Keterlibatan mahasiswa ITB dalam ekspedisi ini juga menjadi bukti bahwa program ini dirancang bukan hanya untuk kepentingan akademis, tetapi juga sebagai pengabdian nyata kepada masyarakat transmigran.
Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Nagekeo, Petrus Aurelius Asan, melaporkan bahwa hasil-hasil awal ekspedisi sudah diterima dengan baik oleh masyarakat setempat.
Pemda Nagekeo berkomitmen menindaklanjuti temuan ekspedisi dalam bentuk sinkronisasi lintas OPD serta memasukkan rekomendasi tim ke dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Ekspedisi Patriot ini adalah batu loncatan besar untuk menjadikan Kawasan Transmigrasi Mbay sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di NTT. Kami siap menindaklanjuti setiap rekomendasi yang lahir dari kajian ini,” tegasnya.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, perwakilan Kodim 1625/Ngada, Kepala BPN Nagekeo dan para pimpinan OPD. (Tenda)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
