<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Visum Psikiatrikum &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/visum-psikiatrikum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Dec 2025 12:12:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Visum Psikiatrikum &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polres Nagekeo Akan Ajukan Visum Psikiatrikum untuk Dua Kasus Baru Kekerasan Seksual Anak</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/visum-psikiatrikum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2025 12:12:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Visum Psikiatrikum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22120</guid>

					<description><![CDATA[Polres Nagekeo Akan Ajukan Visum Psikiatrikum untuk Dua Kasus Baru Kekerasan Seksual Anak. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211;  14 Desember 2025. Kepolisian Resort (Polres) Nagekeo akan mengagendakan pengajuan visum psikiatrikum untuk dua kasus baru kekerasan seksual terhadap anak dari Kecamatan Aesesa Selatan dan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Visum psikiatrikum rencana akan dilaksanakan di Rumah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Polres Nagekeo Akan Ajukan Visum Psikiatrikum untuk Dua Kasus Baru Kekerasan Seksual Anak.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211;  14 Desember 2025.</b><br />
<b><i>Kepolisian Resort (Polres) Nagekeo akan mengagendakan pengajuan visum psikiatrikum untuk dua kasus baru kekerasan seksual terhadap anak dari Kecamatan Aesesa Selatan dan Nangaroro, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/kekerasan-perempuan-anak/">Kabupaten Nagekeo</a>, Nusa Tenggara Timur (NTT).</i></b></p>
<p dir="ltr">Visum psikiatrikum rencana akan dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende. Penyidik memilih RSUD Ende sebagai rujukan karena proses pemeriksaan dinilai cepat dan efisien. Hasil visum dapat diterbitkan dalam kurun waktu dua hingga tiga hari, sehingga mempercepat proses pembuktian dan penanganan perkara.</p>
<p dir="ltr">Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Nagekeo, Aipda Valen Raga Sina mengungkapkan bahwa visum psikiatrikum akan dilaksanakan jika ada dukungan pembiayaan PLAN International, mengingat para korban merupakan anak dampingan SC PLAN Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Rencana minggu depan baru visum itupun kami berharap plan bisa fasilitasi&#8221;, ungkap Aipda Valen melalui pesan WhatsApp, Sabtu 13 Desember 2025.</p>
<p dir="ltr">Dukungan Plan Internasional membantu penyidik dan pendamping dalam memastikan pemenuhan hak-hak korban, terutama kebutuhan layanan kesehatan mental yang menjadi bagian penting dari proses hukum.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
