Rispan Jogo, Ketua PMI Nagekeo menjelaskan bahwa sebelum kegiatan donor diawali dengan sosialisasi tentang manfaat donor,  syarat donor dan pentingnya Donor Darah.

Beberapa anggota OMK terpaksa tidak bisa mendonor karena Kendala berat badan tidak memenuhi standar dan tensi tidak stabil. Selain itu karena faktor kurang istirahat dan sedang konsumsi obat.

Ia menjelaskan bahwa kondisi Kantong Darah yang menjadi pasokan cadangan di RSUD Aeramo masih stabil minus golongan darah AB yang dalam keadaan terbatas karena tersisa satu kantong darah.

Angka kebutuhan darah dalam sebulan mencapai 160 hingga 170 kantong dan pada saat tertentu sering mengalami kewalahan.

Ia mengucapkan terimakasih berlimpah kepada Pastor Paroki Aeramo dan semua pihak yang telah terlibat untuk bermitra menggalang kegiatan sosial di wilayah Paroki Aeramo.

“PMI mempunyai tugas pokok pada bidang Kesehatan dan Kebencanaan.  Kegiatan yang kami lakukan meliputi Pemeriksaan Darah, simulasi bantuan bencana, Donor Darah. Untuk Itu kami ajak orang muda berpartisipasi dalam tugas kemanusiaan donor darah, jangan takut Donor”, Ajak Rispan Jogo.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.