasik yang masih membayangi demokrasi Indonesia, yakni praktik politik uang, pengaruh para pemodal politik (bohir), serta harapan besar yang disematkan kepada Generasi Z sebagai penjaga masa depan demokrasi.</p>
<p dir="ltr">Kompetisi tingkat nasional yang diikuti ratusan jurnalis dari berbagai media lokal dan nasional itu menjadi ajang bergengsi yang diselenggarakan DKPP untuk mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik berkualitas yang mampu memperkuat demokrasi, meningkatkan kesadaran publik, dan mengawasi integritas penyelenggaraan pemilu.</p>
<p dir="ltr"><b>Membongkar Akar Politik Uang dan Pengaruh Bohir</b></p>
<p dir="ltr">Dalam karya yang mengantarkannya meraih penghargaan nasional tersebut, Sevrin menyoroti bagaimana politik uang masih menjadi ancaman nyata bagi kualitas demokrasi Indonesia. Praktik transaksional yang terus berulang dari pemilu ke pemilu dinilai telah menciptakan hubungan patronase yang merusak esensi demokrasi yang sehat.</p>
<p dir="ltr">Lebih jauh, ia mengungkap peran para bohir politik yang kerap hadir sebagai penyokong finansial dalam kontestasi elektoral. Dukungan tersebut tidak jarang melahirkan hubungan timbal balik yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan publik setelah pemilu berakhir.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelantikan Said Iqbal Memperkuat Komunikasi Antara Pemerintah dan Buruh, EXCO Partai Buruh Nagekeo Beri Apresiasi</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/presiden-partai-buruh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 03:08:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Penasihat Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Said Iqbal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23481</guid>

					<description><![CDATA[Pelantikan Said Iqbal Memperkuat Komunikasi Antara Pemerintah dan Buruh, EXCO Partai Buruh Nagekeo Beri Apresiasi FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 9 Juni 2026. Presiden Partai Buruh, Ir. Said Iqbal, M.E., dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan oleh Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026. Ketua EXCO Partai Buruh Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Pelantikan Said Iqbal Memperkuat Komunikasi Antara Pemerintah dan Buruh, EXCO Partai Buruh Nagekeo Beri Apresiasi</b></p>
<p><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 9 Juni 2026.</b><br />
<b><i>Presiden Partai Buruh, Ir. Said Iqbal, M.E., dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan oleh Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.</i></b></p>
<p>Ketua EXCO Partai Buruh <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/wartawan-provokasi-massa/">Kabupaten Nagekeo</a>, James Bisara menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Said Iqbal atas pelantikan tersebut.</p>
<p>Menurut James Bisara, pelantikan Said Iqbal merupakan bentuk kepercayaan negara kepada sosok yang selama ini dikenal konsisten memperjuangkan hak-hak pekerja dan kesejahteraan buruh di Indonesia.</p>
<p>Pengalaman panjangnya dalam gerakan serikat pekerja dan advokasi ketenagakerjaan dinilai menjadi modal penting dalam menjalankan amanah baru tersebut.</p>
<p>Atas nama Pengurus EXCO Partai Buruh Kabupaten Nagekeo, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Ir. Said Iqbal, M.E. atas amanah yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Jabatan ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar dalam memperjuangkan kepentingan pekerja dan buruh Indonesia,” ujar James Bisara.</p>
<p>Ia menambahkan, kehadiran Said Iqbal dalam posisi strategis tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah dan kalangan pekerja, serta mendorong lahirnya berbagai kebijakan yang berpihak kepada buruh, meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja, dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis serta berkeadilan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Oknum Wartawan Diduga Ikut Memprovokasi Massa Serang Jurnalis Voxntt di Polres Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/wartawan-provokasi-massa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 02:33:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Hedlina]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis voxntt]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23463</guid>

