<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Barang Bukti &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<atom:link href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/tag/barang-bukti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Nagekeo</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Mar 2025 13:05:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nagekeo.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-5-32x32.png</url>
	<title>Barang Bukti &#8211; Fakta Hukum Nagekeo</title>
	<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hewan Yang Ditahan Sat Pol PP Telah Dikembalikan Kepada Pemiliknya</title>
		<link>https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/sat-pol-pp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Petrus Fua Betu Tenda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2025 12:53:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Barang Bukti]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelundupan hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Pol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nagekeo.faktahukumntt.com/?p=17185</guid>

					<description><![CDATA[Hewan Yang Ditahan Sat Pol PP Telah Dikembalikan Kepada Pemiliknya. FAKTAHUKUMNTT.COM, NAGEKEO &#8211; 30 Maret 2025. Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) mengembalikan Barang Bukti yang sempat diamankan pihaknya dalam operasi penyergapan penyelundupan hewan  di Pantai Okacawa, Desa Anakoli, Kecamatan Wolowae, beberapa waktu lalu, Minggu malam, 23 Maret 2025. Setelah hampir seminggu ditahan Sat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>Hewan Yang Ditahan Sat Pol PP Telah Dikembalikan Kepada Pemiliknya.</b></p>
<p dir="ltr"><b><a href="http://faktahukumntt.com">FAKTAHUKUMNTT.COM</a>, NAGEKEO &#8211; 30 Maret 2025.</b><br />
<b>Satuan Polisi Pamong Praja (<a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/negosiasi-hewan-nagekeo/">Sat Pol PP</a>) mengembalikan Barang</b><b> Bukti yang sempat diamankan pihaknya dalam operasi penyergapan penyelundupan hewan  di Pantai Okacawa, Desa Anakoli, Kecamatan Wolowae, beberapa waktu lalu, Minggu malam,</b><br />
<b>23 Maret 2025.</b></p>
<p dir="ltr">Setelah hampir seminggu ditahan Sat Pol Kabupaten Nagekeo, barang bukti <a href="https://nagekeo.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/pol-pp-kabupaten-nagekeo/">penyelundupan</a> hewan berupa 2 ekor kuda betina di dan 8 ekor kerbau (6 betina dan 2 jantan) beserta 2 unit mobil pickup dan 2 unit sepeda motor akhirnya di kembalikan kepada pemiliknya, Sabtu 29 Maret 2025.</p>
<p dir="ltr">Muhayan Amir, Kasat Pol PP Kabupaten Nagekeo Ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa pengembalian barang bukti tersebut bertujuan menghindari resiko berupa kehilangan barang bukti karena mereka memiliki personil yang terbatas.</p>
<p dir="ltr">Menurut Kasat Pol PP langkah tersebut sudah sesuai prosedur regulasi dimana barang bukti dikembalikan kepada pemiliknya disertai tuntutan administrasi berupa surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Barang bukti yang dikembalikan tersebut tidak untuk diantar pulaukan. Mereka sudah membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya&#8221;, jelas Muhayan Amir.</p>
<p dir="ltr">Ia mengaku akan mengambil tindakan tegas baik secara administratif hingga pada tuntutan pidana jika para pelaku mengulangi perbuatannya tersebut.</p>
<p dir="ltr">Menurut Kasat Pol PP Kabupaten Nagekeo dari hasil penyelidikan, pihaknya berkesimpulan bahwa terdapat banyak potensi dugaan pelanggaran pidana dari aktivitas penyelundupan hewan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
