“Kita harus bisa pakai barang kita sendiri. Ada kopi enak dan terkenal yang bisa kita hasilkan sendiri, ada sepatu, tas dan baju yang bisa kita tenun sendiri. Jika kita bisa buat semuanya sendiri maka kita akan sangat kaya. Kita disebut miskin karena banyak uang kita yang kita bawa ke luar daerah kita” tegas beliau.

Gubernur juga terus berupaya agar industri-industri kecil dapat dibangun di Nusa Tenggara Timur untuk terus meningkatkan pendapatan daerah dalam proses pembangunan perekonomian yang lebih baik ke depan

“Saat di Maumere, saya melihat kita sudah mampu membuat mesin parut kelapa dan mesin cacah batang jagung sendiri. Kita juga bisa membuat sampo dan sabun dengan berbagai rasa seperti, aroma kopi, aroma coklat. Kita harus dukung agar meskipun tidak sempurna. Nantinya dari yang tidak sempurna ini lama-kelamaan akan menjadi sempurna. Kita harus lakukan ini agar uang kita jangan sampai lagi keluar ke luar daerah.” tutup beliau.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.