					<description><![CDATA[Oknum Wartawan Diduga Ikut Memprovokasi Massa Serang Jurnalis Voxntt di Polres Nagekeo FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 7 Juni 2026. Pria Berinisial AS, wartawan media online Politisi Nusantara, diduga ikut memprovokasi massa untuk menyerang jurnalis Voxntt.com, Patrianus Meo Djawa di Kantor Polres Nagekeo, Rabu malam, 3 Juni 2026. AS merupakan mantan pegawai salah satu koperasi di Nagekeo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Oknum Wartawan Diduga Ikut Memprovokasi Massa Serang Jurnalis Voxntt di Polres Nagekeo</b></p>
<p><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 7 Juni 2026.</b><br />
<b>Pria Berinisial AS,</b> <b><i>wartawan media online Politisi Nusantara, diduga ikut memprovokasi massa untuk menyerang <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/polres-nagekeo-wartawan/">jurnalis Voxntt.com</a>, Patrianus Meo Djawa di Kantor <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/polres-nagekeo-wartawan/">Polres Nagekeo</a>, Rabu malam, 3 Juni 2026.</i></b></p>
<p>AS merupakan mantan pegawai salah satu koperasi di Nagekeo yang kini beralih profesi menjadi wartawan. AS diduga dipecat dari pegawai Koperasi karena menggelapkan uang nasabah.</p>
<p>Terakhir AS dilaporkan oleh seorang perawat Asal Sumba Barat Daya kepolisi dengan STPL Nomor: LP/B/214/X/2025/SPKT/POLRES SUMBA BARAT DAYA/ POLDA NUSA TENGGARA TIMUR tentang penggelapan uang.</p>
<p>Jejak dugaan provokasi AS terhadap massa untuk menyerang wartawan Voxntt, Patrianus Meo Djawa terekam dalam tayangan video yang diterima faktahukumntt.com.</p>
<p>Dalam rekaman video yang diperoleh faktahukumntt.com, menggambarkan sejumlah massa nampak merangsek masuk kedalam kantor polisi dan berdebat dengan anggota polisi yang bertugas.</p>
<p>Mereka memaksa agar Patrick dan seorang wanita berinisial &#8220;M&#8221; keluar.</p>
<p>Seorang anggota Polisi dengan tubuh gempal nampak berjaga dipintu masuk ruangan dimana tempat Patrianus Meo Djawa alias Patrick dan wanita berinisial M berada, sambil Berdialog untuk menenangkan massa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Forkasi Desak Hentikan Pembangunan Yonif dan Brigif di Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/forkasi-aksi-damai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 10:49:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Damai]]></category>
		<category><![CDATA[Brigif]]></category>
		<category><![CDATA[Forkasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Hedlina]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Korem]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak Yonif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23456</guid>

					<description><![CDATA[Forkasi Desak Hentikan Pembangunan Yonif dan Brigif di Nagekeo FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 6 Juni 2026. Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Peduli Keadilan, Perdamaian dan Hak Asasi (Forkasi) Kevikepan Mbay bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, kaum muda, serta masyarakat terdampak menggelar aksi damai untuk menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan Batalyon Infanteri (Yonif), Brigade Infanteri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Forkasi Desak Hentikan Pembangunan Yonif dan Brigif di Nagekeo</b></p>
<p><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 6 Juni 2026.</b><br />
<b><i>Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Peduli Keadilan, Perdamaian dan Hak Asasi (Forkasi) Kevikepan Mbay bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, kaum muda, serta masyarakat terdampak menggelar aksi damai untuk menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan Batalyon Infanteri (Yonif), Brigade Infanteri (Brigif), dan Komando Resor Militer (Korem) di <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/pol-pp-kabupaten-nagekeo/">Kabupaten Nagekeo</a>, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat 5 Juni 2026.</i></b></p>
<p>Aksi yang bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut berlangsung di dua lembaga strategis pemerintahan, yakni Kantor DPRD Kabupaten Nagekeo dan Kantor Bupati Nagekeo.</p>
<p>Di bawah terik matahari yang menyengat, ratusan peserta aksi bertahan selama berjam-jam untuk menyuarakan aspirasi mereka. Melalui orasi, doa bersama, serta bentangan spanduk, massa menyampaikan pesan-pesan penolakan terhadap pembangunan instalasi militer di wilayah mereka.</p>
