<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Karya Jurnalistik &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/karya-jurnalistik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Feb 2026 10:02:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Karya Jurnalistik &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Angkat Isu Pekerja Migran, Sevrin Waja Tembus 3 Besar Lomba Karya Jurnalistik Bappenas</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/isu-pekerja-migran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 09:23:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerjaan Migran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22678</guid>

					<description><![CDATA[Angkat Isu Pekerja Migran, Sevrin Waja Tembus 3 Besar Lomba Karya Jurnalistik Bappenas FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 19 Februari 2026 Sevrin Waja, wartawan yang bertugas di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengharumkan nama daerah di panggung nasional. Ia berhasil menembus tiga besar Lomba Karya Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Bappenas bekerja sama dengan Kompas Gramedia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Angkat Isu Pekerja Migran</b>, <b>Sevrin Waja Tembus 3 Besar Lomba Karya Jurnalistik Bappenas</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO – 19 Februari 2026</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Sevrin Waja, wartawan yang bertugas di <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/dinas-sosial-nagekeo/">Kabupaten Nagekeo</a>, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengharumkan nama daerah di panggung nasional. Ia berhasil menembus tiga besar Lomba Karya Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Bappenas bekerja sama dengan Kompas Gramedia dalam rangka Akselerasi SDGs.</i></b></p>
<p dir="ltr">Lewat karya jurnalistik berjudul “Mendorong Migrasi Aman Pejuang Devisa”, Sevrin dinyatakan lolos nominasi tiga terbaik dari ratusan peserta wartawan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, baik media lokal, nasional, hingga internasional.</p>
<p dir="ltr">“Iya, benar. Saya baru menerima email resmi dari panitia penyelenggara dari Kompas Group Media untuk hadir dalam acara puncak di Menara Kompas, Jakarta,” ujar Sevrin, Kamis 18 Februari 2026.</p>
<p dir="ltr">Isu Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang selama ini kerap luput dari perhatian publik nasional berhasil diangkat secara mendalam oleh Sevrin, wartawan Viva.co.id yang bertugas di Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Karyanya menyoroti persoalan migrasi tenaga kerja dari NTT, mulai dari proses perekrutan yang tidak transparan, lemahnya perlindungan hukum, hingga tingginya risiko di negara tujuan.</p>
<p dir="ltr">Lomba karya jurnalistik Akselerasi SDGs tersebut telah berlangsung sejak Desember 2025 dan diikuti ratusan jurnalis dari berbagai platform media. Dari seluruh peserta, dewan juri memilih 10 karya terbaik, yang kemudian kembali berkompetisi dengan menulis dua karya jurnalistik tambahan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wartawan Nagekeo Masuk Nominasi 10 Terbaik Lomba Karya Jurnalistik Bappenas</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/lomba-karya-jurnalistik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2026 06:22:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan viva.co]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=22466</guid>

					<description><![CDATA[Wartawan Nagekeo Masuk Nominasi 10 Terbaik Lomba Karya Jurnalistik Bappenas FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 25 Januari 2026. Jurnalis Viva.co.id yang bertugas di Kabupaten Nagekeo, NTT, Sevrin Waja kembali menorehkan prestasi dengan masuk nominasi 10 terbaik lomba karya jurnalistik Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang mengusung tema akselerasi SDGs 2030. Lomba karya jurnalistik yang melibatkan Kompas.com ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Wartawan Nagekeo Masuk Nominasi 10 Terbaik Lomba Karya Jurnalistik Bappenas </b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 25 Januari 2026.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Jurnalis Viva.co.id yang bertugas di <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/holding-ground/">Kabupaten Nagekeo</a>, NTT, Sevrin Waja kembali menorehkan prestasi dengan masuk nominasi 10 terbaik lomba karya jurnalistik Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang mengusung tema akselerasi SDGs 2030.</i></b></p>
<p dir="ltr">Lomba karya jurnalistik yang melibatkan Kompas.com ini, diikuti oleh ratusan jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia, baik media nasional maupun lokal.</p>
<p dir="ltr">Karya-karya yang masuk diseleksi secara ketat oleh dewan juri independen dengan menilai kedalaman liputan, kekuatan data, relevansi isu, serta kemampuan jurnalis menerjemahkan konsep SDGs ke dalam konteks nyata di masyarakat.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Iya benar masuk nominasi 10 terbaik. Saya barusan dapat notifikasi dan konfirmasi dari penyelanggara&#8221; ujar Sevrin saat dikonfirmasi faktahukumntt.com, Minggu 25 Januari 2026.</p>
<p dir="ltr">Karya jurnalistik yang dilombakan harus berfokus pada percepatan pencapaian SDGS di Indonesia hingga 2030 melalui pemanfaatan SDG Academy Indonesia.</p>
<p dir="ltr">Pembahasan mencakup dokumentasi dampak nyata, baik berupa kisah inspiratif maupun proses perubahan yang telah dihasilkan selama ini, serta eksplorasi ide pemanfaatan dan keberlanjutan di masa depan melalui kepemimpinan Kementerian PPN/Bappenas.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
