<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sat Pol PP &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/sat-pol-pp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Mon, 31 Mar 2025 13:15:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Sat Pol PP &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wabup Gonzalo: Pemda Nagekeo Akan Pertimbangkan Usulan Pengiriman Hewan Betina Non Produktif</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/wabup-nagekeo-gonzalo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2025 10:10:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Hukum Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Gonzalo Gratianus Muga Sada]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo terkini]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelundupan hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Sat Pol PP]]></category>
		<category><![CDATA[Ternak]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Nagekeo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=17245</guid>

					<description><![CDATA[Wabup Gonzalo: Pemda Nagekeo Akan Pertimbangkan Usulan Pengiriman Hewan Betina Non Produktif. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 31 Maret 2025. Wakil Bupati (Wabup) Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada menyatakan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) akan mempertimbangkan usulan masyarakat tentang pengiriman hewan betina non produktif dan mendorong pembuatan Peraturan Daerah (Perda) baik melalui Inisiatif DPRD maupun Usulan Pemerintah. Maraknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Wabup Gonzalo: Pemda Nagekeo Akan Pertimbangkan Usulan Pengiriman Hewan Betina Non Produktif.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 31 Maret 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/politik/100-hari-pertama-bupati-dan-wakil-bupati-nagekeo-genjot-4-program-termasuk-tata-kota-mbay/">Wakil Bupati</a> (Wabup) Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada menyatakan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) akan mempertimbangkan usulan masyarakat tentang pengiriman hewan betina non produktif dan mendorong pembuatan Peraturan Daerah (Perda) baik melalui Inisiatif DPRD maupun Usulan Pemerintah.</b></p>
<p dir="ltr">Maraknya Pengiriman hewan ilegal di kabupaten Nagekeo sangat menyita perhatian banyak pihak.</p>
<p dir="ltr">Salah satu peristiwa penyelundupan hewan yang masih segar dalam ingatan publik Nagekeo adalah peristiwa penyelundupan hewan di pantai Okacawa, Desa Anakoli yang berhasil digagalkan oleh Sat Pol Kabupaten Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Sat Pol PP berhasil menahan barang bukti berupa 10 ekor hewan (2 kuda betina, 2 kerbau jantan dan 6 kerbau betina) beserta 4 unit kendaraan ( 2 mobil pickup dan 2 sepeda motor). Namun kini, barang bukti penyelundupan yang sempat ditahan tersebut telah dikembalikan kepada pemiliknya.</p>
<p dir="ltr">Paska penahanan hewan oleh Sat Pol PP, Wakil Bupati, Gonzalo Gratianus Muga Sada ditemui oleh anggota DPRD Nagekeo dari Partai PAN, Adimat Manetima dan Cici, salah satu peternak dan Pedagang Hewan di Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Pertemuan tersebut dicurigai sebagai upaya negosiasi ternak yang ditahan Sat Pol Kabupaten Nagekeo, namun dibantah masing-masing pihak yang senada mengatakan bahwa pertemuan ketiganya tidak dalam urusan hewan tersebut melainkan membahas soal hewan betina non produktif untuk mendapatkan ruang regulasi agar bisa di kirim keluar daerah.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami bertemu saat itu membahas tentang hewan betina non produktif. Tidak ada pembicaraan sama sekali tentang barang sitaan Pol PP&#8221;, tegas Wabup Gonzalo ketika dikonfirmasi faktahukumntt.com, Minggu siang, 30 Maret 2025.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ada Ternak Bunting yang Diamankan Sat Pol PP dalam Penyergapan Penyelundupan Hewan di Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/ternak-bunting/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2025 08:47:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelundupan hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Sat Pol PP]]></category>
		<category><![CDATA[Ternak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=17079</guid>

