<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Paus Fransiskus &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/paus-fransiskus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Apr 2025 05:08:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Paus Fransiskus &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Paus Fransiskus: Warisan Kasih dalam Kesederhanaan</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/opini/paus-fransiskus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 05:07:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Ensiklik]]></category>
		<category><![CDATA[Ermelinda Noh Wea]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Hukum Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Lauda to Si]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Katolik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=18343</guid>

					<description><![CDATA[Paus Fransiskus: Warisan Kasih dalam Kesederhanaan. FAKTAHUKUMNTT.COM, OPINI &#8211; 26 April 2025. Oleh: Ermelinda Noh Wea (Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Nagekeo) Kematian Paus Fransiskus menyisakan duka mendalam di seluruh dunia. Beliau bukan sekadar pemimpin spiritual Gereja Katolik, tetapi juga suara kenabian global yang membawa pesan cinta kasih, keadilan sosial, dan kepedulian terhadap bumi serta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Paus Fransiskus: Warisan Kasih dalam Kesederhanaan.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, OPINI &#8211; 26 April 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><b><i>Oleh: Ermelinda Noh Wea (Ketua <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tak-berkategori/pemuda-katolik/">Pemuda Katolik</a> Komisariat Cabang Nagekeo) </i></b></p>
<p dir="ltr">Kematian<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/paus-fransiskus-wafat/"> Paus Fransiskus</a> menyisakan duka mendalam di seluruh dunia. Beliau bukan sekadar pemimpin spiritual Gereja Katolik, tetapi juga suara kenabian global yang membawa pesan cinta kasih, keadilan sosial, dan kepedulian terhadap bumi serta sesama manusia.</p>
<p dir="ltr">Lebih dari satu dekade masa kepemimpinan Paus Fransiskus di Vatikan, ia telah menjadi lambang keberanian moral dan kelembutan hati di tengah dunia yang keras dan penuh ketimpangan.</p>
<p dir="ltr">Ketika Jorge Mario Bergoglio diangkat menjadi Paus pada tahun 2013, dunia menyaksikan sebuah perubahan penting dalam wajah Gereja Katolik. Sebagai Paus pertama dari Amerika Latin dan dari ordo Serikat Yesus (Jesuit), ia membawa semangat yang segar dan radikal dalam kesederhanaan.</p>
<p dir="ltr">Salah satu keputusan awalnya yang menggambarkan karakter Paus Fransiskus adalah menolak tinggal di Istana Apostolik Vatikan, dan memilih menetap di Wisma Santa Marta tempat yang lebih sederhana dan lebih dekat dengan kehidupan para imam dan staf gereja.</p>
<p dir="ltr">Hal ini bukanlah isyarat simbolik semata, melainkan penegasan nilai hidup bahwa pemimpin sejati hidup bersama, bukan di atas umatnya.</p>
<p dir="ltr">Kesederhanaan ini bukan hanya terlihat dalam gaya hidupnya, tetapi juga dalam tutur katanya yang hangat, rendah hati, dan sering kali menyentuh langsung pengalaman umat kecil.</p>
<p dir="ltr">Paus Fransiskus menyapa dengan senyum, memeluk anak-anak dengan tulus, dan berbicara dengan penuh empati pada mereka yang menderita.</p>
<p dir="ltr">Ia menolak protokoler kaku yang selama ini menjadi bagian dari tradisi Kepausan, dan lebih memilih menjangkau langsung mereka yang tidak didengar oleh dunia.</p>
<p dir="ltr">Warisan pemikirannya juga menjadi tonggak penting bagi perkembangan Gereja dan kemanusiaan. Salah satu ensiklik paling berpengaruh dalam masa kepemimpinannya adalah Laudato Si (2015), yang menjadi suara kenabian bagi dunia modern terkait krisis lingkungan.</p>
<p dir="ltr">Dalam ensiklik tersebut, Paus Fransiskus dengan tegas menyatakan bahwa bumi adalah rumah bersama yang sedang &#8220;merintih&#8221; karena ulah manusia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nyalakan Lilin, OMK Marapokot Menyatu dalam Doa untuk Paus Fransiskus</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/paus-fransiskus-wafat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2025 13:33:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Berduka]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Hukum Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo terkini]]></category>
		<category><![CDATA[OMK]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Stasi Marapokot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=18262</guid>

					<description><![CDATA[Nyalakan Lilin, OMK Marapokot Menyatu dalam Doa untuk Paus Fransiskus. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 24 April 2025. Di Stasi Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Orang Muda Katolik (OMK) menunjukkan cinta dan hormat atas wafatnya yang mulia Paus Fransiskus lewat sebuah ibadat penuh haru. Kepergian Paus Fransiskus meninggalkan duka yang mendalam bagi umat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: left"><b>Nyalakan Lilin, OMK Marapokot Menyatu dalam Doa untuk Paus Fransiskus.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 24 April 2025.</b></p>
<p dir="ltr"><em><strong>Di Stasi Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Orang Muda Katolik (<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/daerah/tablo-omk-paroki-aeramo/">OMK</a>) menunjukkan cinta dan hormat atas wafatnya yang mulia Paus Fransiskus lewat sebuah ibadat penuh haru.</strong></em></p>
<p dir="ltr">Kepergian Paus Fransiskus meninggalkan duka yang mendalam bagi umat Katolik di seluruh penjuru dunia. Tidak terkecuali di pelosok Indonesia, duka itu terasa hangat dan nyata.</p>
<p dir="ltr">Rabu malam, 23 April 2025, puluhan OMK berkumpul di Kapela Stasi Marapokot. Mereka menyalakan lilin dalam formasi salib di hadapan gambar Paus Fransiskus—sebuah simbol terang harapan dalam gelapnya duka.</p>
<p dir="ltr">Dalam suasana hening dan penuh kekhidmatan, setiap nyala lilin menjadi ungkapan cinta dan doa yang mengalir dari hati anak-anak muda bagi pemimpin tertinggi Gereja Katolik yang telah berpulang ke rumah Bapa.</p>
<p dir="ltr">Ibadat ini dipimpin oleh Frater Yoseph Tutu, HHK, yang juga merupakan pendamping OMK Stasi Marapokot.</p>
<p dir="ltr">Dalam renungan singkatnya, Frater Yoseph HHK mengajak semua yang hadir untuk meneladani kerendahan hati dan cinta Tanpa batas Paus Fransiskus terhadap orang kecil dan dunia yang terluka.</p>
<p dir="ltr">“Paus telah menyuarakan suara orang yang tak bersuara, merangkul yang terpinggirkan, dan mengajarkan cinta tanpa batas. Kini, tugas kita melanjutkan warisannya,” ujar Frater Yoseph, HHK di hadapan para peserta yang larut dalam suasana duka.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
