<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekonomi &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/berita/ekonomi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jan 2026 04:56:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Ekonomi &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>NTT Mart, Strategi Transformasi IKM dan UMKM NTT Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Lokal</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/ntt-mart-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 04:56:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[IKM]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[NTT Mart]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22521</guid>

					<description><![CDATA[NTT Mart, Strategi Transformasi IKM dan UMKM NTT Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Lokal FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 28 Januari 2026. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menempatkan penguatan industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai fondasi utama transformasi ekonomi daerah. Melalui kehadiran NTT Mart, pemerintah berupaya mengangkat posisi tawar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>NTT Mart, Strategi Transformasi IKM dan UMKM NTT Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Lokal</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 28 Januari 2026.</b><br />
<b><i>Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menempatkan penguatan industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/olaraga/turnamen-lape-cup-ii/">UMKM</a>) sebagai fondasi utama transformasi ekonomi daerah. </i></b></p>
<p dir="ltr">Melalui kehadiran NTT Mart, pemerintah berupaya mengangkat posisi tawar produk lokal agar tidak lagi terpinggirkan di pasar sendiri, sekaligus membuka jalan menuju pasar regional dan nasional.</p>
<p dir="ltr">Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan, NTT Mart bukan sekadar etalase produk, melainkan instrumen kebijakan untuk menjawab persoalan klasik UMKM dan IKM: keterbatasan akses pasar, standar kualitas, serta keberlanjutan produksi.</p>
<p dir="ltr">“Selama ini banyak produk lokal berkualitas, tetapi tidak memiliki ruang pemasaran yang layak. NTT Mart kami hadirkan untuk menjawab ketimpangan itu, sekaligus memastikan pelaku UMKM dan IKM bisa naik kelas,” kata Melki saat peluncuran NTT Mart di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Senin 26 Januari 2026.</p>
<p dir="ltr"><b>Dari Etalase Produk ke Instrumen Kebijakan Ekonomi</b></p>
<p dir="ltr">NTT Mart dirancang sebagai simpul penghubung antara produksi lokal dan kebutuhan pasar.</p>
<p dir="ltr">Pemerintah Provinsi NTT mendorong peningkatan kualitas produk melalui pembenahan kemasan, konsistensi volume, serta kepatuhan terhadap standar keamanan pangan dan legalitas usaha.</p>
<p dir="ltr">
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manajemen PT MSJ Nagekeo Tindak Tegas Mitra Nakal, Teguhkan Perlindungan bagi Peternak Kecil</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/manajemen-pt-msj-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 02:23:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Peternak Ayam]]></category>
		<category><![CDATA[PT MSJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22219</guid>

					<description><![CDATA[Manajemen PT MSJ Nagekeo Tindak Tegas Mitra Nakal, Teguhkan Perlindungan bagi Peternak Kecil FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211;  31 Desember 2025 Manajemen PT MSJ Kabupaten Nagekeo menunjukkan sikap tegas dan konsisten dalam menegakkan disiplin kemitraan dengan menjatuhkan sanksi keras kepada mitra pedagang yang terbukti melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan. Langkah ini dinilai sebagai upaya memulihkan keadilan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Manajemen PT MSJ Nagekeo Tindak Tegas Mitra Nakal, Teguhkan Perlindungan bagi Peternak Kecil</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211;  31 Desember 2025</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Manajemen<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/peternak-mitra-pt-msj/"> PT MSJ</a> Kabupaten Nagekeo menunjukkan sikap tegas dan konsisten dalam menegakkan disiplin kemitraan dengan menjatuhkan sanksi keras kepada mitra pedagang yang terbukti melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan. </i></b></p>
<p dir="ltr">Langkah ini dinilai sebagai upaya memulihkan keadilan, menjaga integritas sistem kemitraan, serta melindungi peternak kecil dari praktik-praktik tidak bertanggung jawab.</p>
<p dir="ltr">Heribertus, manajemen PT MSJ <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/luka-peternak-nagekeo/">Nagekeo</a> menegaskan bahwa pelanggaran yang terjadi merupakan bentuk indisipliner terhadap SOP yang telah disepakati bersama. Atas dasar itu, perusahaan menjatuhkan sanksi berupa pembekuan BRIVA terhadap customer live bird dengan batas waktu tertentu. Selain pedagang, peternak yang terlibat juga dikenakan sanksi tegas sesuai ketentuan kontrak.</p>
<p dir="ltr">“Ini adalah jawaban atas harapan peternak dan pedagang yang taat aturan. Perusahaan harus tegas terhadap siapapun yang melanggar, baik pedagang maupun peternak,” tegas manajemen PT MSJ.</p>
<p dir="ltr">Perusahaan menekankan bahwa setiap keputusan harus diterima dengan jiwa besar karena seluruh pihak telah menandatangani perjanjian kerja sama yang memuat pasal-pasal mengikat dan wajib dijalankan sesuai SOP.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: center">Kontrak dan Konsekuensi yang Mengikat<br />
Dalam perjanjian kemitraan, peternak dilarang keras melakukan transaksi atau panen tanpa sepengetahuan dan perintah perusahaan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Saturnus Taso Mengubah Nasib dengan menjadi Peternak Ayam Mitra PT MSJ</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/peternak-mitra-pt-msj/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 12:57:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Peternak]]></category>
		<category><![CDATA[PT MSJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22216</guid>

					<description><![CDATA[Kisah Saturnus Taso Mengubah Nasib dengan menjadi Peternak Ayam Mitra PT MSJ FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 30 Desember 2025. Kisah Saturnus Taso membuktikan bahwa usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Dari petani kecil dengan pendapatan pas-pasan Ia bangkit menjadi peternak ayam broiler mitra PT MSJ dan kini penghasilannya menjadi lebih baik. Di Kampung Oja, Ladolima Timur, sebuah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Kisah Saturnus Taso Mengubah Nasib dengan menjadi Peternak Ayam Mitra PT MSJ </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 30 Desember 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Kisah Saturnus Taso membuktikan bahwa usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Dari petani kecil dengan pendapatan pas-pasan Ia bangkit menjadi <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/luka-peternak-nagekeo/">peternak</a> ayam broiler mitra PT MSJ dan kini penghasilannya menjadi lebih baik.</i></b></p>
<p dir="ltr">Di Kampung Oja, Ladolima Timur, sebuah wilayah yang sunyi dan jauh dari hiruk-pikuk kota, Saturnus Taso menata hidupnya pelan-pelan.</p>
<p dir="ltr">Lahir pada tahun 1972 dan hanya menamatkan pendidikan hingga Sekolah Dasar (SD) Saturnus tak pernah membayangkan bahwa dengan berternak ayam kelak menjadi titik balik yang mengubah wajah ekonomi keluarganya.</p>
<p dir="ltr">Sebelum dikenal sebagai peternak ayam mitra PT MSJ, Saturnus hanyalah petani kecil di Keo Tengah, Ladolima Timur. Hidup bergantung pada musim, hasil ladang yang tak menentu, dan penghasilan yang sekadar cukup untuk bertahan hidup.</p>
<p dir="ltr">Namun takdir mulai berbelok pada tahun 2013, ketika ia mengunjungi seorang teman di Kota Kupang. Di sanalah ia menyaksikan secara langsung bagaimana usaha peternakan ayam yang saat itu bermitra dengan PT NIS mampu mengangkat kehidupan seseorang.</p>
<p dir="ltr">Pengalaman itu menancap kuat dalam ingatannya. Saturnus pulang ke kampung bukan hanya membawa cerita, tetapi juga harapan. Butuh waktu dan keberanian sebelum harapan itu diwujudkan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Luka Peternak Ayam Broiler Nagekeo: Dipaksa Panen Tengah Malam, Peternak Minta MSJ Tindak Tegas Mitra Nakal</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/luka-peternak-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 12:58:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ayam Broiler]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Nakal]]></category>
		<category><![CDATA[Peternak]]></category>
		<category><![CDATA[PT MSJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22176</guid>

					<description><![CDATA[Luka Peternak Ayam Broiler Nagekeo: Dipaksa Panen Tengah Malam, Peternak Minta MSJ Tindak Tegas Mitra Nakal FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 27 Desember 2025. Suka duka beternak ayam broiler merupakan bagian dari mata rantai usaha peternakan modern, terlebih bagi peternak yang terikat dalam sistem kemitraan perusahaan. Namun bagi Saturnus Taso, seorang peternak ayam broiler di Kabupaten Nagekeo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Luka Peternak Ayam Broiler Nagekeo: Dipaksa Panen Tengah Malam, Peternak Minta MSJ Tindak Tegas Mitra Nakal</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO – 27 Desember 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Suka duka beternak ayam broiler merupakan bagian dari mata rantai usaha peternakan modern, terlebih bagi peternak yang terikat dalam sistem kemitraan perusahaan. Namun bagi Saturnus Taso, seorang peternak ayam broiler di <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/holding-ground/">Kabupaten Nagekeo</a>, Nusa Tenggara Timur (NTT), pengalaman pahit yang ia alami pada 23 Desember 2025 meninggalkan luka mendalam dan ancaman terhadap keberlanjutan kemitraannya dengan perusahaan inti.</i></b></p>
<p dir="ltr">Saturnus, yang tercatat sebagai mitra resmi PT Mitra Sinar Jaya (MSJ), harus menanggung konsekuensi akibat ulah oknum pedagang mitra perusahaan yang diduga bertindak di luar Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan.</p>
<p dir="ltr">Sekitar pukul 01.00 WITA, Saturnus mengaku didatangi empat orang pedagang yang mengatasnamakan mitra PT MSJ. Kedatangan mereka bukan sekadar untuk berkoordinasi, melainkan secara langsung meminta agar ayam di kandang milik Saturnus segera dipanen malam itu juga.</p>
<p dir="ltr">Permintaan tersebut langsung ditolak. Saturnus beralasan, ia belum menerima instruksi resmi maupun jadwal pemanenan dari bagian pemasaran perusahaan. Sebagai peternak mitra, ia merasa terikat untuk patuh pada mekanisme perusahaan dan tidak berani mengambil keputusan sepihak yang berpotensi melanggar SOP.  Namun penolakan itu justru berujung pada tekanan dan intimidasi.</p>
<p dir="ltr">“Mereka bilang kalau kami tidak izinkan panen dan ada pihak lain yang datang timbang besok, mereka akan bikin ribut. Kita ini mau mati-mati, begitu kata mereka,” ujar Saturnus menirukan ancaman yang ia terima malam itu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kampung Adat Wolowojo, Nunungongo, dan Boamara Jadi Magnet Wisata Baru di Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/kampung-adat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 11:48:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Festival One Be]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jelajah Kampung Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Adat Nunungongo]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Rendu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=21852</guid>

					<description><![CDATA[Kampung Adat Wolowojo, Nunungongo, dan Boamara Jadi Magnet Wisata Baru di Nagekeo. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 23 Oktober 2025. Tiga kampung adat di wilayah Rendu, masing-masing Kampung Adat Wolowojo, Kampung Adat Nunungongo, dan Kampung Adat Boamara, menjadi target kegiatan Jelajah Kampung Adat yang digelar dalam rangka Festival One Be di Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Kampung Adat Wolowojo, Nunungongo, dan Boamara Jadi Magnet Wisata Baru di Nagekeo.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 23 Oktober 2025.</b><br />
<i><b>Tiga kampung adat di wilayah Rendu, masing-masing Kampung Adat Wolowojo, Kampung Adat Nunungongo, dan Kampung Adat Boamara, menjadi target kegiatan Jelajah Kampung Adat yang digelar dalam rangka Festival One Be di <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/mutu-pendidikan-dan-sdm/">Kabupaten Nagekeo</a>, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2025.</b></i></p>
<p dir="ltr">Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Nagekeo, Drs. Immanuel Ndun, M.Si, mewakili Bupati Nagekeo, pada upacara pelepasan peserta di Lapangan Berdikari, Danga, Kamis 23 Oktober 2025.</p>
<p dir="ltr">Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo Silvester Teda Sada, Kasat Pol PP dan Kebakaran Kabupaten Nagekeo Muhayan Amir, serta sejumlah undangan lainnya.</p>
<p dir="ltr">Dalam sambutannya, Pj. Sekda Immanuel Ndun menegaskan pentingnya sektor <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/dprd-nagekeo-terima-aduan-masyarakat/">pariwisata</a> sebagai penggerak ekonomi daerah. Ia berharap kegiatan ini dapat mempromosikan potensi budaya dan alam Nagekeo ke tingkat nasional maupun internasional.</p>
<p dir="ltr">“Dengan kita menjual keindahan kita, maka akan banyak orang berkunjung ke sini. Ketika mereka berkunjung, mereka menginap bayar, belanja bayar, naik ojek bayar, rental bayar, dan uang dari turis-turis itu akan tercecer di seluruh dompet masyarakat kita,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Ia menambahkan, peningkatan aktivitas wisata akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan pendapatan daerah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wabup Nagekeo Ke Wapres: 10 Ton Cengkeh Warga Tidak Terjual Tahun Ini, Wapres Bingung</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/wabup-nagekeo-ke-wapres/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2025 08:10:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bendungan Mbay/Lambo]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Hukum Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran Rakabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Gonzalo Gratias Muga Sada]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup]]></category>