					<description><![CDATA[Ada Ternak Bunting yang Diamankan Sat Pol PP dalam Penyergapan Penyelundupan Hewan di Nagekeo. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 28 Maret 2025. Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) mengamankan 10 ekor ternak saat melakukan penyergapan penyelundupan hewan melalui jalur laut Pantai Okacawa, Desa Anakoli, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara (NTT), Minggu malam,  23 Maret [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b> Ada Ternak Bunting yang Diamankan Sat Pol PP dalam Penyergapan Penyelundupan Hewan di Nagekeo.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 28 Maret 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b>Satuan Polisi Pamong Praja (<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/pol-pp-kabupaten-nagekeo/">Sat Pol PP</a>) mengamankan 10 ekor ternak saat melakukan penyergapan penyelundupan hewan melalui jalur laut Pantai Okacawa, Desa Anakoli, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara (NTT), Minggu malam,  23 Maret 2025 lalu</b>.</p>
<p dir="ltr">10 ekor ternak yang terdiri dari 2 kuda betina dan 8 ekor kerbau (2 ekor kerbau jantan, 6 ekor kerbau betina) kini diamankan di Mako Sat Pol PP Kabupaten Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Mirisnya, ada ternak produktif yang sedang dalam keadaan bunting diantara 10 ekor ternak yang diamankan Sat Pol PP Kabupaten Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Ada kerbau yang sementara bunting om, om bisa lihat sendiri, perutnya sudah besar sekali&#8221;, ujar salah satu anggota Sat Pol PP Kepada faktahukumntt.com, Jumat 28 Maret 2025.</p>
<p dir="ltr">Selain 10 ekor ternak, Sat Pol PP juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 2 unit mobil pickup dan 2 unit sepeda motor tanpa plat nomor dalam operasi penyergapan penyelundupan hewan tersebut.</p>
<p dir="ltr">Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo, Kelementina Dawo ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa, ada hewan yang sedang bunting diantara 10 ekor ternak yang diamankan Sat Pol PP Kabupaten Nagekeo.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PPKM Tuai Protes dari Pemilik Usaha, Ini Kata Kasat Pol PP Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/ppkm-tuai-protes-dari-pemilik-usaha-ini-kata-kasat-pol-pp-nagekeo/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/ppkm-tuai-protes-dari-pemilik-usaha-ini-kata-kasat-pol-pp-nagekeo/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2021 02:50:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Aparat Gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Excel phone]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM]]></category>
		<category><![CDATA[Sat Pol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=1990</guid>

					<description><![CDATA[Nagekeo, Faktahukumntt.com &#8211; Upaya penegakkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), oleh Aparat Gabungan, TNI, Polri dan Sat Pol PP, kabupaten Nagekeo menuai protes dari pelaku usaha. Penegasan PPKM pada pelaku usaha melalui penertiban Jam buka dan tutup usaha oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dinilai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Nagekeo, <a href="http://Faktahukumntt.com" target="_blank" rel="noopener">Faktahukumntt.com</a> &#8211;</strong> Upaya penegakkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), oleh Aparat Gabungan, TNI, Polri dan Sat Pol PP, kabupaten Nagekeo menuai protes dari pelaku usaha.</p>
<p dir="ltr">Penegasan PPKM pada pelaku usaha melalui penertiban Jam buka dan tutup usaha oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dinilai tebang pilih dan berlaku tidak adil, dengan pendekatan aparatur yang tidak humanis.</p>
<p dir="ltr">Aparat dinilai tidak konsisten dalam mengawasi PPKM bedasarkan Instruktursi Bupati Nagekeo, Nomor: 400/Kesra.NGK/393/07/2021 Poin Ketujuh bagian <b>c dan d</b>.</p>
<p dir="ltr">Bagian <b>c</b> menjelaskan bahwa, pasar harian tetap beroperasi hingga jam 17.00, sedangkan kios, toko dan minimarket dapat beroperasi hingga pukul 20.00, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.</p>
<p dir="ltr">Selanjutnya, pada bagian <b>d</b> menjelaskan bahwa, warung makan, rumah makan, Cafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan,   ditetapkan makam/minum di tempat, sebesar 25% dari kapasitas, dan jam operasional dibatasi sampai jam 17.00.</p>
<figure id="attachment_1986" aria-describedby="caption-attachment-1986" style="width: 625px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-1986 size-large" src="https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210716_105818-1024x576.jpg" alt="" width="625" height="352" srcset="https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210716_105818-1024x576.jpg 1024w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210716_105818-300x169.jpg 300w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210716_105818-768x432.jpg 768w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210716_105818-1536x864.jpg 1536w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210716_105818-2048x1152.jpg 2048w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210716_105818-360x203.jpg 360w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210716_105818-24x14.jpg 24w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210716_105818-36x20.jpg 36w, https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210716_105818-48x27.jpg 48w" sizes="(max-width: 625px) 100vw, 625px" /><figcaption id="caption-attachment-1986" class="wp-caption-text">Alex Wani (41), pemilik Konter Excel Phone.</figcaption></figure>
<p dir="ltr" data-wp-editing="1">Hal tersebut dikeluhkan oleh Alex Wani (41), pemilik Konter Excel Phone, yang beralamat di Jalan Soekarno-Hatta, Danga-Mbay, kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, kepada awak media, Jumat (16/07/2021) siang.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saya bilang jangan dulu tutup, tunggu mereka didepan tutup baru saya tutup. Akhirnya mereka langsung tarik pintu.  Saya emosi naik sudah, saya bilang, Jangan begitu ko!, saya mau tutup tapi kamu jangan paksa begitu ko. Mereka di   depan, Kenapa kamu tidak paksa.&#8221; Jelas Alex menceritakan Kronologis kejadian,  seteru antara dirinya dan petugas pada Kamis (15/07) malam.</p>
<p dir="ltr">Alex Menegaskan bahwa, Ia sebenarnya  tidak berniat melawan aturan atau petugas, tapi ia berharap agar penegakkan PPKM oleh aparat dapat dilakukan dengan adil sehingga tidak ada yang merasa terlukai.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kamu jangan begitu ko, saya ini belum tutup karena saya lihat konter yang disebelah juga belum tutup. Kios yang didepan juga belum tutup, dengan warung yang dekat selera baru juga belum tutup. Okelah kalau aturan saya juga ikut, tetapi ditempat lain mereka tidak seperti itu, tapi disaya kok kasar begitu?, Untuk ikuti aturan, saya pasti ikut. Tetapi jangan ada diskriminasi ko, saya tutup yang lain tidak tutup. tegurannya kesaya kesannya <u>kasar, </u>tapi yang lain tidak seperti itu? &#8221; Ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/ppkm-tuai-protes-dari-pemilik-usaha-ini-kata-kasat-pol-pp-nagekeo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aparat Gabungan Tertibkan Aktifitas Pasar Danga, Kabupaten Nagekeo</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/aparat-gabungan-tertibkan-aktifitas-pasar-danga-kabupaten-nagekeo/</link>
					<comments>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/aparat-gabungan-tertibkan-aktifitas-pasar-danga-kabupaten-nagekeo/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2021 08:28:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Aparat Gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Penertiban Pasar Danga]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Sat Pol PP]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=1715</guid>

					<description><![CDATA[Nagekeo, Faktahukumntt.com &#8211; Dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nagekeo, Aparat Keamanan gabungan TNI, Polri, Sat Pol PP dan unsur Tripika kecamatan Aesesa, melaksanakan penertipan aktivitas pasar mingguan di Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (03/07/2021) pagi. Turut hadir dalam penertipan pasar mingguan Nagekeo pada kesempatan tersebut, Camat Aesesa, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nagekeo, <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/nasional/panglima-tni-dan-kapolri-tinjau-bencana-di-ntt/">Faktahukumntt.com</a></strong> &#8211; Dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nagekeo, Aparat Keamanan gabungan TNI, Polri, Sat Pol PP dan unsur Tripika kecamatan Aesesa, melaksanakan penertipan aktivitas pasar mingguan di Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (03/07/2021) pagi.</p>
<p>Turut hadir dalam penertipan pasar mingguan Nagekeo pada kesempatan tersebut, Camat Aesesa, Oskar sina, PJS Danramil 1625.05/Aesesa, Serma Marselinus Uku, beserta anggota, Kanit reskrim Polsek Aesesa, Aipda Daud A. Suele, beserta anggota, Kasi Trantib Kecamatan Aesesa, beserta anggota, Kasat Pol PP Kabupaten Nagekeo, Muhayan Amir, beserta anggota.</p>
<p>Informasi yang dihimpun media ini dari Danramil 1625.05/Aesesa Serma Marselinus Uku, menerangkan bahwa, penertipan pasar Danga bertujuan agar masyarakat kembali produktif dan aman dari Covid-19 karena kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 di Nagekeo semakin meningkat.</p>
<p>&#8220;Masyarakat diingatkan oleh pemerintah daerah Nagekeo untuk menutup pasar mingguan di pasar Danga yang mendatangkan kerumunan dari berbagai wilayah yang berbeda, yang datang kepasar Danga&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Selanjutnya, Pemerintah Daerah  (Pemda) kabupaten Nagekeo akan melakukan pengetatan pembatasan pergerakan masyarakat yang beraktivitas dipasar mingguan Danga karena akir &#8211; akir ini terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Nagekeo.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/aparat-gabungan-tertibkan-aktifitas-pasar-danga-kabupaten-nagekeo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
