Ia menilai, pemahaman yang utuh terhadap nilai-nilai kebangsaan menjadi kunci dalam membangun kohesi sosial sekaligus sebagai fondasi untuk keluar dari berbagai persoalan sosial, termasuk kemiskinan.

Nilai Kebangsaan dan Tujuan Negara
Lebih lanjut, Ndun menekankan bahwa tujuan utama negara adalah memakmurkan dan mensejahterakan rakyat. Oleh karena itu, nilai-nilai kebangsaan harus menjadi dasar dalam membangun perilaku sosial masyarakat yang adil, inklusif, dan berkeadaban.

Ia mengakui bahwa pembahasan tentang Empat Pilar Kebangsaan kerap dianggap menjenuhkan, terutama bagi mereka yang sering terlibat dalam kegiatan serupa. Namun demikian, menurutnya, pengulangan materi justru menjadi penting demi membangun kesadaran kolektif masyarakat.

“Pemerintah tidak boleh berhenti dan tidak boleh jemu-jemu untuk membicarakan ini. Karena jika salah menanamkan nilai, maka konfliknya akan tinggi,” tegasnya.

ElNdun mencontohkan potensi konflik agama yang dapat muncul apabila nilai “berbeda tetapi tetap bersaudara, berbeda tetapi tetap bersatu” tidak terus digaungkan secara konsisten.

“Materi ini mungkin menjenuhkan bagi kita yang sering mendengarnya, tetapi anak-anak dan generasi muda perlu terus diingatkan. Mengisi memori mereka dengan hal-hal yang baik dan konstruktif adalah pekerjaan pemerintah dan juga orang tua,” tambahnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.