Penulis : Petrus Fua Betu

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, mengungkapkan bahwa kesuksesan pekerjaan proyek kementerian PUPR, melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) II NTT di kabupaten Nagekeo  merupakan entry point (Pintu masuk) agar dapat mengakses dana yang lebih besar dari pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur di kabupaten Nagekeo.

Kata Bupati Don, Jika proyek rehabilitasi Bendungan dan saluran irigasi Mbay kanan berhasil dikerjakan dengan baik, maka tahun berikutnya kemungkinan besar kabupaten Nagekeo dapat mengakses dana yang besar yakni Rp.130 Miliar untuk pengembangan dan perluasan irigasi teknis Mbay kiri.

Saya menghimbau kepada masyarakat pada umumnya dan petani khususnya, ini momentum yang tidak bisa kita buang begitu saja. Pemerintah pusat memberikan perhatian kepada kita melalui pinjaman bank dunia kita garap ini. Kalau tahun ini kita berhasil bagus, tahun depan ada perluasan jaringan di Mbay kiri dan itu jauh lebih besar. Kalau sekarang kita hanya dapat 70-an miliar, tahun depan kita dapat 130 miliar dan itu projek kita sekarang ini menjadi patokan, apakah kita layak mendapatkan lagi atau tidak”, urai Bupati Nagekeo.

Untuk itu Ia menghimbau kepada para petani untuk memanfaatkan secara baik  musim tanam sebelum masa penutupan air irigasi untuk kepentingan proyek Nasional tersebut.

Pemda Nagekeo sendiri akan turun langsung membantu petani irigasi Mbay  dalam hal percepatan pengolahan lahan dengan menurunkan bantuan alsintan kepada para petani.

“Kita harus pastikan musim tanam Okmar (Oktober Maret, red) yang diperpanjang hingga mei ini  kita manfaatkan secara baik dan ditanami padi”, ucapannya.

Tetap Terhubung Dengan Kami: