<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>YMTM &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/ymtm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jan 2026 08:09:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>YMTM &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tanam Pohon: Aksi Nyata Menjaga Mata Air di Ulupulu</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/mata-air-ae-nio/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 08:09:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ulupulu]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Nangaroro]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam Pohon]]></category>
		<category><![CDATA[YMTM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22526</guid>

					<description><![CDATA[Tanam Pohon: Aksi Nyata Menjaga Mata Air di Ulupulu FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 28 Januari 2026. Musim penghujan kerap dipahami sekadar sebagai siklus alam tahunan. Namun bagi sebagian komunitas, momen ini justru menjadi panggilan moral untuk merawat bumi, tempat manusia dan seluruh ciptaan berpijak, hidup, dan saling bergantung. Di tengah ancaman krisis iklim dan menyusutnya sumber [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Tanam Pohon: Aksi Nyata Menjaga Mata Air di Ulupulu </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 28 Januari 2026.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Musim penghujan kerap dipahami sekadar sebagai siklus alam tahunan. Namun bagi sebagian komunitas, momen ini justru menjadi panggilan moral untuk merawat bumi, tempat manusia dan seluruh ciptaan berpijak, hidup, dan saling bergantung.</i></b></p>
<p dir="ltr">Di tengah ancaman krisis iklim dan menyusutnya sumber daya alam, tindakan kecil yang dilakukan bersama dapat menjadi ikhtiar besar bagi keberlanjutan hidup.</p>
<p dir="ltr">Kesadaran itulah yang mendorong Yayasan Mitra Tani Mandiri (YMTM) bersama masyarakat Desa Ulupulu, Kecamatan Nangaroro, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/sertijab-bappelitbangda/">Kabupaten Nagekeo</a>, Nusa Tenggara Timur, melakukan aksi nyata pelestarian lingkungan di kawasan Mata Air Ae Nio, Rabu 28 Januari 2026.</p>
<p dir="ltr">Aksi ini menjadi wujud cinta alam yang tidak berhenti pada slogan, melainkan diwujudkan melalui kerja bersama menjaga sumber kehidupan.</p>
<p dir="ltr">Mata Air Ae Nio selama ini menjadi urat nadi bagi pemenuhan kebutuhan air bersih warga Dusun B Malabo dan Dusun C Masolewa.</p>
<p dir="ltr">Air dari sumber ini mengalir sepanjang tahun, menopang kebutuhan rumah tangga, pertanian, hingga kehidupan sehari-hari masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