		<category><![CDATA[Wapres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=18854</guid>

					<description><![CDATA[Wabup Nagekeo Ke Wapres: 10 Ton Cengkeh Warga Tidak Terjual Tahun Ini, Wapres Bingung. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 7 Mei 2025. Waki Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada mengaku bahwa Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabumi Bingung ketika dirinya menyampaikan bahwa 10 Ton Cengkeh hasil panen warga di Nagekeo tidak terjual karena kondisi infrastruktur yang buruk. Wakil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Wabup Nagekeo Ke Wapres: 10 Ton Cengkeh Warga Tidak Terjual Tahun Ini, Wapres Bingung.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 7 Mei 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i><a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/tinjau-lokasi-longsor/">Waki Bupati Nagekeo</a>, Gonzalo Gratianus Muga Sada mengaku bahwa Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabumi Bingung ketika dirinya menyampaikan bahwa 10 Ton Cengkeh hasil panen warga di Nagekeo tidak terjual karena kondisi infrastruktur yang buruk.</i></b></p>
<p dir="ltr">Wakil <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/presiden-jokowi-pasar/">Presiden</a> Republik Indonesia, Gibran Rakabumi dalam agenda kunjungan kerjanya ke Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berkesempatan mengunjungi Kabupaten Nagekeo dan meninjau langsung pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Mbay/Lambo, Selasa 6 Mei 2025.</p>
<p dir="ltr">Momen kunjungan tersebut menjadi kesempatan istimewa bagi pemerintah daerah kabupaten Nagekeo untuk menyampaikan dan melaporkan secara langsung kepada orang nomor dua di republik ini tentang kondisi daerah yang masih syarat dengan beragam persoalan dan membutuhkan peran serta pemerintah pusat.</p>
<p dir="ltr">Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, mengutarakan bahwa dalam obrolan sederhana sebelum Wapres Gibran memasuki pintu mobil untuk melanjutkan agenda kunkernya ke daerah lain, Dirinya menyampaikan gambaran terkait kondisi infrastruktur daerah yang masih buruk yang berdampak signifikan terhadap laju pertumbuhan ekonomi warga.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Tadi sebelum beliau naik mobil, sudah saya sampaikan tentang kesulitan kita di Negekeo menyangkut infrastruktur. Sudah sampaikan tentang efisiensi,  kita kena rasionalisasi 77 miliar rupiah. Beliau (Wapres Gibran Rakabumi, red) menyarankan agar kita segara menyampaikan kembali ke pemerintah pusat untuk dialokasikan kembali&#8221;, jelas Wabup Gonzalo.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wapres Gibran Tinjau PSN Bendungan Mbay/Lambo Nagekeo, Dorong Ketahanan Pangan, Energi, dan Air di NTT</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/wapres-gibran-rakabumi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2025 04:35:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Asta Cita]]></category>
		<category><![CDATA[Bendungan Mbay/Lambo]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran Rakabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[PSN]]></category>
		<category><![CDATA[Wapres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=18842</guid>

					<description><![CDATA[Wapres Gibran Tinjau PSN Bendungan Mbay/Lambo Nagekeo, Dorong Ketahanan Pangan, Energi, dan Air di NTT. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 6 Mei 2025. Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menempatkan swasembada pangan, energi, dan air sebagai fondasi utama dalam membangun kemandirian bangsa. Pemerintah terus memperkuat pembangunan infrastruktur pendukung di berbagai wilayah, termasuk kawasan timur Indonesia Guna merealisasikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Wapres Gibran Tinjau PSN Bendungan Mbay/Lambo Nagekeo, Dorong Ketahanan Pangan, Energi, dan Air di NTT.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 6 Mei 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menempatkan swasembada pangan, energi, dan air sebagai fondasi utama dalam membangun kemandirian bangsa. </i></b></p>
<p dir="ltr">Pemerintah terus memperkuat pembangunan infrastruktur pendukung di berbagai wilayah, termasuk kawasan timur Indonesia Guna merealisasikan agenda strategis Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p dir="ltr">Sebagai perwujudan nyata dari komitmen tersebut, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/presiden-jokowi/">Bendungan Mbay/Lambo</a> di Desa Rendubutowe, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa sore, 6 Mei 2025.</p>
