Sidang Perubahan APBD Molor, Gaji Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo  Dipotong 6 Bulan

Dibaca 1.1K kali Reporter : Petrus verified
APBD

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nagekeo, Marselinus F. Ajo Bupu.

Sidang Perubahan APBD Molor, Gaji Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo  Dipotong 6 Bulan. 

Nagekeo,Faktahukumntt.com – 21 September 2021.

Sidang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) kabupaten Nagekeo Tahun Anggaran (TA) 2021 molor.

Dampak dari molornya sidang perubahan TA 2021, sejumlah agenda Pemerintahan Daerah (Pemda) kabupaten Nagekeo propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak Berjalan optimal.

Kosenkuensi lainnya adalah Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do dan Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja tidak menerima Gaji mereka selama 6 Bulan.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Nagekeo, Marselinus F. Ajo Bupu, kepada sejumalah awak media di Aula Kantor DPRD kabupaten Nagekeo, senin (20/09/2021).

Baca Juga :  Partai PKB Salurkan Bantuan Hewan Kurban, Masyarakat: Terima Kasih Partai PKB

“Dari Lembaga DPRD, Sudah 3 kali kami menyurati kepada Pemerintahan terkait sidang perubahan, Pembahasan sidang pembahasan KUA-PPAS induk dan APBD induk. Namun, Pemerintahan belum Menyediakan dokumem secara baik” Demikian Jelas Ketua DPRD Nagekeo.

Ia menuturkan bahwa berdasarkan PP 12 Tahun 2019 penyusunan perubahan APBD paling lambat bulan Augustus Tahun Anggaran berjalan, Namun hingga kini dokumem tersebut belum tersaji secara baik oleh Pemda Nagekeo.

Marselinus juga kuatir bahwa Sidang APBD tahun Anggaran 2022 akan ikut molor. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap Pemotongan pada sebagai besar Dana Alokasi Umum (DAU).

Baca Juga :  Lius Sambu Bantah Tambang Pasir Di Kali Aesesa, Nagekeo Ilegal

“Kami dari DPRD kami tidak Menyalahi aturan, semua tahapan kami lalui dengan baik. Apabila sampai tanggal 30  November belum Ada kesepakatan antara kedua Lembaga, Bupati dan Wakil bupati harus terima Konsekuensi, selama 6 bulan mereka tidak terima Gaji mereka, itu amanat undang-undang” Jelas Marselinus. (***)

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment