Panitia Kota Mbay Cup 2025 Resmi Dibentuk, Tumbuhkan Semangat Persatuan dan Pembangunan Kota.
FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO – 26 Juli 2025.
Langkah konkret penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Kota Mbay Cup akhirnya memiliki langkah maju dengan terbentuknya panitia pelaksana turnamen dalam sebuah pertemuan terbuka dan penuh persaudaraan yang berlangsung di Caffe Plat EB, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Sabtu 27 Juli 2025.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh kehangatan ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan semangat gotong royong warga kota Mbay. Bukan sekadar pembentukan panitia, forum tersebut menjadi simbol kebersamaan lintas generasi yang menginisiasi penyelenggaraan turnamen sebagai ajang pemersatu warga Kota Mbay.
Turnamen Kota Mbay Cup merupakan inisiatif bersama empat lurah di Kecamatan Aesesa, yaitu: Yohanes Lado (Lurah Danga), Agustinus Tona (Lurah Lape), Frumensius Dhae Wea (Lurah Mbay I) dan Andrianus Dhema (Lurah Dhawe).
Keempat tokoh ini menggagas turnamen sebagai wadah untuk membangun solidaritas warga tanpa sekat suku, agama, maupun status sosial. Melalui sepak bola, mereka ingin menghidupkan semangat persatuan dan menumbuhkan kesadaran kolektif membangun Kota Mbay secara inklusif.
Kanis Laking Menjadi Ketua Panitia
Dalam forum tersebut, disepakati bahwa Kanis Laking, tokoh masyarakat dari Kelurahan Danga yang dikenal aktif dalam dunia sepak bola Nagekeo, dipercaya sebagai Ketua Panitia Pelaksana Kota Mbay Cup 2025. Ia didampingi oleh Serif Goa sebagai Wakil Ketua dan Yonas Towa Rema sebagai Sekretaris.
Panitia inti ini bertanggung jawab menyusun struktur kepanitiaan lengkap, merancang jadwal kegiatan, serta mempromosikan turnamen secara luas kepada masyarakat dan mitra potensial.
“Kita berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi menjadi gerakan kolektif membangun Kota Mbay dengan semangat kebersamaan. Multiplayer effect-nya harus terasa, baik secara sosial, ekonomi, maupun budaya,” ungkap Kanis Laking.
Piala Kota Mbay, Refleksi Pembangunan Berbasis Warga
Lurah Danga, Yohanes Lado, sebagai salah satu inisiator utama Kota Mbay Cup menegaskan bahwa turnamen ini adalah bentuk konkret dari upaya memberdayakan anak muda dalam bidang olahraga, khususnya sepak bola. Lebih dari itu, ini adalah cara membangun eksistensi Kota Mbay sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Nagekeo yang dinamis dan berkarakter.
“Ini bagian dari refleksi kami terhadap program Bupati dan Wakil Bupati bahwa membangun kota tidak bisa sendiri-sendiri. Harus gotong royong, dan ini awal yang baik, Kota Mbay harus dibangun dengan semangat kebersamaan atau Kota Mbay untuk Semua” tuturnya.
Kota Mbay Cup 2025 hadir bukan hanya sebagai pertandingan, tetapi sebagai ruang sosial yang menghidupkan kembali semangat kolektif membangun kota. Lewat ajang ini, berbagai pihak diajak terlibat, dari tokoh masyarakat, pemuda, pelaku UMKM, hingga komunitas lokal.
Panitia berkomitmen menjadikan turnamen ini sebagai acara tahunan yang berdampak luas tidak hanya melahirkan bibit-bibit unggul di bidang olahraga, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan membangun identitas Kota Mbay sebagai kota yang inklusif, dinamis, dan penuh semangat persatuan. (TENDA)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