<p>Sejumlah spanduk yang dibentangkan peserta aksi bertuliskan antara lain: “Kami Menjaga Alam, Kami Menolak Militerisasi”, “Stop Kehadiran Yonif dan Brigif di Tanah Kami”, “Kami Butuh Kehidupan, Bukan Yonif dan Brigif”, serta “Transad Tonggurambang Bukan Tanah Kosong”.</p>
<p><b>Penolakan Didasarkan pada Hak Konstitusional Warga</b></p>
<p>Ketua Forkasi Kevikepan Mbay, Pater Charlest Lelu, OFM, yang juga merupakan Pastor Paroki Aeramo, membacakan pernyataan sikap resmi organisasi tersebut di hadapan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Nagekeo.</p>
<p>Dalam pernyataan itu, Forkasi menegaskan bahwa penolakan mereka tidak dilandasi sentimen terhadap institusi negara, melainkan berangkat dari kekhawatiran atas dampak sosial, lingkungan, serta potensi pelanggaran hak-hak masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dugaan Penyerangan Wartawan di Kantor Polres Nagekeo Akan Ditindaklanjuti Polisi</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/polres-nagekeo-wartawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 03:13:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Penyerangan Wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23446</guid>

					<description><![CDATA[Dugaan Penyerangan Wartawan di Kantor Polres Nagekeo Akan Ditindaklanjuti Polisi FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 6 Juni 2026. Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi, SIK, MH, memastikan akan menindaklanjuti informasi terkait dugaan upaya penyerangan terhadap wartawan Voxntt.com, Patrianus Meo Djawa, yang terjadi di lingkungan Kantor Polres Nagekeo, Rabu malam, 3 Juni 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Dugaan Penyerangan Wartawan di Kantor Polres Nagekeo Akan Ditindaklanjuti Polisi</b></p>
<p><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO</b> &#8211; <b>6 Juni 2026</b>.<br />
<b><i><a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/kapolres-nagekeo/">Kapolres Nagekeo</a>, AKBP Rachmat Muchamad Salihi, SIK, MH, memastikan akan menindaklanjuti informasi terkait dugaan upaya penyerangan terhadap wartawan Voxntt.com, Patrianus Meo Djawa, yang terjadi di lingkungan Kantor Polres Nagekeo, Rabu malam, 3 Juni 2026.</i></b></p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres saat dikonfirmasi Fakta Hukum NTT terkait insiden yang dialami Patrianus Meo Djawa atau yang akrab disapa Patrick.</p>
<p>Saat itu, Patrick memenuhi panggilan lisan dari pihak kepolisian untuk memberikan klarifikasi atas pemberitaan mengenai dugaan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang diduga melibatkan seorang anggota Polri berinisial ST, mantan Kabag Ops Polres Nagekeo.</p>
<p>Menanggapi informasi tersebut, Kapolres menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut.</p>
<p><i>&#8220;Terima kasih atas informasinya, kami coba cek,&#8221;</i> jawab AKBP Muchamad Salahi melalui pesan WhatsApp kepada media ini, Jumat, 5 Juni 2026.</p>
<p><b>Nyaris Menjadi Korban Kekerasan</b></p>
<p>Seperti yang telah diberitan faktahukumntt.com sebelumnya, Patrick mengaku nyaris menjadi korban kekerasan saat berada di Kantor Polres Nagekeo untuk memenuhi undangan klarifikasi terkait pemberitaan yang dimuat Voxntt.com.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wartawan Nyaris Jadi Korban Kekerasan di Kantor Polres Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/wartawan-polres-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 14:28:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Voxntt.com]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23422</guid>

					<description><![CDATA[Wartawan Nyaris Jadi Korban Kekerasan di Kantor Polres Nagekeo FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 4 Juni 2026. Patrianus Meo Djawa, Wartawan Voxntt.com wilayah tugas Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) nyaris jadi korban kekerasan dari segerombolan masa di Kantor Polres Nagekeo, Rabu malam, 3 Juni 2026. Kejadian tersebut bermula ketika Patrianus Meo Djawa alias Patrick memenuhi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Wartawan Nyaris Jadi Korban Kekerasan di Kantor Polres Nagekeo</b></p>
<p><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 4 Juni 2026.</b><br />
<b><i><a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/pj-bupati-nagekeo-ntt/">Patrianus Meo Djawa</a>, Wartawan Voxntt.com wilayah tugas Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) nyaris jadi korban kekerasan dari segerombolan masa di Kantor Polres Nagekeo, Rabu malam, 3 Juni 2026.</i></b></p>