<figure id="attachment_18845" aria-describedby="caption-attachment-18845" style="width: 1200px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-18845 size-full" src="https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/05/Wapres-Gibran-Rakabumi.jpg" alt="Wapres " width="1200" height="800" srcset="https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/05/Wapres-Gibran-Rakabumi.jpg 1200w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/05/Wapres-Gibran-Rakabumi-300x200.jpg 300w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/05/Wapres-Gibran-Rakabumi-1024x683.jpg 1024w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/05/Wapres-Gibran-Rakabumi-768x512.jpg 768w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/05/Wapres-Gibran-Rakabumi-227x151.jpg 227w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/05/Wapres-Gibran-Rakabumi-24x16.jpg 24w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/05/Wapres-Gibran-Rakabumi-36x24.jpg 36w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/05/Wapres-Gibran-Rakabumi-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-18845" class="wp-caption-text">Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabumi (tengah) saat meninjau Proyek Strategis Nasional Bendungan Mbay/Lambo, Selasa Mei 2025.</figcaption></figure>
<p dir="ltr">Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pembangunan bendungan tersebut berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan, baik dari segi waktu, kualitas, maupun manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.</p>
<p dir="ltr">Pemerintah memandang bahwa proyek strategis ini memiliki peran penting dalam mendorong produktivitas sektor pertanian, menjamin pasokan air baku, serta membuka peluang pemanfaatan energi baru terbarukan.</p>
<p dir="ltr">Untuk itu, Wapres Gibran menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek Bendungan Mbay/Lambo agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung pertanian produktif, penyediaan air bersih, dan pengurangan risiko banjir.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penguatan Koperasi Petani: Mahasiswa MBKM Unwira Kupang Gelar Pelatihan di Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/manajemen-koperasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2025 09:42:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jawapogo]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Hukum Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo terkini]]></category>
		<category><![CDATA[UNWIRA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=18598</guid>

					<description><![CDATA[Penguatan Koperasi Petani: Mahasiswa MBKM Unwira Kupang Gelar Pelatihan di Nagekeo FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 30 April 2025 Maria Margareta Paju, mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Program Studi Administrasi Publik Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, menginisiasi sebuah pelatihan manajemen koperasi di Desa Jawapogo, Kecamatan Mauponggo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Penguatan Koperasi Petani: Mahasiswa MBKM Unwira Kupang Gelar Pelatihan di Nagekeo</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 30 April 2025 </b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Maria Margareta Paju, mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Program Studi Administrasi Publik Universitas Katolik Widya Mandira (<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/pendidikan/11-mahasiswa-unwira/">Unwira</a>) Kupang, menginisiasi sebuah pelatihan manajemen koperasi di Desa Jawapogo, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.</i></b></p>
<p dir="ltr">Pelatihan Manajemen Koperasi merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan kelembagaan ekonomi lokal.</p>
<p>Pelatihan ini dilaksanakan pada 30 April 2025, bertempat di Dusun 2, Desa Jawapogo dengan menghadirkan Fabianus Gera, Ketua Koperasi Petani Desa Jawapogo, sebagai pemateri utama.</p>
<p dir="ltr">Dalam suasana yang akrab namun penuh semangat, para petani diajak memahami secara menyeluruh konsep koperasi yang sehat dan profesional, mulai dari pencatatan keuangan yang transparan, struktur organisasi koperasi yang efisien, hingga strategi pemasaran hasil tani yang berkelanjutan.</p>
<p dir="ltr">Menggunakan metode partisipatif seperti diskusi kelompok dan studi kasus, pelatihan ini tidak hanya bersifat teoritis, namun dirancang agar aplikatif dan sesuai dengan realitas kehidupan para petani di desa.</p>
<p dir="ltr">“Kami ingin agar koperasi ini tidak hanya ada di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi alat untuk perubahan ekonomi bagi masyarakat,” ungkap Mega Paju, sapaan akrab Maria Margareta Paju.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Launching Beras Nagekeo: Gubernur NTT Hibahkan Tanah untuk BUMDes Marapokot</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/bumdes-marapokot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2025 08:35:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[BUMDes]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Marapokot]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Hukum Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo terkini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=17321</guid>