<p>Kejadian tersebut bermula ketika Patrianus Meo Djawa alias Patrick memenuhi undangan lisan klarifikasi berita di Kantor Polres Nagekeo.</p>
<p>Niat baik memenuhi undangan klarifikasi berita nyaris berujung tragedi memilukan, untungnya berkat koordinasi yang baik dengan pihak keluarga, yang kemudian menjemputnya di Kantor Polres Nagekeo akhirnya Patrick pulang dengan aman dibawah pengawalan keluarganya.</p>
<p>Patrick Meo Djawa mengaku malam itu dirinya dijemput oleh 2 orang anggota polisi dari kediamannya yang beralamat di Aeramo, Kecamatan Aesesa, jarak dari rumah  ke Kantor Polres Nagekeo kurang lebih 1,5 Kilometer dari Kantor Polres Nagekeo.</p>
<p>&#8220;Sekira pukul 21:30, Mereka mengundang saya secara lisan untuk menghadap ke Kantor Polisi&#8221;, Jelas Patrick, wartawan Voxntt.com yang terkenal getol memberitakan isu hukum dan kriminal di wilayah Kabupaten Nagekeo tesebut.</p>
<p>Dari keterangan aparat polisi yang menjemputnya Ia mengetahui bahwa undangan yang ditujukan kepadanya berhubungan dengan pemberitaan tentang kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang melibatkan oknum polisi berinisial &#8220;ST&#8221;, mantan Kabag Ops Polres Nagekeo yang telah mendapat demosi ke Polres Ngada belum lama ini.</p>
<p>&#8220;Saya pun menyatakan kesediaan untuk menghadap dengan terdahulu meminta ijin untuk bersiap dan mempersilahkan kedua Polisi itu lebih dahulu kembali ke Mapolres&#8221;, terangnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua Baru Partai Buruh Nagekeo Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Fondasi Pembangunan Daerah</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/partai-buruh-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 04:06:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Hari lahir Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[James Bisara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Buruh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=23393</guid>

					<description><![CDATA[Ketua Baru Partai Buruh Nagekeo Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Fondasi Pembangunan Daerah FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 1 Juni 2026 Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Senin, 1 Juni 2026, dimaknai sebagai ajakan untuk memperkuat persatuan dan semangat gotong royong dalam membangun daerah. Pesan tersebut disampaikan Ketua Partai Buruh Kabupaten Nagekeo, James Bisara, yang baru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Ketua Baru Partai Buruh Nagekeo Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Fondasi Pembangunan Daerah</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO –</b> <b>1 Juni 2026</b></p>
<p dir="ltr"><i><b>Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Senin, 1 Juni 2026, dimaknai sebagai ajakan untuk memperkuat persatuan dan semangat gotong royong dalam membangun daerah. </b></i></p>
<p dir="ltr">Pesan tersebut disampaikan Ketua Partai Buruh <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/peringatan-hardiknas/">Kabupaten Nagekeo</a>, James Bisara, yang baru saja dipercaya menahkodai partai tersebut untuk periode 2026–2031.</p>
<p dir="ltr">Penunjukan James Bisara sebagai Ketua Partai Buruh Kabupaten Nagekeo ditetapkan melalui Surat Keputusan Komite Eksekutif Partai Buruh Nomor 19.18.1/V/2026 tentang Susunan Pengurus Partai Buruh Kabupaten Nagekeo Masa Bakti 2026–2031. Ia menggantikan Marten Palu yang sebelumnya memimpin partai tersebut.</p>
<p dir="ltr">Dalam refleksinya memperingati Hari Lahir Pancasila, James Bisara menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus tetap menjadi pedoman utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam proses pembangunan di Kabupaten Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Mari jadikan Pancasila sebagai landasan dalam membangun Kabupaten Nagekeo yang maju, adil, sejahtera, dan bermartabat. Di tengah berbagai tantangan pembangunan, perbedaan pandangan, serta dinamika sosial kemasyarakatan, semangat persatuan dan gotong royong harus terus menjadi kekuatan utama masyarakat Nagekeo,&#8221; ujar James.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, Pancasila bukan sekadar dasar negara yang diperingati setiap tahun, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui sikap saling menghormati, menjunjung tinggi toleransi, serta mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan kelompok maupun golongan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