					<description><![CDATA[Launching Beras Nagekeo: Gubernur NTT Hibahkan Tanah untuk BUMDes Marapokot. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 2 April 2025. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi melaunching beras Nagekeo, produk unggulan BUMDes Marapokot, dalam kunjungannya ke Rumah Produksi BUMDes Marapokot di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga menghibahkan tanah milik Pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Launching Beras Nagekeo: Gubernur NTT Hibahkan Tanah untuk BUMDes Marapokot.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 2 April 2025.</b><br />
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi melaunching beras Nagekeo, produk unggulan<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/kunker-pj-gubernur-ntt/"> BUMDes Marapokot</a>, dalam kunjungannya ke Rumah Produksi BUMDes Marapokot di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga menghibahkan tanah milik Pemerintah Provinsi NTT untuk mendukung keberlanjutan usaha BUMDes tersebut.</p>
<p dir="ltr">Kunjungan ini merupakan bagian terakhir dari rangkaian agenda kunjungan kerja (Kunker) Gubernur NTT di Kabupaten Nagekeo sebelum melanjutkan perjalanannya ke Kabupaten Ende.</p>
<p dir="ltr">Kedatangan Gubernur beserta rombongan disambut antusias oleh jajaran Pemerintah Desa, pengurus BUMDes, serta masyarakat, Rabu Siang, 2 April 2025.</p>
<p dir="ltr">Gubernur Melkiades Laka Lena memberikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan BUMDes Marapokot yang berpihak kepada petani.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rotasi Tanam MT II Diterapkan Dengan Metode Buka Tutup Air Irigasi Mbay, Distan Siap Salurkan Bantuan Benih</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/ekonomi/air-irigasi-mbay/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 02:59:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[buka tutup air]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Irigasi Mbay]]></category>
		<category><![CDATA[irigasi pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo terkini]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[P3A]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=16695</guid>

					<description><![CDATA[Rotasi Tanam MT II Diterapkan Dengan Metode Buka Tutup Air Irigasi Mbay, Distan Siap Salurkan Bantuan Benih. FAKTAHUKUMMTT.COM, NAGEKEO &#8211; 20 Maret 2025. Komisi Irigasi memastikan bahwa rotasi tanam pada musim tanam Kedua (MT II) dari padi menuju menuju tanaman non padi seperti Palawija dan hortikultura akan direalisasikan dengan sistem buka  tutup air di Irigasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Rotasi Tanam MT II Diterapkan Dengan Metode Buka Tutup Air Irigasi Mbay, Distan Siap Salurkan Bantuan Benih.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="https://www.faktahukumntt.com/">FAKTAHUKUMMTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 20 Maret 2025.</b><br />
Komisi Irigasi memastikan bahwa rotasi tanam pada musim tanam Kedua (MT II) dari padi menuju menuju tanaman non padi seperti Palawija dan hortikultura akan direalisasikan dengan sistem buka  tutup air di Irigasi teknis persawahan Mbay, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)</p>
<p dir="ltr">Rotasi tanam tersebut merupakan buah kesepakatan rapat kedua Komisi Irigasi (Komir), yang dilangsungkan di Aula Kantor Bappelitbangda pada 12 Desember 2024.</p>
<p dir="ltr">Rapat tersebut melibatkan para pihak dan juga dihadiri oleh Pemerintah Desa dan Para Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) se irigasi Mbay, yang merupakan representasi dari Petani Irigasi Mbay.</p>
<p dir="ltr">Dalam rapat bersama tersebut para pihak memutuskan tentang tata tanam irigasi Mbay tahun 2025 dibagi menjadi 3 Musim Tanam (MT).</p>
<p dir="ltr">Musim Tanam Pertama (MT I) pada bulan Januari &#8211; April, jenis tanaman Padi. MT II pada bulan Mei &#8211; Agustus, Jenis tanaman Palawija dan MT III, September &#8211; Desember, jenis tanaman Padi.</p>
<p dir="ltr">Berita acara rapat tersebut kemudian melahirkan Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 467/ KEP/HK/2024 tentang Rencana Tata Tanam Global Daerah Irigasi Mbay  dalam Wilayah Kabupaten Nagekeo Tahun 2024/2025 yang ditandatangani oleh Penjabat Bupati Nagekeo, Hendra Helmijaya pada 13 Desember 2024.</p>
<p dir="ltr">Keputusan Bupati Nagekeo mempertimbangkan pemanfaatan sumber daya air untuk ketahanan pangan dan menghindari ketidak keseragaman tanam, efesiensi pengelolaan air irigasi dan peningkatan hasil produksi petani.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
